Pep Guardiola kritik keras kinerja wasit di tengah panasnya persaingan gelar Premier League 2025/2026. Manajer Manchester City itu secara terbuka meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit dan VAR yang menurutnya sering merugikan timnya dalam momen-momen penting.
Komentar pedas tersebut dilontarkan Guardiola menjelang pertandingan krusial melawan Crystal Palace. Pelatih asal Spanyol itu bahkan mengaku sudah lama tidak pernah sepenuhnya percaya terhadap perangkat pertandingan sejak pertama kali datang ke Liga Inggris.
Pep Guardiola Soroti Keputusan Wasit dan VAR
Pep Guardiola menilai Manchester City tidak boleh berharap pada bantuan keputusan wasit dalam persaingan ketat perebutan trofi Premier League musim ini.
Menurut Guardiola, pengalaman beberapa musim terakhir membuat dirinya semakin skeptis terhadap kualitas kepemimpinan wasit di Inggris. Ia secara khusus menyinggung sejumlah insiden kontroversial yang dianggap merugikan The Citizens.
BACA JUGA: Jadwal Manchester City vs Crystal Palace, 14 Mei: Misi Wajib Menang The Citizens di Etihad
“Kami kalah di final karena wasit tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya, termasuk VAR,” ujar Guardiola kepada media.
Pelatih berusia 55 tahun tersebut juga menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk menghindari kontroversi adalah tampil jauh lebih dominan di atas lapangan.
“Kami harus bermain lebih baik. Saya tidak pernah benar-benar percaya pada wasit maupun VAR sejak datang ke sini,” lanjutnya.
Final Piala FA Jadi Sorotan Guardiola
Salah satu insiden yang kembali ia ungkit adalah saat kekalahan Manchester City dari Crystal Palace pada final Piala FA musim lalu.
Dalam pertandingan tersebut, kiper Palace, Dean Henderson, lolos dari kartu merah meski telah melakukan handball di luar kotak penalti. Keputusan tersebut memicu kontroversi besar dan membuat kubu City kecewa.
BACA JUGA: Piala Asia U-17 2026: Apa Sebab Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos?
Menariknya, wasit Stuart Attwell yang memimpin laga kontroversial itu kembali mendapat kepercayaan memimpin pertandingan Manchester City kontra Crystal Palace pada pekan ini.
Tak hanya itu, Guardiola juga mengingat final Piala FA dua musim lalu ketika City kalah dari Manchester United. Dalam laga tersebut, dua klaim penalti terhadap Erling Haaland tidak mendapatkan respons dari wasit maupun VAR.
Guardiola Minta City Fokus ke Permainan Sendiri
Meski kecewa dengan sejumlah keputusan perangkat pertandingan, Guardiola meminta para pemain Manchester City untuk tidak terlalu memikirkan faktor eksternal.
Menurut mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut, timnya harus fokus menunjukkan performa terbaik di lapangan daripada berharap pada keberuntungan keputusan VAR.
“VAR itu seperti lempar koin. Kadang menguntungkan, kadang merugikan. Karena itu kami harus fokus pada diri sendiri,” tegas Guardiola.
BACA JUGA: Piala Asia U-17 2026: Inilah Klasemen Timnas Indonesia U-17 Usai Lawan Jepang
Ia juga membandingkan atmosfer sepak bola Inggris dengan pengalamannya saat menangani FC Barcelona dan Bayern Munich.
Guardiola mengaku sejak awal selalu menanamkan mental kepada anak asuhnya untuk memenangkan pertandingan. Mereka harus meraih kemenangan tanpa bergantung pada keputusan wasit atau faktor lain di luar permainan.
Manchester City Masih Diburu Tekanan Gelar
Komentar Guardiola muncul di saat Manchester City tengah berada dalam tekanan besar dalam perebutan gelar Premier League musim ini. The Citizens wajib terus meraih kemenangan demi menjaga jarak dengan Arsenal di papan atas klasemen.
Laga melawan Crystal Palace pun akan menjadi ujian penting bagi mental dan konsistensi Manchester City dalam perburuan trofi musim ini.
Tensi Persaingan Juara Liga Inggris
Tensi persaingan juara Liga Inggris semakin memanas setelah Arsenal sukses meraih kemenangan tipis 1-0 atas West Ham United. Hasil tersebut membuat The Gunners tetap kokoh di puncak Klasemen Liga Inggris 2025/2026 dan menjaga jarak lima poin dari Manchester City dalam perebutan trofi Premier League musim ini.
BACA JUGA: Piala Asia U-17 2026: Timnas Indonesia U-17 Kalah 1-3 dari Jepang
Kemenangan Arsenal sendiri sempat diwarnai kontroversi setelah gol penyeimbang West Ham di menit-menit akhir dianulir VAR karena dianggap terjadi pelanggaran dalam proses gol tersebut.
Situasi itu membuat tekanan kini semakin besar bagi Manchester City yang masih memiliki satu pertandingan lebih banyak. Pep Guardiola pun meminta anak asuhnya tetap fokus menghadapi dua laga sisa musim ini.






