Jorge Martin akhirnya kembali menunggangi motor MotoGP pada musim 2026 setelah melewati masa pemulihan panjang akibat cedera.
Pembalap asal Spanyol itu resmi menjalani debutnya bersama Aprilia MotoGP dalam ajang peluncuran musim 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (7/2/2026) malam WIB.
Kehadiran Martin di atas motor RS-GP menjadi sorotan besar, mengingat ia sempat absen panjang dari sesi pengujian pramusim akibat operasi yang ia jalani pada akhir tahun lalu.
Meski belum dalam kondisi fisik 100 persen, keikutsertaannya dalam demo run menandai langkah awal penting menuju comeback penuh di MotoGP 2026.
Musim lalu menjadi periode sulit bagi Martin bersama Aprilia. Juara dunia MotoGP satu kali tersebut hanya mampu mengikuti tujuh seri balapan karena rentetan cedera serius yang memaksanya lebih sering berada di ruang perawatan ketimbang lintasan.
BACA JUGA: Honda Perkenalkan Fireblade WorldSBK 2026 di Tengah Krisis Pramusim, Livery Baru Lebih Garang!
Jorge Martin Jalani Debut Aprilia MotoGP 2026 Setelah Cedera Panjang
Setelah absen dari hampir seluruh tes pramusim, Jorge Martin akhirnya tampil perdana dengan motor Aprilia RS-GP pada acara peluncuran resmi MotoGP 2026.
Penampilan ini menjadi momen emosional, mengingat kondisi fisiknya masih dalam tahap pemulihan.
Martin sebelumnya sempat kembali tampil pada seri penutup MotoGP 2025 dan tes pascamusim di Valencia.
Saat itu, kondisinya terlihat semakin membaik dan memberi harapan bahwa ia siap menyongsong musim baru dengan lebih kompetitif.
Namun, rencana tersebut sempat terganggu. Pada Desember lalu, Martin harus menjalani dua operasi lanjutan terkait cedera lama yang sebelumnya tidak banyak terpublikasi.
Operasi tersebut membuatnya kembali menepi dan memaksanya melewatkan tes resmi pramusim di Sepang.
Aprilia pun mengonfirmasi bahwa pembalap andalannya belum siap untuk mengikuti tes awal musim, demi memastikan pemulihan berjalan optimal dan menghindari risiko cedera berulang.
Demo Run Emosional di Jalanan Kuala Lumpur
Meski belum fit sepenuhnya, Martin tetap mencuri perhatian saat melakukan demo run di jalanan Kuala Lumpur. Mengendarai RS-GP 2026, ia terlihat menikmati momen kembalinya ke atas motor MotoGP.
“Di tikungan pertama saya harus menurunkan kaki, kalau tidak mungkin saya akan jatuh lagi,” ujar Martin sambil bercanda di atas panggung peluncuran.
Ia mengaku dibantu Marco Bezzecchi selama demo run tersebut. Bezzecchi menunjukkan racing line yang aman, sehingga Martin bisa menikmati pengalaman berkendara tanpa mengambil risiko berlebihan.
BACA JUGA: Rumor Kepindahan Fabio Quartararo ke Honda Kian Panas, Alberto Puig Buka Suara
Malaysia sendiri memiliki tempat spesial di hati Martin. Ia pernah menjuarai Kejuaraan Dunia Moto3 2018 di negara tersebut, sehingga kembali ke Kuala Lumpur menghadirkan banyak kenangan manis.
“Berada di sini membawa banyak memori. Bisa kembali naik motor MotoGP di Kuala Lumpur terasa luar biasa.
Saya rasa tidak ada tempat yang lebih baik untuk memulai musim 2026,” ungkapnya dengan penuh antusias.
Kondisi Fisik dan Peluang Tampil di Tes Buriram
Meski sudah kembali ke atas motor, kondisi fisik Jorge Martin masih menjadi tanda tanya. Hingga kini belum ada kepastian apakah ia cukup bugar untuk mengikuti tes pramusim berikutnya di Buriram, Thailand.
Tes tersebut sangat krusial menjelang seri pembuka MotoGP 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Thailand pada akhir bulan.
Aprilia diyakini akan berhati-hati dalam mengambil keputusan, mengingat pengalaman pahit musim lalu akibat cedera.
Tim medis dan manajemen Aprilia ingin memastikan bahwa Martin benar-benar siap sebelum kembali ke kompetisi penuh, bukan sekadar tampil simbolis.
Jorge Martin Jadi Pusat Rumor Bursa Pembalap MotoGP
Di tengah upaya pemulihannya, nama Jorge Martin justru ramai diperbincangkan dalam bursa transfer pembalap. Pembalap Spanyol itu dikabarkan semakin dekat dengan Yamaha untuk musim 2027.
Isu ini semakin menguat setelah Aprilia resmi memperpanjang kontrak Marco Bezzecchi selama dua tahun ke depan.
Dengan satu kursi pabrikan yang kemungkinan kosong, spekulasi mengenai masa depan Martin pun kian memanas.
Jika Martin benar-benar hengkang, Aprilia disebut-sebut mengincar juara dunia ganda MotoGP, Francesco “Pecco” Bagnaia, sebagai kandidat kuat pengganti di tim pabrikan.
CEO Aprilia, Massimo Rivola, bahkan secara terbuka memuji kecepatan balapan Bagnaia saat tes Sepang. Pujian tersebut semakin memperkuat dugaan adanya komunikasi antara kedua pihak.
Masa Depan Masih Abu-Abu
Saat ini, fokus utama Jorge Martin tetap pada pemulihan dan adaptasi dengan Aprilia RS-GP. Meski rumor transfer terus bergulir, pembalap berusia 27 tahun itu memilih untuk menikmati momen kembalinya ke lintasan.
Bagi Aprilia, keberhasilan menjaga Martin tetap sehat akan menjadi kunci performa mereka di MotoGP 2026.
Sementara bagi Martin sendiri, musim ini bisa menjadi penentu arah kariernya ke depan, apakah bertahan, atau membuka lembaran baru bersama pabrikan lain.






