Aprilia Siapkan Senjata Rahasia, Motor MotoGP 2027 Bakal Jadi Game Changer, Bukan Sekadar Revisi Lama

Aprilia Siapkan Senjata Rahasia, Motor MotoGP 2027 Bakal Jadi Game Changer, Bukan Sekadar Revisi Lama
Dokumentasi: (c) Aprilia

Perubahan besar regulasi MotoGP 2027 dipastikan akan mengubah wajah persaingan di kelas premier.

Namun, Aprilia menegaskan bahwa meski motor generasi baru tak akan sekadar “copy-paste” dari versi 1000cc saat ini, transfer ilmu dan pengalaman teknis akan menjadi kunci utama dalam pengembangan mesin anyar mereka.

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, memastikan bahwa fondasi teknis yang telah dibangun selama era 1000cc tetap akan memberi kontribusi besar untuk menghadapi era baru.

MotoGP 2027 Bukan Copy-Paste, Tapi Evolusi Besar

Regulasi teknis yang akan berlaku mulai 2027 membawa sejumlah perubahan signifikan.

Mesin akan diperkecil dari 1000cc menjadi 850cc, perangkat ride-height dilarang, serta pemasok ban berganti dari Michelin ke Pirelli.

Perubahan ini memaksa seluruh pabrikan melakukan desain ulang total. Namun Rivola menekankan bahwa pengalaman teknis Aprilia selama beberapa musim terakhir tetap relevan.

“Secara teknis, 2027 jelas berbeda. Tapi semua yang kami pelajari sejauh ini akan sangat berguna untuk motor 2027,” ujar Rivola saat tes pramusim di Sepang.

BACA JUGA: Andrea Iannone Absen Di Phillip Island WorldSBK 2026, Proyek Cainam Racing Menghilang

Menurutnya, pengembangan mesin memang tidak akan dilakukan secara mentah-mentah. Namun, banyak aspek know-how yang bisa mereka transfer, mulai dari karakter mesin, aerodinamika, hingga desain sasis.

Aprilia memilih untuk tidak menghentikan pengembangan motor 1000cc terlalu dini.

Mereka percaya bahwa setiap data dan pengalaman yang mereka dapatkan musim ini masih sangat berharga untuk proyek masa depan.

Transfer Pengetahuan Jadi Senjata Utama Aprilia

Dalam menghadapi era baru MotoGP 2027, Aprilia mengandalkan strategi transfer teknologi.

Informasi dari pengembangan RS-GP saat ini juga akan mempercepat adaptasi terhadap regulasi baru.

Rivola menjelaskan bahwa pelajaran di sektor mesin menjadi bagian paling krusial.

Meskipun kapasitas akan turun menjadi 850cc, karakter pembakaran, manajemen tenaga, serta efisiensi tetap memiliki prinsip dasar yang sama.

Begitu pula dengan aerodinamika. Di era modern MotoGP, aero menjadi elemen penentu performa.

Aprilia menilai pemahaman mereka tentang airflow dan stabilitas akan tetap relevan, meskipun aturan mungkin membatasi desain tertentu.

Sasis juga menjadi area penting yang bakal akan mengalami sedikit perubahan filosofi, namun tetap memanfaatkan basis pengalaman yang ada.

RS-GP 2026 Hampir Final, Fokus ke Thailand

Sambil menatap MotoGP 2027, Aprilia juga memastikan pengembangan motor musim depan hampir rampung. Sekitar 80-90 persen paket RS-GP telah ditentukan.

Motor tersebut bahkan sudah menunjukkan potensi menjanjikan di Sepang, ketika Marco Bezzecchi finis kedua secara keseluruhan dalam sesi tes.

Rivola menyebut hanya detail kecil yang akan mereka bawa ke tes terakhir di Buriram, Thailand.

Karakter sirkuit Thailand yang stop-and-go akan menjadi ujian penting bagi paket aerodinamika dan akselerasi motor.

Langkah ini menunjukkan bahwa Aprilia tetap fokus pada performa jangka pendek, tanpa mengorbankan proyek jangka panjang menuju regulasi baru.

BACA JUGA: Comeback Jorge Martin! Debut Bersama Aprilia MotoGP 2026 Usai Operasi

Peran Pembalap Satelit dan Kondisi Jorge Martin

Aprilia juga mendapat keuntungan dari keberadaan empat motor kompetitif di lintasan.

Tim satelit Trackhouse memberikan kontribusi signifikan dalam pengumpulan data.

Raul Fernandez dan Ai Ogura sepertinya akan memberikan masukan teknis yang konsisten.

Meski gaya komunikasi berbeda, keduanya menyampaikan komentar teknis yang hampir serupa, sehingga memperkuat validitas data pengembangan.

Di sisi lain, Jorge Martin masih dalam masa pemulihan usai menjalani operasi tambahan.

Ia telah mendapat izin bepergian ke Buriram, namun tetap harus lolos pemeriksaan medis resmi sebelum bisa turun ke lintasan.

Kehadiran Martin tentu akan sangat penting, terutama dalam fase akhir pengembangan sebelum musim dimulai.

Aprilia Siap Sambut Era Baru

Dengan pendekatan yang terukur, Aprilia menunjukkan bahwa mereka tidak panik menghadapi perubahan besar regulasi.

Alih-alih memulai dari nol, mereka membangun jembatan antara era 1000cc dan 850cc melalui transfer pengetahuan teknis.

MotoGP 2027 memang akan menghadirkan tantangan baru bagi seluruh pabrikan. Namun bagi Aprilia, perubahan ini justru menjadi peluang untuk mempersempit jarak dengan rival utama dan bahkan membuka peluang merebut gelar dunia.

BACA JUGA: Francesco Bagnaia Comeback, Bos Ducati Sebut Pecco Terlahir Kembali Jelang MotoGP 2026

Jika strategi transfer teknologi berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin Aprilia akan menjadi salah satu tim paling siap ketika era baru resmi mulai.

Kini pertanyaannya, apakah pendekatan evolusi ini cukup untuk membawa Aprilia menjadi kekuatan dominan di regulasi baru? Jawabannya akan terungkap ketika mesin 850cc pertama mereka benar-benar mengaspal di lintasan.