Melaju ke semifinal Prancis Terbuka menjadi pencapaian luar biasa yang kembali diraih Mirra Andreeva pada Roland Garros 2026. Petenis muda asal Rusia itu tampil sangat dominan saat menyingkirkan Sorana Cirstea pada babak perempat final dengan skor telak 6-0, 6-3 hanya dalam waktu 56 menit.
Kemenangan impresif tersebut memastikan Andreeva kembali menembus semifinal Grand Slam untuk kedua kalinya dalam kariernya. Menariknya, pencapaian serupa juga pertama kali ia raih di Roland Garros dua tahun lalu.
BACA JUGA: Preview Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: The Atlas Lions Siap Ulangi Kejutan Besar
Andreeva Tampil Nyaris Sempurna
Bermain di Court Philippe-Chatrier dengan atap tertutup, Andreeva langsung menunjukkan kualitas terbaiknya sejak awal pertandingan.
Petenis berusia 19 tahun itu tampil agresif dan tidak memberikan kesempatan bagi Cirstea untuk mengembangkan permainan. Pada set pertama, Andreeva hanya kehilangan sembilan poin sepanjang enam gim dan tidak menghadapi satu pun break point.
Hasilnya, set pembuka berhasil disapu bersih dengan skor 6-0 hanya dalam waktu singkat.
“Saya sangat senang bisa kembali bermain di semifinal. Hari ini mungkin menjadi salah satu pertandingan terbaik saya sepanjang turnamen,” kata Andreeva seusai laga.
Sorana Cirstea Tak Mampu Keluar dari Tekanan
Cirstea yang berusia 36 tahun sebenarnya datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencapai perempat final Grand Slam untuk kedua kalinya dalam kariernya.
Namun, pengalaman sang petenis Rumania tidak cukup untuk menghentikan permainan agresif Andreeva.
BACA JUGA: Preview Timnas Brazil di Piala Dunia 2026: Misi Carlo Ancelotti Bawa Selecao Raih Gelar Keenam
Cirstea akhirnya memecah kebuntuan pada gim pertama set kedua. Kedua pemain sempat saling bertukar break hingga kedudukan imbang 3-3.
Sayangnya setelah itu Andreeva kembali meningkatkan intensitas permainan. Ia hanya kehilangan dua poin dalam tiga gim berikutnya sebelum menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 6-3.
Statistik Menunjukkan Dominasi Mutlak
Keunggulan Andreeva terlihat jelas dari statistik pertandingan.
Ia membukukan 18 winner dan hanya melakukan 17 unforced error. Sebaliknya, Cirstea hanya mampu mencatat empat winner dengan jumlah kesalahan sendiri yang sama, yakni 17 unforced error.
Selain itu, Andreeva juga sukses memanfaatkan seluruh enam peluang break point yang didapatkannya sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini menjadi kemenangan ke-34 Andreeva sepanjang musim 2026, terbanyak dibandingkan petenis putri lainnya hingga saat ini.
Tak hanya itu, ia juga mengoleksi kemenangan ke-20 di lapangan tanah liat musim ini, menjadikannya salah satu petenis paling konsisten di permukaan clay.
BACA JUGA: Daftar Pemain Liga Belanda yang Tampil di Piala Dunia 2026, Ajax dan PSV Jadi Penyumbang Terbanyak
Tantangan Berat Menanti di Semifinal
Pada babak semifinal, Andreeva akan menghadapi petenis Ukraina, Marta Kostyuk.
Laga tersebut akan berlangsung sengit karena Kostyuk memiliki catatan sempurna atas Andreeva sepanjang tahun 2026. Dari dua pertemuan sebelumnya musim ini, Andreeva selalu menelan kekalahan.
Meski demikian, performa luar biasa yang ia tunjukkan di perempat final membuat peluang Andreeva untuk membalas kekalahan tersebut terbuka lebar.
Dengan kepercayaan diri yang sedang tinggi serta permainan agresif yang semakin matang, Andreeva kini hanya berjarak satu kemenangan lagi untuk mencapai final Grand Slam pertamanya di Roland Garros.
Apabila mampu mempertahankan level permainan seperti saat menghadapi Cirstea, bukan tidak mungkin petenis remaja Rusia tersebut akan menjadi kandidat kuat juara Roland Garros 2026.






