MotoGP  

Sengit di Aspal Panas Mandalika: Marco Bezzecchi Menang, Jorge Martin Kudeta Marc Marquez dari Takhta

Sengit di Aspal Panas Mandalika Marco Bezzecchi Menang, Jorge Martin Kudeta Marc Marquez dari Takhta
Marco Bezzecchi - Dokumentasi : (c) Michelin

Pabrikan asal Noale, Italia, mencatatkan tinta emas di tanah air lewat dominasi mutlak pada putaran ke-17 Pertamina Grand Prix of Indonesia. Mengacu pada hasil balapan MotoGP Mandalika 2026 GP Indonesia, Ahad (11/10/2026) siang WITA, pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi tampil tak terbendung untuk merebut kemenangan Grand Prix perdananya sejak seri Mugello.

Kemenangan Bezzecchi sekaligus menjadi komandan dari keberhasilan fantastis Aprilia yang menyapu bersih posisi 1-2-3-4 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Di sisi lain, finis podium ketiga yang diamankan Jorge Martin (Aprilia Racing) membawa berkah besar. Pembalap berjuluk Martinator itu sukses merebut kembali puncak klasemen kejuaraan dunia dari genggaman Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) dengan keunggulan dua angka.

BACA JUGA: Drama Tikungan Maut Mandalika, Marc Marquez Rajai Sprint Race, Kudeta Jorge Martin dari Puncak

Fernandez Memimpin Heroik, Bezzecchi Mengunci Kemenangan

Balapan utama sepanjang 27 putaran di bawah cuaca panas terik Lombok langsung menyuguhkan start impresif dari sang peraih pole position, Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia). Kendati harus membalap sambil menahan rasa sakit luar biasa akibat retak tulang jari (fractured finger) tangan kanan pascainsiden Sprint, Fernandez sukses mempertahankan posisi terdepan hingga putaran ke-18.

Namun, laju kencang Marco Bezzecchi tak lagi terbendung di paruh akhir balapan. Dengan ritme putaran stabil di kisaran 1 menit 29 detik, Bezzecchi melancarkan manuver bersih menyalip Fernandez di Tikungan 1 pada lap ke-19, lalu melesat sendirian di depan hingga menyentuh garis finis dengan keunggulan 4,260 detik.

Fernandez menyudahi balapan heroiknya di podium kedua, disusul Jorge Martin di tangga podium ketiga (+6,890 detik). Kemenangan Aprilia makin sempurna setelah bintang muda Jepang, Ai Ogura (Trackhouse Aprilia), sukses mengamankan posisi keempat (+9,378 detik) usai menundukkan Pedro Acosta di lap-lap akhir.

BACA JUGA: Hasil Sprint Race MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kunci Kemenangan ke-10, Asapi Bezzecchi

Perang Taktis Regulasi Tekanan Ban: Marquez vs Acosta Saling Mengalah

Sorotan paling unik sepanjang balapan terjadi pada pertarungan perebutan posisi keempat antara Marc Marquez dan Pedro Acosta (Red Bull KTM). Keduanya terjebak dalam dilema regulasi batas minimum tekanan ban depan (minimum tyre pressure).

Karena udara bersih di depan motor membuat ban sulit mencapai target tekanan legal (wajib di atas batas minimal selama 60% durasi lomba), Marquez dan Acosta berulang kali saling memberi jalan (letting pass) secara bergantian demi mendapatkan efek slipstream dan hawa panas dari motor di depannya.

Trik taktis ini membuat Jorge Martin melenggang aman di posisi ketiga tanpa ancaman berarti dari belakang. Setelah aturan tekanan ban terpenuhi di lima putaran pamungkas, barulah Acosta melancarkan serangan nyata melewati Marquez.

BACA JUGA: Bezzecchi Kuasai Sesi Practice MotoGP Aragon 2026, Pecahkan Rekor Lap

Situasi makin runyam bagi sang juara dunia bertahan setelah Ai Ogura yang datang dari belakang ikut menyalipnya. Marquez harus puas finis di posisi keenam (+10,778 detik), terpaut di belakang Acosta yang finis kelima.

Bagnaia Kembali Tersungkur, Toprak Tak Kuasa Menahan Sakit

Nasib sial kembali menimpa Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo). Juara dunia dua kali itu terjatuh di lap keenam saat berjuang di posisi kesepuluh. Jack Miller (Pramac Yamaha) dan juara GP Mandalika 2025 Fermin Aldeguer (Gresini Ducati) juga gagal menuntaskan balapan (DNF) akibat kecelakaan.

Sementara itu, pembalap debutan Prima Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, terpaksa masuk ke garasi dan menyudahi perlombaan lebih awal. Pembalap asal Turki tersebut tak kuasa menahan rasa sakit intens pada bahu kanannya yang mengalami dislokasi sejak sesi latihan Sabtu pagi.

Alex Marquez finis di urutan ketujuh membawa panji BK8 Gresini Ducati, diikuti Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing) di posisi kedelapan, serta Fabio Quartararo (Yamaha) dan Enea Bastianini (Tech3 KTM) yang melengkapi jajaran sepuluh besar.

BACA JUGA: Marquez Tercepat FP1 GP Aragon, Unggul Tipis dari Raul Fernandez

Hasil Lengkap Balapan MotoGP Mandalika 2026 (27 Lap)

Berikut adalah rekapitulasi hasil resmi Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika:

PosisiPembalapWaktu / Selisih
1Marco Bezzecchi40’46.582s
2Raul Fernandez+4.260s
3Jorge Martin+6.890s
4Ai Ogura+9.378s
5Pedro Acosta+9.492s
6Marc Marquez+10.778s
7Alex Marquez+16.821s
8Fabio Di Giannantonio+19.840s
9Fabio Quartararo+19.999s
10Enea Bastianini+21.111s
11Brad Binder+21.912s
12Luca Marini+22.656s
13Johann Zarco+26.260s
14Franco Morbidelli+28.247s
15Alex Rins+31.790s
16Diogo Moreira+34.183s
17Maverick Viñales+53.827s
DNFToprak RazgatliogluMundur (Cedera Bahu)
DNFFrancesco BagnaiaKecelakaan (Lap 6)
DNFJack MillerKecelakaan (Lap 6)
DNFFermin AldeguerKecelakaan (Lap 2)

Klasemen Sementara MotoGP 2026: Jorge Martin Kembali ke Pucuk

Dengan tambahan 16 poin dari podium ketiga, Jorge Martin kembali memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026 dengan mengumpulkan total 355 poin. Marc Marquez yang finis keenam harus rela turun kembali ke peringkat kedua dengan koleksi 353 poin (selisih tipis 2 poin).

Sementara itu, Marco Bezzecchi kian kokoh di peringkat ketiga klasemen berkat raihan 25 poin sempurna dari Mandalika, membuka peluang persaingan titel dunia kian sengit di lima seri pamungkas musim ini.