Dua Gol Manchester United Lumat City Dalam Derby Panas, Debut Carrick Langsung Beri Harapan

Dua Gol Manchester United Lumat City Dalam Derby Panas, Debut Carrick Langsung Beri Harapan
Patrick Dorgu mencatatkan namanya di papan skor usai jebol gawang City, Sabtu (17/01/2026) di Old Trafford. MU menang 2-0 atas City - Dokumentasi IG: @premierleague

Dua gol Manchester United lumat City dalam derby panas akhir pekan ni menjadi cerita utama di Old Trafford, Sabtu (17/01/2026). Di tengah tekanan besar dan transisi kepelatihan, Setan Merah justru tampil penuh determinasi saat menumbangkan rival sekota Manchester City dengan skor 2-0.

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, tetapi juga suntikan emosi, kepercayaan diri, dan harapan baru bagi publik Old Trafford.

Derby Manchester kali ini terasa spesial. Michael Carrick menjalani laga perdananya sebagai pelatih interim Manchester United, dan ia langsung bersua atmosfer panas yang menuntut respons instan.

Jawaban itu datang dari performa agresif, disiplin, dan penuh energi, sesuatu yang sempat hilang dalam beberapa pekan terakhir.

BACA JUGA: Dua Gol Raphinha Kokohkan Barcelona di Puncak Klasemen La Liga Pekan 16

Old Trafford Bergemuruh Sejak Menit Awal

Sejak peluit awal dibunyikan, Old Trafford langsung hidup. Dukungan suporter mengalir deras, dan para pemain United meresponsnya dengan intensitas tinggi.

City memang datang dengan status tim bertabur bintang dan unggulan juara, tetapi United sama sekali tidak menunjukkan rasa inferior.

Bahkan, tuan rumah nyaris membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan beberapa menit. Sundulan Harry Maguire hasil situasi bola mati membuat publik bersorak, meski akhirnya hanya berakhir di tiang gawang. Momen itu menjadi sinyal bahwa United siap bertarung habis-habisan.

City mencoba mengambil kendali lewat penguasaan bola. Namun, rapinya organisasi pertahanan United membuat aliran serangan tim tamu sering terputus di sepertiga akhir lapangan. Lini tengah Setan Merah tampil disiplin, menutup ruang gerak para kreator City.

Gol Dianulir, Mental United Tak Goyah

Manchester United sempat dibuat frustrasi setelah dua kali bola masuk ke gawang City, namun dianulir karena offside. Amad Diallo dan Bruno Fernandes sebenarnya berhasil menaklukkan Gianluigi Donnarumma, tetapi keputusan asisten wasit memupus selebrasi.

Alih-alih tertekan, situasi itu justru memperlihatkan kekuatan mental United. Mereka tetap bermain tenang dan sabar, tidak terpancing emosi.

Carrick di pinggir lapangan terlihat aktif memberi instruksi, memastikan timnya tetap fokus pada rencana permainan.

City sendiri kesulitan menciptakan peluang bersih. Dominasi penguasaan bola tidak diiringi dengan ancaman nyata. Satu-dua percobaan dari situasi udara masih bisa diamankan barisan belakang United dan kiper Senne Lammens.

BACA JUGA: Hasil Liga Inggris Tadi Malam 13-14 Desember Pekan 16: Selain Arsenal, Liverpool dan Chelsea Ikut Pesta Gol

Donnarumma Jadi Tembok, Tapi Retak Juga

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan sempat menurun. Namun, laga kembali memanas saat United meningkatkan intensitas serangan balik.

Di fase ini, Donnarumma menjadi figur penting bagi City. Kiper asal Italia itu beberapa kali melakukan penyelamatan krusial, menggagalkan peluang emas dari Amad hingga Casemiro.

Aksi terbaik Donnarumma datang ketika ia menepis voli keras Bryan Mbeumo di tiang jauh. City masih bertahan berkat refleks cepat sang penjaga gawang, tetapi tekanan United terus menumpuk.

Fernandes dan Mbeumo Jadi Pembeda

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-65. Manchester United kembali menunjukkan efektivitas mereka dalam transisi cepat. Bruno Fernandes membawa bola dengan penuh keyakinan, menunggu momen tepat sebelum mengirimkan umpan terukur kepada Bryan Mbeumo.

Tanpa ragu, Mbeumo menyambar bola dengan satu sentuhan ke sudut bawah gawang. Old Trafford meledak. Gol tersebut menjadi titik balik emosional sekaligus bukti bahwa United tampil lebih klinis dari City.

City mencoba bangkit, tetapi permainan mereka justru terlihat kaku. Erling Haaland nyaris tak mendapat suplai berarti, sementara kreativitas lini tengah City seolah buntu menghadapi disiplin United.

Gol Kedua Kunci Kemenangan Derby

Alih-alih menyamakan kedudukan, City justru kembali kebobolan. Kali ini, Patrick Dorgu mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan silang Matheus Cunha. Bola sempat membentur tiang sebelum masuk, menegaskan dominasi United di laga ini.

Gol kedua tersebut praktis mematikan perlawanan City. Beberapa peluang tambahan United bahkan hampir memperbesar skor, meski kembali dianulir karena offside tipis.

BACA JUGA: Arsenal Menang Dramatis, Berkat 2 Gol Bunuh Diri Wolves, The Gunners Kokoh Di Puncak Klasemen

Kemenangan yang Lebih dari Sekadar Skor

Peluit akhir mendapat sambutan sorak-sorai panjang. Bagi Manchester United, ini bukan hanya kemenangan derby. Ini adalah pernyataan. Di bawah arahan Carrick, tim menunjukkan identitas yang selama ini dirindukan: berani, solid, dan lapar kemenangan.

Tambahan tiga poin membawa United merangsek ke papan atas klasemen sementara, menjaga asa bersaing di zona elite. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Manchester City dalam perburuan gelar, membuka peluang bagi rival lain untuk menjauh.

Dua gol Manchester United lumat City merupakan derby yang akan dikenang sebagai malam ketika Manchester United kembali menemukan denyut nadinya dan Michael Carrick memulai babak baru dengan cara yang nyaris sempurna.