Akhirnya Arsenal angkat trofi Liga Inggris setelah menutup musim Premier League 2025/2026 dengan kemenangan 2-1 atas Crystal Palace di Selhurst Park. Gelar tersebut mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun dan menjadi pembuktian besar bagi skuad asuhan Mikel Arteta yang selama beberapa musim terakhir kerap diragukan.
Momen pengangkatan trofi terasa emosional bagi para pemain Arsenal, termasuk Bukayo Saka yang menjadi saksi perjalanan klub dari masa sulit hingga kembali menjadi penguasa sepak bola Inggris.
Arsenal Angkat Trofi Liga Inggris Setelah 22 Tahun Penantian
Arsenal akhirnya memastikan gelar Premier League pertama sejak era Invincibles musim 2003/2004. Kesuksesan ini menjadi hasil dari proses panjang pembangunan tim yang dilakukan Mikel Arteta sejak mengambil alih kursi pelatih pada 2019.
The Gunners sempat mengalami masa sulit dan menjadi bahan ejekan rival ketika terpuruk di papan bawah klasemen beberapa tahun lalu. Namun perlahan Arsenal bangkit hingga akhirnya kembali berdiri di puncak.
Gelar musim ini juga menjadi jawaban atas kritik yang terus mengiringi Arsenal dalam beberapa musim terakhir.
Bukayo Saka Kenang Masa Sulit Arsenal
Bukayo Saka mengungkapkan bahwa ia pernah berada di titik terendah ketika Arsenal mengalami periode buruk pada 2020.
Saat itu, Arsenal sempat terpuruk di posisi ke-15 klasemen dengan hanya meraih empat kemenangan. Saka bahkan pernah mengunggah pesan emosional di media sosial yang menyebut suporter Arsenal pantas mendapatkan sesuatu yang lebih baik.
Kini, enam tahun berselang, situasinya berubah drastis.
“Tidak ada lagi ejekan. Sekarang giliran kami.”
Kalimat tersebut menjadi simbol kebangkitan Arsenal setelah bertahun-tahun menerima kritik dan sindiran dari rival.
Momen Angkat Trofi Disebut Seperti Mimpi
Saka mengaku momen Arsenal angkat trofi Liga Inggris terasa tidak nyata baginya. Ia bahkan menyebut dirinya dan rekan setim seperti sedang berdiri di dalam mimpi yang selama ini mereka perjuangkan.
Perjalanan panjang dari masa sulit menuju gelar juara membuat keberhasilan ini terasa lebih emosional bagi para pemain muda Arsenal yang tumbuh bersama proyek Arteta.
Selain Saka, Declan Rice juga mengungkap momen penting yang mengubah perjalanan Arsenal menuju gelar juara.
Setelah kalah dari Manchester City dalam laga krusial, Rice memberikan pesan tegas kepada rekan-rekannya bahwa perebutan gelar belum selesai.
Menurut Rice, Arsenal mulai bermain lebih bebas setelah tekanan berkurang. Tim kemudian memenangkan seluruh laga tersisa, sementara Manchester City kehilangan poin penting.
Mentalitas tersebut akhirnya menjadi fondasi Arsenal mengamankan gelar Premier League 2025/2026.
BACA JUGA: Turnamen League Cup Resmi Hadir, Kompetisi Baru Ramaikan Sepak Bola Indonesia 2026/2027
Arsenal Kini Bidik Gelar Liga Champions
Keberhasilan menjuarai Premier League bukan akhir perjalanan Arsenal musim ini. Tim asuhan Mikel Arteta masih memiliki peluang menorehkan sejarah lebih besar dengan memburu trofi Liga Champions pertama mereka.
Jika berhasil menjuarai Eropa, musim 2025/2026 berpotensi menjadi salah satu musim terbaik dalam sejarah modern Arsenal.






