Jannik Sinner melaju ke final Wimbledon 2026 setelah menampilkan performa luar biasa untuk mengalahkan Novak Djokovic di babak semifinal. Petenis nomor satu dunia itu menang meyakinkan 6-4, 6-4, 6-4 di Centre Court, Jumat (10/7/2026) malam WIB, sekaligus memastikan tiket ke partai puncak menghadapi juara Prancis Terbuka 2026, Alexander Zverev.
Kemenangan ini mempertegas dominasi Jannik Sinner di Wimbledon tahun ini. Petenis Italia berusia 24 tahun tersebut hanya kehilangan satu set sejak babak pertama dan kini berpeluang mempertahankan gelar yang diraihnya musim lalu.
BACA JUGA: Linda Noskova Melaju Mulus ke Final Wimbledon 2026, Siap Ukir Sejarah di All-Czech Final
Sinner Melaju Ke Final Wimbledon 2026 dengan Dominan
Sinner tampil agresif sejak awal pertandingan meski duel sempat berlangsung dengan tempo lambat. Break krusial pada gim kesembilan set pertama menjadi pembeda sebelum ia menutup set pembuka dengan kemenangan 6-4.
Memasuki set kedua, Djokovic sempat menyelamatkan dua break point. Namun, ketangguhan Sinner kembali terlihat ketika ia mematahkan servis lawannya untuk unggul 4-3, lalu menuntaskan set kedua dengan dua gim servis tanpa kehilangan poin.
Pada set ketiga, Sinner langsung merebut break di gim pembuka dan terus mengendalikan permainan hingga memastikan kemenangan dalam waktu dua jam 20 menit. Ia hanya menghadapi satu break point sepanjang laga dan berhasil menyelamatkannya.
Tantang Alexander Zverev di Partai Final
Kemenangan atas Djokovic membawa Sinner ke final Grand Slam ketujuh sepanjang kariernya. Ia akan menghadapi Alexander Zverev yang sebelumnya memastikan tempat di final usai menjadi juara Roland Garros 2026.
Secara rekor pertemuan, Sinner memiliki modal sangat baik karena berhasil memenangi sembilan duel terakhir melawan petenis Jerman tersebut. Statistik itu membuatnya difavoritkan untuk kembali mengangkat trofi Wimbledon.
BACA JUGA: Karolina Muchova Tembus Final Wimbledon 2026, Tantang Linda Noskova di Laga Puncak
Sinner mengaku sangat bahagia bisa kembali tampil di final turnamen tenis paling bergengsi di lapangan rumput.
Menurutnya, Wimbledon selalu menjadi turnamen yang paling istimewa dan ia berharap dapat menampilkan permainan terbaik pada laga final nanti.
Djokovic Gagal Wujudkan Rekor Grand Slam ke-25
Kekalahan ini kembali menggagalkan ambisi Novak Djokovic meraih gelar Grand Slam ke-25 sepanjang kariernya. Petenis Serbia berusia 39 tahun itu juga gagal menyamai rekor delapan gelar Wimbledon milik Roger Federer.
Sebelumnya, Djokovic harus menguras tenaga setelah memenangi perempat final maraton selama lebih dari lima jam melawan Felix Auger-Aliassime. Kondisi fisik tersebut tampak memengaruhi penampilannya saat menghadapi Sinner.
Djokovic mengakui lawannya tampil jauh lebih baik sepanjang pertandingan.
Ia menilai Sinner menjadi sosok yang benar-benar mendominasi permainan sehingga layak melangkah ke final.
BACA JUGA: Terra Wortmann Open 2026: Frances Tiafoe Cetak Sejarah, Raih Gelar ATP 500 Terbesar dalam Karier
Sinner Bidik Gelar Grand Slam Kelima
Apabila berhasil mengalahkan Zverev di final, Sinner akan mengoleksi gelar Grand Slam kelima dalam kariernya. Capaian tersebut semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu petenis terbaik dunia saat ini.
Meski demikian, Sinner tetap memberikan penghormatan kepada Djokovic. Ia menyebut legenda Serbia itu masih menjadi inspirasi besar bagi generasi baru tenis dunia.
Sinner juga mengungkapkan telah melakukan sejumlah penyesuaian strategi setelah kalah dari Djokovic pada semifinal Australia Open awal tahun ini, dan perubahan tersebut terbukti efektif membawa dirinya ke final Wimbledon 2026.






