Langkah mantap ditunjukkan Putri Kusuma Wardani di panggung Indonesia Masters 2026. Bermain di hadapan publik sendiri, tunggal putri Indonesia itu berhasil menuntaskan rintangan pertama dengan penuh kendali.
Dalam duel berdurasi sekitar 45 menit, Putri KW menaklukkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun, dengan skor identik 21-15, 21-15, Rabu (21/1/2026).
Kemenangan ini bukan sekadar tiket menuju babak 16 besar. Lebih dari itu, laga ini memperlihatkan kematangan mental Putri, kemampuannya mengelola tekanan, serta konsistensi permainan di momen-momen krusial.
Awal Laga: Sempat Tersentak, Putri Langsung Menggila
Pertandingan dimulai dengan tensi tinggi. Putri Kusuma Wardani sempat kehilangan poin pertama, sebuah momen yang seolah menjadi alarm awal bahwa laga ini tidak akan mudah.
Namun, respons Putri sangat cepat dan tegas.
Setelah kecolongan satu angka, ia langsung mencetak sembilan poin beruntun hingga memimpin jauh 9-1. Dominasi di fase awal ini menunjukkan kesiapan Putri sejak bola pertama, baik dari sisi servis, reli, maupun ketenangan membaca arah permainan lawan.
Sung Shuo Yun berusaha keluar dari tekanan dengan mempercepat tempo dan mengubah pola serangan. Meski demikian, jarak poin yang terlanjur lebar membuat wakil Taiwan kesulitan mengejar.
Menjelang akhir gim pertama, Putri menjaga jarak aman di angka 19-14, hanya berjarak dua poin dari kemenangan set pembuka. Tanpa banyak drama, Putri mengunci gim pertama dengan solid.
BACA JUGA: Chou Tien Chen Lewati Hadangan Nhat Nguyen: Rival Abadi Jonatan Tampil Tanpa Ampun di Istora
Gim Kedua: Duel Lebih Ketat, Ujian Mental Dimulai
Memasuki gim kedua, dinamika pertandingan mulai berubah.
Putri kembali tertinggal lebih dulu, namun segera membalikkan keadaan menjadi 2-1. Sung sempat menyamakan kedudukan, tetapi Putri kembali menemukan ritme dan menutup interval dengan keunggulan 11-7.
Di fase ini, Putri terlihat lebih sabar. Ia tidak lagi memaksakan serangan cepat, melainkan memperpanjang reli dan menunggu kesalahan lawan. Strategi ini cukup efektif.
Keunggulan perlahan dijaga hingga mendekati akhir gim. Pada posisi 19-12, kemenangan tampak tinggal menunggu waktu. Namun, di sinilah ujian sesungguhnya datang.
Momen Genting: Tiga Poin Beruntun untuk Sung
Saat hanya membutuhkan dua poin lagi untuk mengakhiri laga, Putri justru kehilangan fokus sejenak.
Sung Shuo Yun memanfaatkan celah itu dengan mencetak tiga poin beruntun. Selisih yang semula nyaman mulai terpangkas, dan tekanan pun kembali meningkat.
Wakil Taiwan perlahan mendekat. Setiap reli menjadi lebih panjang, setiap poin terasa semakin mahal. Situasi ini menguji ketenangan Putri Kusuma Wardani.
Alih-alih panik, Putri memilih menahan tempo. Ia mengatur napas, memperbaiki servis, dan kembali bermain dengan pola aman. Keputusan itu terbukti tepat.
Penutup Matang: Match Point Berhasil Diamankan
Setelah sempat kecolongan beberapa angka, Putri akhirnya mendapatkan match point. Di momen penentuan, ia tampil dingin.
Satu reli terakhir dijalani dengan penuh perhitungan, hingga akhirnya Sung gagal mengembalikan bola dengan sempurna. Skor akhir 21-15, 21-15 pun tercatat di papan.
Putri Kusuma Wardani resmi lewati hadangan wakil Taiwan dan memastikan tempat di babak 16 besar Indonesia Masters 2026.
Statistik Kunci: Kemenangan Lewat Konsistensi
Meski tanpa angka detail reli, jalannya pertandingan menunjukkan beberapa poin penting:
- Putri unggul jauh di awal gim pertama dengan 9-1
- Menutup interval gim kedua dengan skor 11-7
- Sempat unggul 19-12 sebelum dikejar tiga poin beruntun
- Menang dua gim langsung dengan skor identik 21-15, 21-15
- Konsistensi di dua gim menjadi kunci utama.
Putri tidak pernah kehilangan kontrol penuh, meski sempat goyah di fase akhir gim kedua.
Menanti Lawan Berikutnya di Babak 16 Besar
Dengan kemenangan ini, Putri Kusuma Wardani berhak melangkah ke babak 16 besar. Ia kini tinggal menunggu pemenang laga antara: Tung Ciou Tong atau Huang Yu Hsun
Kedua calon lawan sama-sama berasal dari Taiwan, yang berarti Putri kemungkinan besar kembali menghadapi wakil dari negara yang sama.
Situasi ini menuntut Putri untuk segera mempelajari karakter lawan berikutnya, terutama dalam hal variasi pukulan dan ketahanan reli.
Makna Kemenangan: Modal Mental di Turnamen Rumah Sendiri
Bermain di turnamen level Super 500 seperti Indonesia Masters, apalagi di kandang sendiri, selalu menghadirkan tekanan ganda. Publik berharap besar. Ekspektasi tinggi. Setiap kesalahan terasa lebih berat.
Namun dari laga ini, satu hal terlihat jelas: Putri semakin matang secara mental. Ia tidak goyah ketika unggul jauh. Ia tidak runtuh saat lawan mulai mengejar. Ia tetap tenang ketika match point sempat tertunda.
Kemenangan ini menjadi modal penting, bukan hanya untuk babak 16 besar, tetapi juga untuk perjalanan panjangnya di musim 2026.
Putri Kusuma Wardani Lewati Hadangan Wakil Taiwan, Misi Baru Menanti
Langkah awal telah dilalui dengan baik. Putri Kusuma Wardani lewati hadangan wakil Taiwan bukan sekadar judul, melainkan potret kesiapan seorang atlet muda Indonesia untuk terus naik level.
Dari duel 45 menit yang penuh kontrol, konsistensi, dan ketenangan, Putri menunjukkan bahwa ia bukan hanya sekadar lolos, tetapi siap bersaing lebih jauh.
Babak 16 besar kini menanti. Dan dari Istora, harapan publik kembali menyala.






