Klasemen Liga Eropa Hingga Matchday 7: Lyon Tak Tergoyahkan, Villa Aman, Roma Menanjak di Tengah Drama Eropa

Klasemen Liga Eropa Hingga Matchday 7 Lyon Tak Tergoyahkan, Villa Aman, Roma Menanjak di Tengah Drama Eropa
Lyon menang tipis 1-0 atas Young Boys, hasil yang sekaligus mengantar mereka tetap memimpin Klasemen Liga Eropa Hingga Matchday 7 - Dokumentasi IG: @ol

Fase liga Liga Eropa 2025/2026 memasuki momen krusial. Setelah Matchday 7 berakhir, peta persaingan berubah drastis, emosi memuncak, dan nasib puluhan klub kini bergantung pada satu laga terakhir. Klasemen Liga Eropa hingga Matchday 7 bukan sekadar deretan angka, tetapi cermin dari tekanan, kebangkitan, dan jatuh bangun tim-tim elite Eropa.

Di puncak klasemen, Olympique Lyonnais berdiri kokoh dengan 18 poin, sejajar dengan Aston Villa namun unggul selisih gol. Sementara itu, AS Roma mulai merangkak masuk zona elite, dan sejumlah raksasa justru terancam harus melalui jalur play-off.

Matchday 7 menjadi malam panjang penuh cerita: gol di menit akhir, kemenangan tipis penentu nasib, hingga pesta gol yang menghidupkan kembali harapan.

Lyon Kukuh di Puncak, Tiket 16 Besar Sudah di Tangan

Lyon datang ke Swiss dengan satu misi: memastikan tiket langsung ke babak 16 besar. Misi itu tercapai berkat kemenangan tipis 1-0 atas Young Boys, hasil yang sekaligus mengantar mereka tetap memimpin Klasemen Liga Eropa Hingga Matchday 7.

Gol Ainsley Maitland-Niles di masa tambahan babak pertama menjadi pembeda dalam laga keras yang sarat tekanan. Statistik mereka berbicara lantang: 7 laga, 6 menang, 1 kalah, selisih gol +11, dan 18 poin. Konsistensi ini menegaskan Lyon sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini.

Yang menarik, kemenangan tersebut merupakan kemenangan ketujuh beruntun Lyon di semua kompetisi. Mental juara mulai terasa, terutama dalam laga-laga ketat yang ditentukan oleh satu momen.

BACA JUGA: Hasil Lengkap Liga Eropa Matchday 7: Villa Tembus 16 Besar, Roma Menggila, Dinamo Zagreb Menang Telak

Aston Villa Tembus Delapan Besar di Neraka Istanbul

Jika Lyon tampil dominan, Aston Villa menunjukkan kematangan mental. Bermain di atmosfer panas Sukru Saracoglu, pasukan Unai Emery mencuri kemenangan 1-0 atas Fenerbahce dan resmi mengamankan posisi delapan besar.

Gol tunggal Jadon Sancho di menit ke-25 bukan hanya membawa tiga poin, tetapi juga memastikan Villa mengoleksi 18 poin dari 7 pertandingan. Mereka kini sejajar dengan Lyon, hanya kalah selisih gol.

Kemenangan ini terasa spesial karena datang di kandang lawan yang terkenal angker. Villa bertahan dengan disiplin, mematahkan serangan demi serangan Fenerbahce, dan pulang membawa tiket otomatis ke 16 besar.

Roma Bangkit, Menyelinap ke Zona Elite

AS Roma menjadi salah satu tim paling diuntungkan dari hasil Matchday 7. Kemenangan 2-0 atas VfB Stuttgart di Olimpico mengantar Giallorossi naik ke peringkat keenam dengan 15 poin.

Dua gol Niccolò Pisilli bukan hanya menentukan hasil laga, tetapi juga mengubah arah musim Roma. Dari tim yang sempat terseok di awal fase liga, kini mereka hanya terpaut tiga poin dari puncak.

Kebangkitan Roma terasa signifikan. Empat kemenangan beruntun membuat mereka mulai diperhitungkan sebagai ancaman serius di fase gugur, terlebih dengan kualitas pemain seperti Dybala yang kerap menentukan di momen besar.

Delapan Besar Makin Ketat, Jarak Antar Tim Sangat Tipis

Persaingan di papan atas Klasemen Liga Eropa Hingga Matchday 7 benar-benar rapat. Posisi ketiga hingga kedelapan hanya dipisahkan oleh tiga poin:

  1. Freiburg (17 poin)
  2. Midtjylland (16 poin)
  3. Braga (16 poin)
  4. Roma (15 poin)
  5. Ferencvaros (15 poin)
  6. Real Betis (14 poin)

Satu kesalahan kecil di matchday terakhir bisa menjatuhkan tim dari zona aman ke jalur play-off. Inilah yang membuat fase liga Liga Eropa musim ini terasa jauh lebih brutal dibanding edisi-edisi sebelumnya.

BACA JUGA: Wali Kota Fadly Amran Launching Tim PSP Padang, Menyalakan Asa Kebangkitan Legenda Sepak Bola Kota

Dinamo Zagreb Hidup Kembali, Play-off Masih Terbuka

Di papan tengah, Dinamo Zagreb mencatat kemenangan paling meyakinkan di Matchday 7. Skor 4-1 atas FCSB mengangkat mereka ke peringkat ke-20 dengan 10 poin.

Meski belum masuk zona aman, kemenangan ini menjaga peluang Zagreb untuk menembus 24 besar. Setelah tiga kekalahan beruntun, performa eksplosif ini datang tepat waktu.

Hal serupa juga dialami tim-tim seperti Panathinaikos, Fenerbahce, dan Nottingham Forest yang masih berada di wilayah abu-abu: belum aman, tapi belum tersingkir.

Zona Bahaya: Raksasa Terancam Pulang Lebih Awal

Bagian bawah klasemen menyimpan cerita pahit. Klub-klub besar seperti Feyenoord, Basel, Salzburg, hingga Rangers harus berjuang keras sekadar bertahan hidup.

Tiga posisi terbawah ditempati oleh:

  • FC Utrecht (1 poin)
  • Malmoe FF (1 poin)
  • Maccabi Tel Aviv (1 poin)

Dengan selisih gol yang buruk, peluang mereka lolos nyaris tertutup. Satu-satunya harapan adalah kemenangan besar di laga terakhir, sambil berharap keajaiban dari hasil tim lain.

Rekap Klasemen Liga Eropa Hingga Matchday 7 (Papan Atas)

Berikut 10 besar klasemen sementara:

  1. Lyon : 18 poin
  2. Aston Villa : 18 poin
  3. Freiburg : 17 poin
  4. Midtjylland : 16 poin
  5. Braga : 16 poin
  6. Roma : 15 poin
  7. Ferencvaros : 15 poin
  8. Real Betis : 14 poin
  9. FC Porto : 14 poin
  10. Genk : 13 poin

Delapan besar inilah yang akan lolos langsung ke babak 16 besar, tanpa harus melalui fase play-off yang berisiko.

BACA JUGA: Dua Gol Fermin Lopez Jaga Asa Barca Lolos Otomatis UCL 2025/26 di Tengah Malam Beku Praha

Matchday Terakhir: Malam Penentuan Segalanya

Dengan satu pertandingan tersisa, drama sesungguhnya baru akan mencapai puncaknya. Lyon dan Aston Villa sudah aman. Freiburg, Midtjylland, dan Braga tinggal selangkah lagi.

Namun bagi tim-tim seperti Roma, Betis, Porto, hingga Stuttgart, satu laga terakhir akan menentukan segalanya: lolos otomatis, terjebak di play-off, atau tersingkir lebih cepat.

Liga Eropa musim ini sekali lagi membuktikan bahwa format fase liga menciptakan ketegangan hingga detik terakhir. Klasemen Liga Eropa Hingga Matchday 7 hanyalah potret sementara, keputusan akhir baru akan ditulis di malam pamungkas.

Satu laga. Satu kesempatan. Dan bagi banyak klub, satu kesalahan bisa mengakhiri mimpi Eropa.