Kemenangan bersejarah tercipta saat Al Ahli Saudi juara Liga Champions Asia usai menaklukkan Machida Zelvia dengan skor tipis 1-0 lewat babak tambahan waktu. Laga final yang berlangsung di King Abdullah Sports City ini menjadi panggung heroik bagi klub asal Arab Saudi untuk mempertahankan gelar mereka secara beruntun.
Keberhasilan ini menjadikan Al Ahli Saudi FC sebagai tim pertama dalam lebih dari dua dekade yang mampu mempertahankan trofi kompetisi elit Asia, sejak terakhir kali dilakukan oleh Al Ittihad pada tahun 2005.
Pertandingan Ketat Al Ahli vs Machida Zelvia Sejak Menit Awal
Sejak peluit awal berbunyi, kedua tim langsung bermain agresif. Al Ahli yang tampil di depan puluhan ribu pendukung mencoba menekan lebih dulu. Peluang emas datang pada menit ke-13 melalui Galeno, namun tembakannya masih mampu diamankan oleh kiper Machida, Kosei Tani.
Menjelang akhir babak pertama, Al Ahli kembali mengancam. Bek tangguh Merih Demiral hampir membuka keunggulan, namun dua kali percobaannya gagal berbuah gol setelah terblok di garis gawang dan membentur mistar.
BACA JUGA: Isak Cetak Gol Pertama, Liverpool Meraih Kemenangan Mudah 3-1 atas Crystal Palace
Machida Zelvia, yang merupakan debutan di kompetisi ini, tampil disiplin dan mampu meredam tekanan hingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Al Ahli Saudi Juara Liga Champions Asia Lewat Gol Dramatis
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Petaka sempat menghampiri Al Ahli pada menit ke-68 ketika bek Zakaria Hawsawi mendapat kartu merah langsung akibat pelanggaran keras.
Unggul jumlah pemain, Machida mencoba memanfaatkan situasi. Hiroyuki Mae hampir mencetak gol lewat tembakan jarak jauh, namun berhasil ditepis oleh kiper berpengalaman Edouard Mendy.
Tak lama berselang, Mendy kembali menjadi penyelamat setelah menggagalkan peluang emas dari Yuki Soma.
Meski bermain dengan 10 orang, Al Ahli menunjukkan mental juara. Pertandingan akhirnya berlanjut ke babak tambahan waktu setelah skor tetap imbang 0-0 hingga waktu normal berakhir.
Gol penentu kemenangan akhirnya hadir pada menit ke-96. Berawal dari umpan silang Riyad Mahrez, bola sempat mengenai Franck Kessie sebelum disambar oleh Firas Al Buraikan dari jarak dekat.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dalam laga ini dan memastikan Al Ahli keluar sebagai juara.
BACA JUGA: Comeback Dramatis! 3 Gol Atletico Madrid Bungkam Athletic Club 3-2 di Kandang
Prestasi Bersejarah dan Tiket ke Kompetisi Dunia
Kemenangan ini tidak hanya memastikan gelar kedua secara beruntun bagi Al Ahli, tetapi juga membuka jalan menuju kompetisi global. Mereka memastikan tiket lolos ke FIFA Intercontinental Cup tahun ini serta FIFA Club World Cup 2029.
Kesuksesan ini juga mempertegas dominasi klub-klub Arab Saudi di kancah sepak bola Asia dalam beberapa tahun terakhir.
Perlawanan Sengit Machida Zelvia
Meski kalah, Machida Zelvia menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen. Mereka bahkan hampir mencetak sejarah sebagai tim pertama sejak 2014 yang menjuarai kompetisi ini di musim debut.
Namun, ketangguhan lini pertahanan Al Ahli dan performa luar biasa Edouard Mendy menjadi penghalang utama ambisi mereka.
BACA JUGA: Gol Telat Nico Gonzalez Antar Manchester City ke Final FA Cup, Tropi Kedua Menanti
Keberhasilan Al Ahli Saudi menjuarai Liga Champions Asia menegaskan status mereka sebagai salah satu kekuatan utama di sepak bola Asia saat ini. Meski harus bermain dengan 10 pemain, semangat juang dan kualitas individu para pemain menjadi faktor kunci kemenangan.
Gol dramatis Firas Al Buraikan akan menjadi kenangan sebagai momen bersejarah, sekaligus simbol mental juara yang Al Ahli miliki dalam mempertahankan gelar mereka.






