Tenis  

Alex de Minaur Selamatkan Diri Dan Lanjutkan Dominasi ke Semifinal Rotterdam Open 2026

Alex de Minaur Selamatkan Diri Dan Lanjutkan Dominasi ke Semifinal Rotterdam Open 2026
Unggulan teratas asal Australia, Alex de Minaur, menang 3-6, 7-6(4), 7-5 atas Botic van de Zandschulp setelah pertarungan selama dua jam 44 menit, Jumat (13/2). - Dokumentasi (c) ATP TOUR

Alex de Minaur kembali menunjukkan daya juang luar biasa saat menyingkirkan Botic van de Zandschulp dalam duel sengit di perempat final ABN AMRO Rotterdam Open 2026.

Unggulan teratas asal Australia itu menang 3-6, 7-6(4), 7-5 setelah pertarungan selama dua jam 44 menit.

Kemenangan ini membawa De Minaur ke semifinal Rotterdam untuk tahun ketiga secara beruntun, mempertegas konsistensinya di turnamen ATP 500 lapangan keras indoor tersebut.

Alex de Minaur dan Mental Effort Penentu Kemenangan

Dalam laga yang berlangsung ketat, Alex de Minaur sempat berada dalam posisi sulit.

Setelah kehilangan set pertama 3-6, ia harus menghadapi tekanan besar dari dukungan publik tuan rumah untuk Van de Zandschulp.

Petenis Belanda itu tampil agresif dengan groundstroke keras dari kedua sisi. Namun De Minaur tidak menyerah. Ia menyelamatkan tiga break point krusial saat servis di kedudukan 3-3 pada set kedua, momen yang menjadi titik balik pertandingan.

BACA JUGA: Siku Nyaris Lumpuh dan Tahan Sakit, Taylor Fritz Amankan Tiket Semifinal Dallas Open 2026

“Saya senang bisa lolos. Situasinya tidak terlihat bagus di tiga perempat pertandingan, tapi saya menemukan permainan terbaik di akhir set kedua. Ini usaha mental yang luar biasa,” ujar De Minaur.

Set penentuan pun berlangsung dramatis. Meski sempat kehilangan keunggulan 2-0, petenis peringkat 8 dunia itu mampu menjaga fokus dan menutup laga 7-5.

Catatan Statistik dan Rekor Mengilap

Menurut statistik ATP, De Minaur berhasil menyelamatkan lima dari tujuh break point yang dihadapinya. Rekor head-to-head melawan Van de Zandschulp kini menjadi 4-0 untuknya.

Ia juga mencatat sejarah sebagai pemain kedua yang mencapai tiga semifinal beruntun di Rotterdam setelah Tom Okker pada 1974-1976.

Sejak awal 2024, De Minaur memiliki catatan impresif 15-2 di tanah Belanda, termasuk gelar di ‘s-Hertogenbosch tahun lalu. Konsistensi tersebut menunjukkan kenyamanannya bermain di permukaan indoor Eropa.

Tantangan Berikutnya: Ugo Humbert

Di semifinal, De Minaur akan menghadapi Ugo Humbert. Petenis Prancis itu melaju mulus setelah mengalahkan Christopher O’Connell 6-4, 6-1 dalam 77 menit.

Humbert tampil dominan terutama di set kedua, memperlihatkan kualitasnya sebagai spesialis lapangan keras indoor dengan empat gelar level tur di permukaan tersebut.

Duel semifinal ini diprediksi berlangsung sengit, mengingat keduanya memiliki gaya permainan agresif dan solid dari baseline.

BACA JUGA: Karolina Muchova Singkirkan Sakkari dan Melaju Ke Final Qatar TotalEnergies Open 2026

Bublik Cetak Sejarah, Auger-Aliassime Terus Melaju

Sementara itu, Alexander Bublik mencatat kemenangan ke-200 di level tur setelah mengalahkan Jaume Munar 6-4, 6-7(4), 7-6(3). Ia menjadi petenis Kazakhstan pertama yang mencapai tonggak tersebut.

Bublik menunjukkan ketangguhan dengan menyelamatkan 10 dari 11 break point dan mencetak 61 winner sepanjang pertandingan.

Di semifinal lain, ia akan menghadapi unggulan kedua Felix Auger-Aliassime. Petenis Kanada itu memperpanjang kemenangan beruntun menjadi tujuh laga setelah mengalahkan Tallon Griekspoor 7-6(2), 6-2.

Auger-Aliassime tampil solid dengan memenangkan 92 persen poin servis pertama dan hanya menghadapi satu break point.

Konsistensi Jadi Kunci De Minaur

Bagi De Minaur, kemenangan ini kembali membuktikan bahwa ketahanan mental menjadi senjata utama dalam kariernya.

Ia mungkin tidak selalu tampil spektakuler, tetapi kemampuannya bertahan dalam tekanan menjadi pembeda.

BACA JUGA: Victoria Mboko Raih Tiket Final Qatar Open dan Segel Debut Top 10 Dunia

Rotterdam tampaknya menjadi salah satu turnamen favoritnya. Tiga semifinal beruntun bukanlah pencapaian kecil di turnamen sekelas ATP 500.

Kini, fokus tertuju pada semifinal menghadapi Humbert. Jika mampu melangkah ke final, De Minaur berpeluang menambah koleksi gelarnya dan memperkuat posisinya di Top 10 dunia.

Apakah mental baja sang unggulan teratas akan kembali berbicara? Publik pecinta tenis dunia menanti aksi berikutnya dari petenis Australia tersebut.