Tenis  

Stan Wawrinka Kenang Momen Terbaik di Roland Garros Jelang Penampilan Terakhir

Stan Wawrinka Kenang Momen Terbaik di Roland Garros Jelang Penampilan Terakhir
Stan Wawrinka - Dokumentasi IG: @rolandgarros & @stanwawrinka85

Stan Wawrinka bersiap menjalani penampilan terakhirnya di Roland Garros 2026 setelah memastikan musim ini menjadi akhir perjalanan panjangnya di dunia tenis profesional. Mantan juara Prancis Terbuka 2015 itu mengaku momen paling berkesan sepanjang kariernya terjadi saat melangkah ke lapangan final Roland Garros dan mengalahkan Novak Djokovic untuk merebut gelar Grand Slam ketiga dalam kariernya.

Petenis asal Swiss berusia 41 tahun tersebut akan tampil untuk ke-21 sekaligus terakhir kalinya di Roland Garros. Turnamen tanah liat paling bergengsi itu menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya selama lebih dari dua dekade.

BACA JUGA: Tumbangkan Victoria Mboko, Emma Navarro Juara Strasbourg 2026: Akhiri Penantian Gelar 15 Bulan

Stan Wawrinka Kenang Gelar Roland Garros 2015

Saat ditanya tentang kenangan terbaik di Roland Garros, Wawrinka tanpa ragu menyebut final 2015 sebagai momen paling emosional.

Kala itu, ia sukses menumbangkan petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, untuk merebut trofi Coupe des Mousquetaires pertamanya.

“Naik tangga menuju lapangan pada final 2015 mungkin menjadi momen paling penting yang saya alami di Roland Garros,” ujar Wawrinka.

Dua tahun setelah menjadi juara, Wawrinka kembali mencapai final Roland Garros 2017. Namun, langkahnya terhenti oleh raja tanah liat, Rafael Nadal.

Secara keseluruhan, Wawrinka mencatat rekor 46 kemenangan dan 19 kekalahan di Roland Garros sepanjang kariernya.

BACA JUGA: Undian Utama Roland Garros: Linda Fruhvirtova hingga Sloane Stephens Pastikan Tiket Main Draw

Emosi Pertandingan Jadi Hal yang Akan Dirindukan

Legenda tenis Swiss itu mengungkapkan hal terbesar yang akan dirindukan setelah pensiun bukan sekadar trofi, melainkan emosi saat bertanding di hadapan ribuan penonton.

Menurut Wawrinka, tekanan besar dalam pertandingan Grand Slam justru menghadirkan sensasi yang sulit untuk mencarinya di kehidupan lain.

“Perasaan bermain di turnamen besar seperti Roland Garros, dengan tekanan dan emosi yang luar biasa, mungkin menjadi hal yang paling saya rindukan,” ungkapnya.

Wawrinka menilai pengalaman tersebut tak akan tergantikan setelah ia benar-benar meletakkan raket.

Karier Gemilang Stan Wawrinka di Dunia Tenis

Sepanjang karier profesionalnya, Stan Wawrinka berhasil mengoleksi 16 gelar ATP termasuk tiga trofi Grand Slam. Ia juga pernah menempati peringkat tertinggi dunia di posisi ketiga pada 2014.

Backhand satu tangan khas Wawrinka menjadi salah satu senjata paling mematikan di era modern tenis.

BACA JUGA: Final Strasbourg 2026: Victoria Mboko Tantang Emma Navarro, Perebutkan Gelar Tanah Liat Perdana

Meski siap pensiun, Wawrinka mengaku masih ingin menikmati beberapa bulan terakhirnya di ATP Tour dan yakin ia bisa tetap mampu bersaing.

Tantangan Terakhir di Roland Garros 2026

Awalnya, Wawrinka akan menghadapi unggulan ke-17, Arthur Fils, pada babak pertama Roland Garros 2026. Namun, Arthur Fils mundur akibat cedera.

Sebagai gantinya, Wawrinka akan menghadapi Jesper de Jong yang masuk sebagai lucky loser.

Laga tersebut akan menjadi pertemuan pertama kedua pemain di level ATP.

“Senang bisa kembali dan memiliki kesempatan bermain satu kali lagi di sini. Tentu tidak mudah, tetapi sejauh ini saya bahagia,” tutup Wawrinka.