Melangkah ke final Prancis Terbuka 2026 menjadi pencapaian terbesar dalam karier petenis muda Rusia, Mirra Andreeva. Tampil luar biasa di semifinal Roland Garros, Andreeva sukses menghentikan laju impresif Marta Kostyuk sekaligus memutus rekor 17 kemenangan beruntun petenis Ukraina tersebut setelah menang meyakinkan 6-1, 6-3 dalam waktu 76 menit.
Kemenangan ini mengantar Andreeva ke final Grand Slam pertamanya sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu bintang muda paling menjanjikan di dunia tenis saat ini.
Melangkah Ke Final Prancis Terbuka 2026 dengan Performa Dominan
Andreeva tampil sangat tenang meski mengaku merasakan tekanan besar sebelum pertandingan. Kostyuk datang ke semifinal dengan catatan sempurna di lapangan tanah liat sepanjang musim 2026 dan membawa modal 17 kemenangan beruntun.
Namun, tekanan tersebut tidak terlihat dalam permainan Andreeva. Petenis berusia 19 tahun itu langsung mengambil kendali pertandingan sejak awal dan unggul cepat 4-0 pada set pertama.
Kostyuk sempat berusaha bangkit dan memperkecil ketertinggalan, tetapi Andreeva terus menjaga konsistensi permainan. Kombinasi pertahanan solid dan serangan agresif membuat lawannya kesulitan mengembangkan permainan terbaik.
Set pertama pun berakhir dengan skor telak 6-1 untuk Andreeva.
Balas Dendam atas Kekalahan di Madrid
Semifinal Roland Garros 2026 menjadi momen balas dendam yang manis bagi Andreeva. Sebelumnya, ia dua kali kalah dari Kostyuk, termasuk saat takluk pada final Madrid Open beberapa pekan lalu.
Kali ini situasinya berbeda. Andreeva tampil lebih matang dan mampu mengontrol jalannya pertandingan dari baseline.
Meski Kostyuk sempat memberikan perlawanan pada set kedua dan memperkecil skor menjadi 4-3, Andreeva segera merespons dengan merebut kembali momentum.
Pukulan backhand down the line yang menjadi senjata andalannya beberapa kali menghasilkan poin penting. Andreeva akhirnya menutup pertandingan dengan forehand winner sebelum memastikan kemenangan setelah pukulan Kostyuk keluar lapangan.
Mirra Andreeva Catat Sejarah di Roland Garros
Keberhasilan mencapai final menjadikan Andreeva sebagai finalis Roland Garros termuda ketiga pada abad ke-21. Ia hanya kalah muda dari Coco Gauff pada 2022 dan Kim Clijsters pada 2001.
Pencapaian ini juga membuat Andreeva menjadi petenis termuda yang mencapai final Grand Slam sejak perjalanan luar biasa Gauff di Paris empat tahun lalu.
Sepanjang turnamen, Andreeva menunjukkan konsistensi luar biasa. Ia hanya kehilangan satu set dan kebobolan total 32 gim dalam enam pertandingan menuju final.
Statistik tersebut menunjukkan betapa dominannya permainan petenis yang kini menempati peringkat delapan dunia tersebut.
BACA JUGA: Kalahkan Rekan Senegaranya, Marta Kostyuk Cetak Sejarah ke Semifinal Roland Garros 2026
Tantang Maja Chwalinska di Final
Pada partai puncak, Andreeva akan menghadapi kejutan turnamen, yakni petenis kualifikasi asal Polandia, Maja Chwalinska.
Pertemuan ini menjadi laga perdana antara kedua pemain di level profesional. Andreeva berpeluang mencatat sejarah sebagai juara Grand Slam remaja pertama sejak Coco Gauff menjuarai US Open 2023.
Dengan performa impresif yang ditunjukkan sepanjang turnamen, Andreeva kini hanya tinggal satu langkah lagi untuk mewujudkan mimpi terbesar dalam kariernya.
Sementara itu, meski gagal melaju ke final, Kostyuk tetap meninggalkan Paris dengan kepala tegak. Semifinal Roland Garros menjadi pencapaian terbaiknya di Grand Slam dan mempertegas statusnya sebagai salah satu petenis paling konsisten di musim ini.






