UEFA Conference League 2026 menjadi momen bersejarah bagi Crystal Palace F.C. setelah klub asal London tersebut sukses meraih gelar Eropa pertama dalam sejarah mereka. Crystal Palace memastikan trofi juara usai menundukkan Rayo Vallecano dengan skor tipis 1-0 pada partai final.
Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Jean-Philippe Mateta pada babak kedua. Keberhasilan tersebut sekaligus menutup perjalanan luar biasa Palace bersama pelatih Oliver Glasner yang akan meninggalkan klub pada akhir musim.
BACA JUGA: Jean Philippe Mateta Pahlawan Kemenangan Crystal Palace, Gelar Eropa Perdana Bagi The Eagles
Crystal Palace Ukir Sejarah di Eropa
Crystal Palace tampil disiplin sepanjang pertandingan final yang berlangsung ketat. Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Palace akhirnya memecah kebuntuan lewat Jean-Philippe Mateta.
Gol itu lahir setelah tembakan Adam Wharton gagal diamankan sempurna oleh kiper lawan. Bola muntah langsung disambar Mateta untuk membawa Palace unggul 1-0.
Keunggulan tersebut mampu mereka pertahankan hingga laga usai. Hasil ini memastikan Crystal Palace mengangkat trofi UEFA Conference League sekaligus mencatat sejarah sebagai gelar Eropa pertama klub.
Tyrick Mitchell Sebut Gelar Ini Momen “Pure Delight”
Bek Crystal Palace Tyrick Mitchell mengaku sangat emosional setelah membawa klub yang telah ia bela selama satu dekade meraih kejayaan Eropa.
Mitchell menyebut kemenangan itu sebagai “pure delight” atau kebahagiaan murni. Ia merasa perjalanan panjang Crystal Palace akhirnya terbayar lunas setelah musim yang sangat melelahkan.
BACA JUGA: Crystal Palace Juara UEFA Conference League, Cetak Sejarah dengan Gelar Eropa Perdana
Menurut Mitchell, bermain hampir 60 pertandingan dalam satu musim menjadi tantangan besar bagi skuad Palace. Namun, kerja keras seluruh pemain berhasil membuahkan trofi bergengsi di akhir musim.
Oliver Glasner Tinggalkan Warisan Besar
Keberhasilan menjuarai UEFA Conference League 2026 menjadi penutup sempurna perjalanan Oliver Glasner di Crystal Palace. Pelatih asal Austria tersebut sebelumnya telah membawa Palace memenangkan FA Cup dan Community Shield.
Glasner mengaku bangga bisa memberikan momen bersejarah bagi klub dan para suporter. Ia juga menyebut para pemain telah memberinya kenangan luar biasa selama menangani Palace.
Sebelumnya, Crystal Palace sebenarnya sempat lolos ke Europa League usai menjuarai FA Cup musim lalu. Namun, UEFA mencabut hak tampil mereka akibat aturan kepemilikan multi-klub.
Kini, Palace akhirnya mendapatkan panggung Eropa yang layak mereka dapatkan melalui jalur UEFA Conference League.
BACA JUGA: Enzo Fernandez Dikaitkan ke Manchester City, Era Baru The Citizens Bisa Dimulai
Adam Wharton Tak Bisa Gambarkan Kebahagiaan
Gelandang muda Adam Wharton juga mengaku sulit menggambarkan perasaan setelah membawa Palace menjadi juara Eropa. Ia menilai dukungan suporter South London menjadi salah satu faktor penting keberhasilan tim musim ini.
Wharton sebelumnya melewatkan perayaan gelar FA Cup musim lalu. Karena itu, ia merasa kemenangan di final UEFA Conference League menjadi momen spesial yang sangat emosional.
Kesuksesan Crystal Palace di UEFA Conference League 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa klub tersebut kini mampu bersaing di level Eropa. Setelah bertahun-tahun hanya dianggap tim papan tengah Inggris, Palace kini resmi mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Eropa.






