Bayer Leverkusen Melaju Ke Babak 16 Liga Champions setelah menuntaskan misi dengan hasil imbang tanpa gol melawan Olympiacos pada leg kedua play-off fase gugur.
Hasil tersebut cukup bagi wakil Jerman untuk mengunci tiket berkat kemenangan 2-0 di leg pertama.
Bermain di BayArena, Bayer Leverkusen tampil disiplin dan solid. Mereka sukses meredam agresivitas tim tamu sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan atas klub Yunani di kompetisi Eropa menjadi lima pertandingan (3 menang, 2 imbang).
Bayer Leverkusen Melaju Ke Babak 16 Berkat Pertahanan Solid
Sejak menit awal, tuan rumah sebenarnya berpeluang membuka skor. Striker tajam Patrik Schick, yang mencetak dua gol di leg pertama, hampir kembali mencatatkan namanya di papan skor pada lima menit pertama.
Sundulan tipisnya masih melenceng tipis dari tiang jauh yang dikawal Konstantinos Tzolakis.
BACA JUGA: Bodo/Glimt Menang Sensasional, Inter Milan Jadi Korban Kejutan Besar Liga Champions
Setelah ancaman awal tersebut, Leverkusen memilih pendekatan lebih pragmatis. Tim asuhan Kasper Hjulmand membentuk blok pertahanan rapat saat Olympiacos mulai menguasai bola.
Meski sempat mendominasi penguasaan, raksasa Yunani itu kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Penjaga gawang Janis Blaswich nyaris tak mendapat ujian berarti sepanjang babak pertama.
Upaya Olympiacos Tak Membuahkan Hasil
Memasuki babak kedua, pelatih José Luis Mendilibar mencoba membangkitkan timnya. Olympiacos akhirnya mencatat tembakan tepat sasaran pertama melalui Gelson Martins dalam lima menit setelah restart.
Namun Blaswich sigap mengamankan bola dengan penyelamatan rendah yang solid.
BACA JUGA: Jadwal BRI Super League Hari Ini 24 Februari: Malut United vs Persija Panaskan Pekan ke-23!
Martins kembali mengancam setelah satu jam laga berjalan. Kali ini tembakan mendatarnya sempat berubah arah dan melebar tipis, hanya beberapa saat setelah Alex Grimaldo di kubu Leverkusen mengguncang mistar di ujung lapangan lainnya.
Meski terus mencoba menekan, Olympiacos terlihat kehilangan ketajaman di sepertiga akhir.
Leverkusen Nyaman Kontrol Laga
Memasuki menit-menit akhir, harapan comeback dramatis tim tamu semakin memudar. Upaya jarak jauh Lorenzo Scipioni bahkan melenceng jauh dari sasaran, menegaskan tumpulnya lini serang mereka malam itu.
Leverkusen sendiri tampil sangat disiplin dalam menjaga struktur permainan. Minimnya ancaman berarti membuat mereka relatif nyaman mengontrol tempo hingga peluit panjang berbunyi.
Clean sheet ini menjadi yang kelima bagi Leverkusen di kompetisi Eropa musim ini—sebuah catatan yang menegaskan kekuatan organisasi pertahanan mereka.
Hasil imbang tanpa gol sudah lebih dari cukup untuk memastikan langkah mereka ke fase berikutnya.
BACA JUGA: Bhayangkara Presisi Lampung FC Jaga Momentum, Henry Doumbia Siap Lanjutkan Tren Positif
Bayer Leverkusen Melaju Ke Babak 16 dengan penuh percaya diri dan kini menanti undian yang berpotensi mempertemukan mereka dengan rival domestik Bayern Munich atau pemuncak klasemen Premier League, Arsenal.
Dengan performa defensif yang konsisten dan efisiensi tinggi di dua leg, Leverkusen menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan sebagai kuda hitam Liga Champions musim ini.






