Tenis  

Juara Bertahan Tiba-Tiba Out, Cedera Lutut Paksa Pegula Tinggalkan Austin ATX Open 2026

Juara Bertahan Tiba-Tiba Out, Cedera Lutut Paksa Pegula Tinggalkan Austin ATX Open 2026
Jessica Pegula - Dokumentasi IG: @atxopen

ATX Open 2026 kehilangan salah satu bintang utamanya setelah Jessica Pegula resmi mengundurkan diri akibat cedera lutut kiri.

Petenis peringkat lima dunia itu seharusnya tampil sebagai unggulan teratas sekaligus juara bertahan di turnamen WTA Austin tersebut.

Pegula dijadwalkan menghadapi petenis Slovakia, Rebecca Sramkova, pada pertandingan pembuka. Namun kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk bertanding.

“Saya kecewa tidak bisa mempertahankan gelar di Austin,” ujar Pegula. “Saya sangat menyukai turnamen ini dan punya kenangan indah dari tahun lalu. Semoga saya bisa kembali di masa depan.”

BACA JUGA: Ugo Humbert Tumbangkan Tsitsipas di Dubai, Sang Juara Bertahan Langsung Tersingkir

ATX Open 2026: Pegula Mundur Usai Raih Gelar WTA Tour ke-10

Keputusan tersebut juga datang hanya beberapa hari setelah ia meraih gelar WTA Tour ke-10 dalam kariernya di Dubai.

Pekan sebelumnya memang menjadi periode yang sangat sibuk bagi Pegula. Pada turnamen WTA 1000 di Timur Tengah, ia harus memainkan lima pertandingan dalam lima hari, termasuk dua laga tiga set secara beruntun.

Meski sempat menyatakan kondisi fisiknya tetap prima, jadwal padat tampaknya berkontribusi terhadap munculnya masalah pada lutut kirinya.

Menariknya, sebelum kabar cedera muncul, Pegula sempat menegaskan bahwa ia merasa masih sangat kuat secara fisik meski usianya lebih senior dibanding banyak pemain Top 20 lainnya.

“Saya memang sudah tidak muda, Anda boleh bilang begitu,” ujarnya sambil tertawa. “Tapi saya tidak merasa setua itu karena saya mengalami banyak cedera saat awal usia 20-an. Jadi saya tidak mengalami keausan seperti pemain lain.”

Ia menambahkan bahwa perjalanan penuh naik turun justru membantunya berkembang.

“Saya bisa lebih matang, menemukan permainan saya, dan memahami apa yang perlu saya lakukan.

Saya ingin menginspirasi bahwa Anda tidak harus berusia 20 tahun untuk bermain tenis hebat.”

Pernyataan itu menunjukkan mentalitas kuat Pegula, yang tetap optimistis meski harus menepi sementara.

Awal Musim Pegula Masih Sangat Solid

Terlepas dari mundurnya ia dari Austin, performa Pegula pada awal musim 2026 sebenarnya sangat impresif. Ia mencatat rekor menang-kalah 13-2 sejauh ini.

Dua kekalahan yang dialaminya datang dari Marta Kostyuk di semifinal Brisbane serta Elena Rybakina pada semifinal Australian Open.

Bahkan, Pegula telah menembus semifinal dalam tujuh turnamen beruntun sejak US Open musim lalu, pencapaian terbaik di WTA sejak Agnieszka Radwanska pada periode 2015-2016.

Kenangan Manis di Austin Tahun Lalu

Absennya Pegula tentu menjadi kehilangan besar bagi turnamen. Tahun lalu, ia tampil dominan dalam debutnya di Austin dengan hanya kehilangan satu set sepanjang turnamen.

Di partai final, Pegula menaklukkan rekan senegaranya McCartney Kessler dengan skor 7-5, 6-2 untuk mengangkat trofi.

Kini, posisinya dalam undian digantikan oleh lucky loser Yuan Yue, yang merupakan juara turnamen ini pada 2024.

Sementara itu, perempat finalis Australian Open Iva Jovic naik status menjadi unggulan teratas di turnamen.

Fokus Berikutnya: Indian Wells dan Miami

Setelah mundur dari Austin, Pegula dijadwalkan kembali beraksi pada turnamen besar berikutnya di Indian Wells, sebelum melanjutkan ke Miami.

Miami menjadi turnamen yang memiliki arti khusus baginya karena musim lalu ia berhasil melaju hingga partai final.

Para penggemar tentu berharap cedera lutut kiri yang Pegula alami, tidak serius sehingga ia bisa segera kembali bersaing di level tertinggi WTA Tour.