Kejadian ketika Senne Lammens blunder menjadi sorotan utama setelah Belgia kalah dramatis 1-2 dari Spanyol pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Kesalahan kiper pengganti tersebut membuka jalan bagi Mikel Merino mencetak gol kemenangan pada menit ke-88. Meski demikian, Thibaut Courtois justru memberikan pembelaan dan dukungan penuh kepada juniornya agar segera bangkit dari momen sulit tersebut.
Senne Lammens Blunder Jadi Penentu Kekalahan Belgia
Belgia sebenarnya mampu mengimbangi permainan Spanyol hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan. Namun situasi berubah ketika Thibaut Courtois harus meninggalkan lapangan pada menit ke-71 akibat mengalami masalah otot di kaki kanannya.
Pelatih Rudi Garcia kemudian memasukkan Senne Lammens sebagai pengganti. Penjaga gawang berusia 24 tahun itu mendapat ujian berat di penghujung laga.
BACA JUGA: Gol Telat Mikel Merino Antar Spanyol Singkirkan Belgia dan Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026
Pada menit ke-88, Lammens gagal mengantisipasi tembakan jarak jauh Pau Cubarsi. Bola yang seharusnya bisa diamankan justru memantul ke depan gawang dan langsung disambar Mikel Merino menjadi gol penentu kemenangan Spanyol 2-1.
Gol tersebut sekaligus mengakhiri langkah Belgia di Piala Dunia 2026.
Courtois Beri Dukungan Penuh kepada Lammens
Usai pertandingan, Courtois langsung menghampiri dan memeluk Lammens. Kiper Real Madrid itu menegaskan bahwa kesalahan tersebut bukan akhir dari karier sang penjaga gawang muda.
Menurut Courtois, pengalaman pahit seperti ini justru akan membuat Lammens berkembang menjadi kiper yang lebih kuat.
Ia juga meyakini Lammens memiliki mental yang tangguh dan akan mampu bangkit setelah menikmati masa liburan sebelum kembali mempersiapkan diri menghadapi musim baru bersama klubnya.
BACA JUGA: Klasemen Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Ungguli Lionel Messi dalam Perburuan Top Skor
Courtois Akui Sebenarnya Ingin Tetap Bermain
Courtois mengungkapkan bahwa dirinya mulai merasakan nyeri pada kaki kanan setelah melakukan sapuan bola pada awal babak kedua. Meski mengalami cedera, ia sebenarnya masih ingin melanjutkan pertandingan selama lima hingga sepuluh menit.
Namun, pelatih Rudi Garcia memilih menggantinya karena menginginkan pemain yang benar-benar berada dalam kondisi fisik 100 persen.
Kiper berusia 34 tahun tersebut mengaku menghormati keputusan pelatih meskipun merasa kecewa harus meninggalkan pertandingan penting di babak perempat final Piala Dunia.
Bek Belgia Ikut Bela Lammens
Dukungan kepada Lammens juga datang dari bek Belgia, Brandon Mechele. Ia menilai bola yang mengarah ke gawang tidak mudah dikendalikan karena memantul tepat di depan sang kiper.
Mechele juga mengakui para pemain bertahan seharusnya bisa memberikan perlindungan lebih baik dengan mengantisipasi bola liar setelah penyelamatan pertama.
BACA JUGA: 10 Besar Top Skor Piala Dunia Usai Laga Prancis vs Maroko: Lionel Messi Gusur Miroslav Klose
Menurutnya, seluruh tim harus saling mendukung dan membantu Lammens belajar dari kesalahan tersebut.
Belgia Harus Bangkit Setelah Tersingkir
Kekalahan dari Spanyol menjadi pukulan besar bagi Belgia yang harus mengakhiri perjuangan di Piala Dunia 2026. Meski Senne Lammens blunder menjadi penyebab gol penentu lawan, Courtois dan rekan-rekannya menolak menyalahkan sang kiper sepenuhnya.
Sebaliknya, skuad Belgia sepakat menjadikan insiden itu sebagai pelajaran berharga agar tim bisa tampil lebih kuat pada turnamen internasional berikutnya.






