Manchester United tersungkur berkat gol telat Osula dalam laga dramatis Premier League setelah Newcastle United yang bermain dengan 10 orang menang 2-1 di St James’ Park. Kekalahan ini sekaligus menjadi noda pertama bagi Manchester United di bawah asuhan Michael Carrick.
Hasil tersebut juga memperpanjang dominasi Newcastle di kandang atas Setan Merah, dengan empat kemenangan beruntun di Premier League saat menjamu rivalnya tersebut.
Awal Agresif Newcastle Kejutkan MU
Newcastle datang ke pertandingan dengan tekanan besar setelah hanya meraih satu kemenangan dari tujuh laga liga terakhir. Namun, mereka langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak menit awal.
Kieran Trippier hampir membuka skor ketika umpan silangnya membentur mistar. Bola liar kemudian disambar Lewis Hall, tetapi tembakannya masih melambung.
Dominasi tuan rumah berlanjut. Anthony Elanga melepaskan tembakan tipis di samping gawang, sebelum Joelinton merebut bola dari Casemiro dan memberi umpan kepada Harvey Barnes, yang juga gagal memaksimalkan peluang.
Manchester United sempat kesulitan keluar dari tekanan, tetapi perlahan mulai menemukan ritme permainan menjelang turun minum.
BACA JUGA: Nottingham Forest Tahan Man City 2-2, Harapan Juara The Citizens Kian Terancam
Drama Kartu Merah dan Penalti
Tim tamu mulai menciptakan peluang berbahaya. Kobbie Mainoo memaksa Aaron Ramsdale melakukan penyelamatan dari jarak jauh.
Tak lama kemudian, Matheus Cunha juga menguji kiper Newcastle, sementara Bryan Mbeumo gagal memanfaatkan bola muntah.
Petaka datang bagi Newcastle di masa injury time babak pertama ketika Jacob Ramsey menerima kartu kuning kedua akibat simulasi, membuat tuan rumah bermain dengan 10 orang.
Namun, situasi justru berbalik cepat. Newcastle mendapatkan penalti setelah Bruno Fernandes menjatuhkan Anthony Gordon di kotak terlarang. Gordon yang menjadi algojo sukses membawa tuan rumah unggul.
Keunggulan itu tidak bertahan lama. Manchester United langsung merespons lewat sundulan Casemiro memanfaatkan tendangan bebas Fernandes, membuat skor 1-1 saat jeda.
Newcastle Bertahan, MU Gagal Maksimal
Meski kalah jumlah pemain, Newcastle tampil berani di awal babak kedua dan bahkan sempat menguasai bola. Gordon kembali mengancam, tetapi tembakannya masih diamankan Senne Lammens.
Manchester United justru kesulitan memanfaatkan keunggulan pemain. Carrick mencoba mengubah keadaan dengan melakukan dua pergantian pada menit ke-60.
Newcastle hampir kembali unggul pada menit ke-66. Sepak pojok Sandro Tonali disambut sliding Gordon di tiang jauh, tetapi arah bola masih melebar tipis.
Memasuki 20 menit terakhir, MU mulai mendominasi. Bruno Fernandes memberi umpan matang kepada Leny Yoro, tetapi sundulan bek muda itu berhasil digagalkan Ramsdale.
Joshua Zirkzee juga mendapat peluang emas, namun kembali digagalkan kiper Newcastle yang tampil gemilang sepanjang laga.
BACA JUGA: Joao Pedro Cetak Hat-trick, Chelsea Hancurkan Aston Villa dan Dekati Zona Liga Champions
Man Utd Tersungkur Berkat Gol Telat Osula
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, drama besar terjadi di masa injury time. Tim tamu Manchester United terkejut berkat gol telat Osula yang masuk sebagai pemain pengganti.
Osula melakukan cutting dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan melengkung spektakuler ke sudut jauh gawang. Bola tak mampu dijangkau Lammens dan stadion langsung bergemuruh.
Gol menit ke-90 itu memastikan kemenangan 2-1 bagi Newcastle sekaligus menghentikan laju positif Manchester United di bawah Carrick.
Dampak untuk Kedua Tim
Kekalahan ini membuat Manchester United gagal memperkuat posisi mereka di zona empat besar. Tekanan kini meningkat bagi Carrick untuk segera membawa tim kembali ke jalur kemenangan.
Sebaliknya, Newcastle mendapatkan dorongan moral besar. Kemenangan ini menjadi yang pertama di kandang dalam hampir dua bulan dan bisa menjadi titik balik performa mereka di sisa musim.
Pertandingan di St James’ Park menghadirkan drama lengkap: kartu merah, penalti, hingga gol penentu di detik akhir.
BACA JUGA: Gol Tunggal Saka Bawa Arsenal Kokoh di Puncak, The Gunners Makin Dekat Gelar
Meski bermain dengan 10 orang, Newcastle menunjukkan semangat juang luar biasa.
Bagi Manchester United, kekalahan ini menjadi peringatan keras bahwa dominasi jumlah pemain tidak selalu menjamin kemenangan. Jika ingin tetap bersaing di papan atas, konsistensi harus segera mereka perbaiki.






