Lazar Samardzic menjadi pahlawan saat Atalanta BC melakukan comeback spektakuler untuk menyingkirkan Borussia Dortmund dari Liga Champions. La Dea menang 4-1 di leg kedua dan memastikan agregat 4-3 dalam duel dramatis di New Balance Arena.
Kemenangan ini terasa istimewa karena Atalanta menjadi tim pertama sejak musim 2018/19 yang mampu membalikkan defisit dua gol di fase gugur Liga Champions.
Atmosfer di Bergamo pun meledak setelah penalti penentu tercipta pada detik terakhir pertandingan.
Lazar Samardzic Jadi Penentu di Momen Krusial
Dortmund sebenarnya datang dengan modal positif usai tampil konsisten di Bundesliga.
Namun keunggulan agregat mereka langsung tergerus cepat ketika tuan rumah tampil agresif sejak awal.
BACA JUGA: Tak Perlu Menang, Bayer Leverkusen Melaju Ke Babak 16 Usai Bikin Olympiacos Frustrasi
Baru lima menit laga berjalan, tekanan Atalanta membuahkan hasil. Setelah Nicola Zalewski memaksa penyelamatan gemilang dari Gregor Kobel, bola liar hasil umpan Lorenzo Bernasconi jatuh ke kaki Gianluca Scamacca yang dengan mudah menuntaskannya.
Atalanta terus menekan. Zalewski kembali mengancam dan memaksa Kobel bekerja keras sebelum melepas tembakan melengkung yang tipis melambung.
Dortmund sempat bangkit mendekati menit ke-30. Serhou Guirassy gagal memaksimalkan peluang sundulan, sementara Julian Brandt juga digagalkan oleh kiper Marco Carnesecchi.
Atalanta Balikkan Keadaan
Menjelang turun minum, keberuntungan memihak tuan rumah. Tembakan Davide Zappacosta berubah arah setelah mengenai Ramy Bensebaini, mengecoh Kobel dan membuat agregat semakin menipis.
Babak kedua berlangsung lebih seimbang. Mario Pasalic sempat mengancam, sementara Maximilian Beier membuang peluang emas ketika hanya menghantam tiang dari sudut sempit.
Momentum akhirnya sepenuhnya berbalik ke Atalanta. Pasalic menebus kegagalan sebelumnya dengan sundulan akurat memanfaatkan umpan Marten de Roon, membuat publik tuan rumah bergemuruh karena Atalanta unggul agregat.
BACA JUGA: Newcastle Segel Tiket 16 Besar Liga Champions Usai Hujani Qarabag dengan Gol
Drama VAR dan Penalti Penutup
Pelatih Niko Kovac mencoba mengubah keadaan dengan empat pergantian cepat. Upaya itu sempat membuahkan hasil ketika dua pemain pengganti bekerja sama.
Karim Adeyemi melakukan kombinasi satu-dua dengan Carney Chukwuemeka sebelum melepaskan tembakan melengkung ke pojok atas gawang, menghidupkan kembali harapan Dortmund.
Ketika laga tampak akan berlanjut ke perpanjangan waktu, drama terjadi di masa injury time.
Kobel kehilangan bola di luar kotak penalti dan memberi Atalanta peluang terakhir.
Dalam kemelut berikutnya, Bensebaini melakukan pelanggaran berbahaya terhadap Nikola Krstovic.
Setelah tinjauan VAR, wasit menunjuk titik putih sekaligus mengusir bek Dortmund tersebut.
Lazar Samardzic maju sebagai algojo dan dengan tenang menaklukkan Kobel pada sentuhan terakhir pertandingan, gol yang memastikan Dortmund tersingkir secara dramatis.
Kekacauan tak berhenti di situ, karena Nico Schlotterbeck juga menerima kartu merah dari bangku cadangan di tengah frustrasi tim tamu.
Atalanta Melangkah Penuh Percaya Diri
Kemenangan ini mengakhiri tren tiga kekalahan beruntun Atalanta di Liga Champions dengan cara yang paling dramatis.
BACA JUGA: Bodo/Glimt Menang Sensasional, Inter Milan Jadi Korban Kejutan Besar Liga Champions
La Dea kini menunggu hasil undian untuk mengetahui apakah mereka akan menghadapi Bayern Munich atau Arsenal di babak 16 besar.
Bagi Dortmund, kekalahan ini menjadi pelajaran pahit setelah keunggulan nyaman di leg pertama sirna begitu saja.






