Manchester United Bungkam Arsenal di Emirates Stadium, Gol Cunha Hancurkan Rekor Tak Terkalahkan The Gunners

Manchester United Bungkam Arsenal di Emirates Stadium, Gol Cunha Hancurkan Rekor Tak Terkalahkan The Gunners
Matheus Cunha - Dokumentasi : (c) Manchester United

Malam di Emirates Stadium yang biasanya menjadi panggung dominasi Arsenal berubah menjadi saksi kebangkitan Manchester United.

Dalam laga penuh drama dan kualitas tinggi, Setan Merah bangkit dari ketertinggalan untuk menumbangkan tuan rumah dengan skor 3-2, sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan Arsenal di kandang musim ini.

Hasil ini bukan sekadar tiga poin. Kemenangan tersebut menjadi pernyataan keras bahwa Manchester United kini kembali menjadi kekuatan serius di papan atas, sementara peta persaingan gelar Premier League ikut terguncang.

Arsenal Menguasai Awal, Tekanan Datang Bertubi-tubi

Sejak peluit pertama dibunyikan, Arsenal langsung tampil menyerang. Dukungan penuh publik Emirates mendorong anak asuh Mikel Arteta mengurung pertahanan United di 30 menit awal.

Leandro Trossard sempat melepaskan tembakan awal yang melebar tipis. Tekanan berlanjut lewat situasi bola mati, hingga peluang emas datang dari Martin Zubimendi yang menyambut umpan Declan Rice.

BACA JUGA: Persebaya Menang Telak atas PSIM Yogyakarta, Bajul Ijo Lanjutkan Tren Tak Terkalahkan

Sundulannya mengarah ke pojok gawang, namun Senne Lammens tampil gemilang dengan menepis bola keluar.

Dominasi Arsenal terasa nyata. United lebih banyak bertahan, menunggu celah, dan mencoba bertahan dari gelombang serangan yang datang silih berganti.

Gol Pembuka yang Hadir dari Keberuntungan

Terobosan akhirnya datang, meski dengan cara yang tak sepenuhnya bersih.

Sebuah bola silang gagal dibersihkan sempurna oleh Patrick Dorgu. Bola jatuh ke kaki Martin Ødegaard yang melepaskan tembakan keras.

Sayangnya bagi United, bola itu mengenai Lisandro Martínez dan berubah arah masuk ke gawang sendiri.

Gol bunuh diri itu membuat Arsenal unggul 1-0, dan Emirates bergemuruh. Pada momen itu, segalanya tampak mengarah pada kemenangan tuan rumah.

Namun justru dari kesalahan Arsenal sendiri, jalan kebangkitan United terbuka.

Hadiah Mahal dari Zubimendi, Mbeumo Menyamakan Skor

Saat Arsenal tengah nyaman mengontrol permainan, sebuah kesalahan fatal mengubah segalanya.

Zubimendi melepaskan umpan ceroboh di lini tengah yang langsung dimanfaatkan Bryan Mbeumo. Penyerang United itu berlari bebas, melewati David Raya, dan menceploskan bola ke gawang kosong.

Skor menjadi 1-1.

Dalam sekejap, dominasi Arsenal runtuh. Wajah-wajah pemain tuan rumah terlihat terkejut, sementara United mendadak menemukan kepercayaan diri.

BACA JUGA: Jadwal Persib Bandung vs PSBS Biak Malam Ini, Ahad 25 Januari: Maung Bandung Bidik Start Sempurna Putaran Kedua

Dorgu Meledak, Emirates Terdiam

Babak kedua baru berjalan enam menit ketika momen yang mengubah arah pertandingan terjadi.

Patrick Dorgu, yang kini sering dimainkan sebagai gelandang sayap, menerima kombinasi rapi dengan Bruno Fernandes. Tanpa ragu, ia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.

Bola menghantam mistar bagian bawah dan memantul masuk ke gawang.

Gol spektakuler itu membawa United berbalik unggul 2-1, dan seisi stadion mendadak sunyi. Arteta langsung bereaksi dengan melakukan empat pergantian pemain sekaligus, berharap membalikkan momentum.

Namun respons yang diharapkan tak kunjung datang.

United justru tampil semakin solid, rapi bertahan, dan berbahaya dalam serangan balik.

Arsenal Bangkit Terlambat, Merino Samakan Skor

Ketika laga tampak mengarah pada kemenangan United, Arsenal menemukan harapan di menit-menit akhir.

Enam menit jelang waktu normal berakhir, Bukayo Saka mengirim sepak pojok berbahaya ke kotak penalti. Dalam kemelut, Mikel Merino muncul dan menyodok bola dari jarak dekat.

Skor berubah menjadi 2-2.

Emirates kembali hidup. Arsenal seolah siap menekan habis-habisan untuk membalikkan keadaan di detik terakhir.

Namun drama belum selesai.

Cunha Menghantam, Sejarah Tercipta di Emirates

Hanya berselang beberapa menit setelah gol penyeimbang, Manchester United melancarkan serangan balasan cepat.

Bola jatuh ke kaki Matheus Cunha di luar kotak penalti. Dengan satu sentuhan, ia mengatur posisi dan melepaskan tembakan melengkung sempurna ke sudut gawang.

David Raya terpaku. Bola bersarang indah.

Gol itu memastikan Manchester United Bungkam Arsenal di Emirates Stadium dengan skor 3-2.

Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi United di markas Arsenal sejak 2017, sekaligus mengakhiri 17 laga kandang tanpa kekalahan milik The Gunners.

BACA JUGA: Hasil BRI Super League – Semen Padang Curi Satu Poin di Gianyar, Bali United Gagal Menang Meski Hujan Gol

Carrick dan Gelombang Kepercayaan Diri

Kemenangan ini menjadi kemenangan besar kedua United di bawah asuhan Michael Carrick sebagai manajer interim.

Sebelumnya, mereka menundukkan Manchester City 2-0. Kini, pemuncak klasemen Arsenal ikut menjadi korban.

Carrick menekankan pentingnya menjaga momentum.

Menurutnya, dua kemenangan besar ini tidak datang secara kebetulan. Ia memuji keseimbangan permainan timnya, yang mampu menyerang dengan efektif sekaligus bertahan disiplin ketika tertekan.

Ia juga menegaskan bahwa fokus tim saat ini hanyalah satu: melangkah dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

United Naik Daun, Arsenal Mulai Tertekan

Dengan hasil ini, Manchester United melonjak ke peringkat keempat klasemen, masuk kembali dalam persaingan papan atas.

Sementara itu, kekalahan ini menjadi peringatan serius bagi Arsenal. Dominasi di awal laga tak cukup jika tidak disertai ketajaman dan konsistensi hingga peluit akhir.

Lebih dari itu, kekalahan ini membuka kembali persaingan gelar yang sebelumnya tampak mulai mengerucut.

Sinyal Bahaya untuk Para Penantang Gelar

Dua kemenangan beruntun atas Manchester City dan Arsenal mengirim satu pesan tegas:Manchester United belum mati, Manchester United kembali percaya diri, dan Manchester United siap mengacaukan perburuan gelar.

Malam di Emirates bukan hanya tentang satu pertandingan. Ia adalah malam ketika kepercayaan diri kembali lahir,
ketika sejarah tercipta, dan ketika satu gol indah Matheus Cunha mengubah peta persaingan Premier League.

Dan kini, semua mata tertuju pada satu kalimat yang menggema di Inggris: Manchester United Bungkam Arsenal di Emirates Stadium.