Turnamen BNP Paribas Open 2026 kembali menghadirkan pertandingan menarik di Indian Wells Tennis Garden, di mana Coco Gauff menunjukkan mental juaranya saat menghadapi Kamilla Rakhimova. Dalam duel putaran kedua yang berlangsung dalam kondisi angin kencang, akhirnya Coco Gauff melangkah ke babak ketiga Indian Wells setelah menang 6-3, 7-6(5).
Petenis unggulan keempat tersebut sempat menghadapi tekanan besar pada set kedua, namun berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk mengamankan kemenangan.
Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan impresif Gauff yang selalu berhasil meraih kemenangan di babak utama turnamen ini selama enam tahun berturut-turut.
Kemenangan tersebut membuka peluang bagi Gauff untuk melaju lebih jauh di salah satu turnamen paling bergengsi di kalender tenis dunia.
BACA JUGA: Sabalenka Raih Kemenangan ke-100, Aryna Sabalenka Melaju Ke Babak Ketiga Indian Wells
Coco Gauff Melangkah ke Babak Ketiga Indian Wells Setelah Duel Sengit
Pertandingan melawan Rakhimova berlangsung cukup menantang bagi Gauff. Meski berhasil mengamankan set pertama dengan skor 6-3, petenis Amerika Serikat itu harus bekerja keras pada set kedua.
Rakhimova sempat unggul 5-2 dan kemudian kembali memimpin 6-5, membuat pertandingan semakin menegangkan.
Namun Gauff menunjukkan ketenangan luar biasa dengan memaksakan set kedua berlanjut ke tie-break.
Dalam tie-break tersebut, Gauff menaikkan level permainannya dan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 7-6(5).
Match point diraih melalui aksi spektakuler ketika ia berhasil mengejar dropshot lawan sebelum menuntaskannya dengan smash keras.
Hasil ini memastikan Gauff melangkah ke putaran ketiga dan berpeluang menghadapi salah satu dari Alex Eala atau Dayana Yastremska.
Mental Juara Gauff Kembali Terlihat
Salah satu kekuatan utama Gauff dalam pertandingan ini adalah kemampuannya tampil maksimal di momen-momen krusial.
Sepanjang pertandingan, ia berhasil menyelamatkan 8 dari 13 peluang break point yang dimiliki Rakhimova.
Pada set pertama, momentum pertandingan sempat berada di pihak Rakhimova ketika ia berusaha menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Namun pada gim kedelapan, Gauff berhasil mempertahankan servisnya melalui dua reli panjang yang menguras tenaga.
Pukulan backhand passing shot yang tajam menjadi salah satu momen penting yang membalikkan momentum pertandingan ke pihak Gauff.
Mental kompetitif seperti ini membuatnya dikenal sebagai salah satu pemain yang paling sulit dikalahkan ketika pertandingan memasuki fase krusial.
BACA JUGA: Denis Shapovalov Tumbangkan Stefanos Tsitsipas di Indian Wells, Lolos Dramatis ke Putaran Kedua
Variasi Permainan Jadi Senjata Gauff
Selain kekuatan mental, Gauff juga menunjukkan variasi permainan yang sangat baik sepanjang pertandingan. Ia beberapa kali menggunakan slice backhand untuk mengubah ritme permainan dan membuat Rakhimova kesulitan membaca arah bola.
Sebagai pemain yang juga sukses di nomor ganda, Gauff tidak ragu untuk maju ke depan net ketika peluang terbuka.
Beberapa voli tajam berhasil ia eksekusi dengan baik untuk menambah tekanan kepada lawannya.
Kecepatan kaki dan insting bertahannya juga menjadi faktor penting. Gauff berkali-kali mampu menjangkau bola-bola sulit di sudut lapangan yang membuat Rakhimova frustrasi.
Dalam beberapa situasi, tekanan tersebut membuat Rakhimova melakukan kesalahan sendiri saat mencoba menyerang dari posisi netral.
Masalah Double Fault Masih Menghantui
Meski meraih kemenangan, Gauff masih harus memperbaiki satu aspek penting dalam permainannya, yakni double fault.
Sepanjang pertandingan, ia melakukan 10 double fault. Salah satunya bahkan terjadi pada saat tie-break yang hampir saja memberi keuntungan bagi lawannya.
Sepanjang musim ini, double fault memang menjadi salah satu kelemahan Gauff. Dalam statistik musim 2026, ia telah mencatat 86 double fault, hanya kalah dari Kimberly Birrell yang memiliki angka lebih tinggi.
Menariknya, meskipun memiliki servis yang cukup kuat, Gauff tidak mencatatkan satu pun ace dalam pertandingan melawan Rakhimova.
BACA JUGA: Joao Fonseca Tampil Impresif Di Indian Wells 2026, Bintang Muda Brazil Kembali Percaya Diri
Statistik Menarik dari Pertandingan
Kemenangan atas Rakhimova juga memperpanjang beberapa catatan positif bagi Gauff di level tur.
Berikut beberapa statistik penting:
- Gauff kini unggul 3-0 dalam rekor pertemuan melawan Rakhimova.
- Pada musim 2026, ia juga sudah mengalahkan Rakhimova di babak pertama Australian Open dengan skor 6-2, 6-3.
- Sejak awal musim 2020, Gauff menjadi salah satu dari empat pemain yang mencatat lebih dari 100 kemenangan di turnamen level WTA 1000 bersama Iga Swiatek, Aryna Sabalenka, dan Jessica Pegula.
- Rekor Gauff melawan pemain kualifikasi atau lucky loser di turnamen WTA 1000 kini menjadi 23 kemenangan dan 3 kekalahan.
- Sementara itu, Rakhimova kini memiliki rekor 1-10 melawan pemain Top 10 dunia.
Konsistensi Gauff di Indian Wells
Penampilan Gauff di Indian Wells juga menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu pemain elite dunia. Ia telah memenangkan setidaknya satu pertandingan di turnamen ini selama enam tahun berturut-turut.
Catatan tersebut membuatnya menjadi pemain ketiga termuda yang mencapai prestasi tersebut setelah dua legenda tenis, yaitu Caroline Wozniacki dan Lindsay Davenport.
Dengan performa yang terus meningkat dan pengalaman yang semakin matang, Gauff kini menjadi salah satu kandidat kuat untuk melangkah jauh di turnamen ini.
Tantangan Gauff Berikutnya Menanti
Di babak ketiga, Gauff berpotensi menghadapi pertandingan besar melawan Alexandra Eala atau Dayana Yastremska.
Kedua pemain tersebut dikenal memiliki gaya bermain agresif yang dapat memberi tantangan baru bagi Gauff.
Apalagi Eala saat ini sedang menjadi sorotan sebagai bintang muda yang sedang naik daun di dunia tenis.
Jika mampu mempertahankan ketenangan dan memperbaiki masalah servisnya, peluang Gauff untuk melaju ke babak yang lebih jauh di Indian Wells tetap terbuka lebar.






