Arsenal berhasil membuktikan kualitas setelah mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali meraih gelar Premier League. Kesuksesan musim 2025/2026 sekaligus menjadi jawaban atas kritik yang selama ini menghantui The Gunners, terutama tudingan gagal menjaga konsistensi dalam perebutan gelar juara.
Selebrasi besar pecah setelah pesaing utama, Manchester City, hanya bermain imbang melawan Bournemouth. Hasil itu memastikan Arsenal unggul empat poin di puncak klasemen dan tak lagi terkejar menjelang laga terakhir musim.
Bukayo Saka: Mereka Sudah Tidak Menertawakan Kami Lagi
Bintang muda Arsenal, Bukayo Saka, melontarkan pernyataan emosional usai timnya resmi menjadi juara. Ia menyebut para pengkritik kini tak lagi bisa mengejek Arsenal setelah bertahun-tahun mempertanyakan kemampuan tim dalam menghadapi tekanan.
“22 tahun menunggu. Dulu ada tawa dan ejekan, sekarang mereka sudah tidak tertawa lagi,” kata Saka saat perayaan juara.
Pernyataan itu merujuk pada kritik terhadap Arsenal yang selama beberapa musim terakhir dianggap sering gagal mempertahankan momentum dalam persaingan gelar.
Arsenal Sempat Dicap Gagal Saat Momen Penting
Dalam tiga musim sebelumnya, Arsenal selalu finis sebagai runner-up. Bahkan musim ini, kekalahan 1-2 dari Manchester City sempat membuat banyak pihak kembali meragukan mental juara skuad asuhan Mikel Arteta.
Istilah “bottlers” atau tim yang gagal di saat krusial sempat melekat pada Arsenal. Namun situasi berubah drastis setelah The Gunners memenangkan empat laga terakhir tanpa kebobolan satu gol pun.
Sementara itu, Manchester City justru kehilangan poin penting yang membuka jalan bagi Arsenal menuju trofi juara.
Mikel Arteta Tulis Sejarah Bersama Arsenal
Keberhasilan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Arteta. Ia masuk daftar eksklusif sosok yang berhasil menjuarai liga Inggris sebagai pemain dan manajer Arsenal.
Sejak mengambil alih klub pada 2019, Arteta menjalani perjalanan panjang membangun ulang tim yang kala itu sedang terpuruk. Kesabaran klub akhirnya terbayar dengan gelar Premier League pertama sejak era Invincibles musim 2003/2004.
Ucapan selamat bahkan datang dari mantan mentornya, Pep Guardiola.
Guardiola menilai Arsenal pantas menjadi juara berkat kerja keras dan konsistensi sepanjang musim.
Arsenal Masih Berpeluang Raih Gelar Ganda
Kesuksesan menjuarai Premier League belum menjadi akhir perjalanan Arsenal musim ini. The Gunners masih memiliki peluang mencetak sejarah dengan memenangkan final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain.
Jika sukses mengangkat trofi Eropa, musim 2025/2026 akan dikenang sebagai salah satu periode terbaik dalam sejarah modern Arsenal.
Profil Bukayo Saka: Bintang Arsenal yang Dijuluki Masa Depan Sepak Bola Inggris
- Nama lengkap: Bukayo Ayoyinka Gabriel Temidayo Saka
- Tanggal lahir: 5 September 2001
- Tempat lahir: Ealing, London Raya, Inggris
- Kebangsaan: Inggris
- Posisi: Pemain sayap (winger)
- Klub: Arsenal
- Tim nasional: England national football team
Bukayo Saka merupakan salah satu pesepak bola muda terbaik dunia yang dikenal karena kecepatan, kreativitas, kemampuan menggiring bola, serta etos kerja tinggi. Ia menjadi andalan Arsenal dan tim nasional Inggris dalam beberapa tahun terakhir.
Kehidupan Awal Bukayo Saka
Saka lahir pada 5 September 2001 di Ealing, London Raya, dari pasangan asal Nigeria, Adenike dan Yomi Saka. Ia adalah anak bungsu dari dua bersaudara.
Orang tuanya pindah ke Inggris sebagai migran ekonomi dari Nigeria. Meski tumbuh di London, Saka tetap dekat dengan akar budaya Nigeria. Nama “Bukayo” berasal dari bahasa Yoruba yang berarti “menambah kebahagiaan.”
BACA JUGA: Momen Bersejarah Arsenal, Kapan Penyerahan Trofi dan Medali Juara Premier League 2025/2026?
Dalam beberapa kesempatan, Saka menyebut sang ayah sebagai sosok paling berpengaruh dalam hidupnya.
“Dia inspirasi besar bagi saya. Sejak kecil, dia membuat saya tetap rendah hati,” ujar Saka tentang ayahnya.
Karier Bersama Arsenal
Saka menghabiskan seluruh karier profesionalnya di Arsenal dan berkembang menjadi salah satu pemain paling penting dalam skuad. Bersama Arsenal, ia telah meraih:
- 1 gelar Piala FA
- 2 gelar FA Community Shield
- 1 gelar Premier League (2025/2026)
Performa konsisten membuatnya menjadi simbol generasi baru Arsenal di bawah asuhan Mikel Arteta.






