Dua Gol Fermin Lopez Jaga Asa Barca Lolos Otomatis UCL 2025/26 di Tengah Malam Beku Praha

Dua Gol Fermin Lopez Jaga Asa Barca Lolos Otomatis UCL 202526 di Tengah Malam Beku Praha
Fermin Lopez - Dokumentasi IG: @fcbarcelona

Dua gol Fermin Lopez jaga asa Barca lolos otomatis dalam perburuan tiket langsung ke babak 16 besar Liga Champions setelah Barcelona meraih kemenangan penting 4-2 atas Slavia Prague di Fortuna Arena, pada matchday ketujuh fase liga UEFA Champions League, Kamis (22/01/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini tidak hanya menjaga peluang Blaugrana untuk finis di delapan besar, tetapi juga menjadi bukti ketangguhan mental tim asuhan Hansi Flick yang harus berjuang dalam kondisi cuaca ekstrem, tekanan publik tuan rumah, serta sejumlah kesalahan defensif yang hampir merusak segalanya.

Di tengah situasi sulit itu, nama Fermin Lopez muncul sebagai penentu. Dua golnya di babak pertama menjadi fondasi utama kebangkitan Barcelona dan menjaga harapan mereka tetap hidup menjelang laga terakhir fase liga.

Suhu Minus Enam Derajat, Slavia Menggebrak Lebih Dulu

Fortuna Arena menyambut laga ini dengan suhu menggigit, mencapai -6 derajat Celcius. Kondisi tersebut langsung memengaruhi ritme permainan Barcelona yang sempat terlihat kaku di menit-menit awal.

Kesalahan awal Gerard Martin hampir berujung fatal ketika Tomas Chory melepaskan tembakan tipis melebar dari jarak dekat. Peringatan itu tidak dihiraukan dengan baik oleh lini belakang Blaugrana.

BACA JUGA: Gol Szoboszlai Buka Kemenangan! Liverpool Naik Ke Posisi 4 Klasemen Liga Champions: Malam Emas The Reds di Velodrome

Pada menit ke-10, Slavia Prague memecah kebuntuan. Berawal dari situasi sepak pojok, Tomas Holes melakukan flick cerdas, dan bola liar di tiang jauh disambar oleh Vasil Kusej untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

Gol tersebut menjadi gol pertama Slavia di Liga Champions setelah lima laga tanpa mencetak gol, sekaligus membakar semangat publik tuan rumah yang berharap banyak dari pertandingan ini.

Fermin Lopez Mengangkat Barca dari Tekanan

Tertinggal satu gol membuat Barcelona meningkatkan intensitas serangan. Frenkie de Jong mulai mengatur tempo, sementara Pedri dan Raphinha aktif mencari celah di antara rapatnya pertahanan Slavia.

Momentum perubahan datang pada menit ke-34. Serangan dari tengah lapangan disusun rapi, Frenkie de Jong mengirim umpan terobosan, dan Fermin Lopez menyambutnya dengan penyelesaian dingin ke tiang kanan gawang.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 dan menjadi titik balik permainan Barcelona.

Delapan menit kemudian, keajaiban kembali hadir dari kaki pemain muda Spanyol itu. Dari luar kotak penalti, Fermin melepaskan tembakan keras yang meluncur tanpa bisa dijangkau kiper Jindrich Stanek.

Skor berbalik menjadi 2-1 untuk Barcelona, dan Fermin kini mencatatkan gol kelimanya di Liga Champions musim ini.

Gol Bunuh Diri Lewandowski, Babak Pertama Berakhir Tanpa Kepastian

Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Menjelang turun minum, Slavia kembali memanfaatkan bola mati.

Dalam situasi sepak pojok, Robert Lewandowski yang berusaha menghalau bola justru salah mengantisipasi dan menyundul bola ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri tersebut membuat skor kembali imbang 2-2 pada menit ke-44.

Babak pertama ditutup dengan ketegangan tinggi. Barcelona unggul kualitas, tetapi rapuh dalam bertahan. Slavia berani menyerang, meski kalah penguasaan bola.

BACA JUGA: Persik Berburu Striker Haus Gol: Misi Macan Putih Menajamkan Lini Depan di Putaran Kedua

Babak Kedua Dimulai dengan Tekanan Total Barcelona

Memasuki paruh kedua, Barcelona langsung menekan. Pedri hampir mencetak gol hanya dalam satu menit pertama, sebelum Frenkie de Jong sempat membobol gawang Slavia yang kemudian dianulir karena offside.

Raphinha juga mendapat peluang emas, tetapi tembakannya melambung. Barcelona terus mendominasi, mencatatkan penguasaan bola 59 persen dan total 20 tembakan sepanjang laga.

Namun, masalah datang pada menit ke-61 ketika Pedri mengalami cedera hamstring dan harus digantikan oleh Dani Olmo.

Pergantian ini justru menjadi salah satu keputusan paling menentukan dalam pertandingan.

Dani Olmo Mengubah Arah Pertandingan dalam Tiga Menit

Hanya tiga menit setelah masuk lapangan, Dani Olmo langsung menunjukkan kualitasnya. Menerima bola di sisi kanan kotak penalti, ia melepaskan sepakan kaki kanan ke sudut atas gawang.

Gol indah itu membawa Barcelona kembali unggul 3-2 pada menit ke-63.

Gol Olmo membuat Slavia mulai kehilangan organisasi permainan. Barcelona semakin nyaman mengontrol tempo, meski tetap waspada terhadap serangan balik cepat tuan rumah.

Lewandowski Menebus Kesalahan, Rashford Jadi Pembeda

Pada menit ke-71, Barcelona akhirnya memastikan kemenangan. Marcus Rashford mengirim umpan datar tajam dari sisi kanan, dan Robert Lewandowski berada di posisi ideal untuk menyambut bola.

Striker asal Polandia itu tak menyia-nyiakan peluang, mengubah skor menjadi 4-2 sekaligus menebus kesalahan fatalnya di babak pertama.

Gol ini mematikan perlawanan Slavia. Sisa laga diwarnai sejumlah pergantian pemain dan kartu kuning untuk Frenkie de Jong, yang membuatnya harus absen di pertandingan berikutnya.

Statistik Menunjukkan Superioritas Barca, Meski Bertahan Masih Rapuh

Secara data, Barcelona memang lebih dominan. Barca menguasai bola di lapangan sebesar 59% sementara Slavia 41%. Sedakan tembakan ke arah gawang juga masih milik Barcelona dengan perbandingan 20:12.

Namun, kebobolan dua gol, satu di antaranya dari gol bunuh diri, menegaskan bahwa sektor pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Blaugrana.

Dua Gol Fermin Lopez Jaga Asa Barca Lolos Otomatis

Dengan kemenangan ini, Barcelona kini mencatatkan delapan kemenangan dari sembilan laga melawan klub Ceko di kompetisi Eropa.

Lebih penting lagi, dua Gol Fermin Lopez jaga asa Barca lolos otomatis ke babak 16 besar, dengan satu laga tersisa di fase liga.

Pada pertandingan terakhir, Barcelona akan menjamu Copenhagen di kandang sendiri, sebuah laga yang secara realistis bisa mereka menangkan untuk mengamankan posisi delapan besar.

BACA JUGA: Chelsea Tembus 8 Besar Klasemen Liga Champions Sementara: Gol Caicedo Hidupkan Mimpi Besar The Blues

Slavia Terhenti, Barca Tatap Fase Gugur dengan Percaya Diri

Bagi Slavia Prague, kekalahan ini membuat mereka hanya bisa bermain untuk gengsi di laga terakhir melawan Paphos di Siprus.

Sementara itu, Barcelona pulang dari Praha dengan tiga poin krusial, performa ofensif yang menjanjikan, dan satu pesan kuat: selama Fermin Lopez terus bersinar, peluang Blaugrana di Eropa masih terbuka lebar.

Dua Gol Fermin Lopez jaga asa Barca lolos otomatis, dan satu langkah terakhir kini akan menentukan masa depan Barcelona di Liga Champions musim ini.