Juara bertahan Paris Saint-Germain memperlihatkan dominasi kelas satu saat melakoni laga akbar fase liga UEFA Champions League (UCL). Bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad pada Kamis (15/10/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Luis Enrique tampil trengginas menghancurkan keangkeran markas The Citizens lewat kemenangan telak 4-2. Hasil ini sekaligus mencoreng catatan delapan kemenangan beruntun skuad besutan Enzo Maresca di semua ajang musim ini.
Pesta Tiga Gol Cepat Babak Pertama Runtuhkan Pertahanan City
Mengawali laga dengan kepercayaan diri tinggi usai menyapu bersih enam laga pembuka Premier League, pertahanan The Sky Blues justru dirobek dengan mudah oleh aliran umpan cepat tim tamu. Pada menit ke-13, melalui skema serangan balik dari ujung ke ujung lapangan, Desire Doue membuka keunggulan lewat sepakan mendatar akurat di tepi kotak penalti usai menerima sodoran Fabian Ruiz.
Hanya berselang dua menit, gawang Gianluigi Donnarumma kembali bergetar. Berawal dari umpan silang terukur Doue ke tiang jauh, Ousmane Dembele yang berdiri tanpa kawalan menyambar bola dengan sundulan terarah untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Penderitaan tuan rumah kian bertambah pada menit ke-32. Usai tandukan Achraf Hakimi sempat menghantam tiang gawang, Vitinha menyempurnakan operan tumit cerdik (flick) Warren Zaire-Emery dengan tembakan menyusur tanah ke pojok gawang. PSG menutup paruh pertama dengan keunggulan telak tiga gol tanpa balas diiringi keterkejutan suporter tuan rumah.
BACA JUGA: Hasil Arsenal vs Lille: Mengamuk Delapan Menit Babak Kedua, The Gunners Cukur Lille 3-0 di Emirates
Brace Bersejarah Haaland Dibalas Blunder Donnarumma
Memasuki babak kedua, Maresca merombak susunan pemain dengan melakukan pergantian rangkap tiga. Upaya tersebut sempat berbuah harapan pada menit ke-53 ketika umpan silang pemain pengganti Iliman Ndiaye disambar Erling Haaland menjadi gol penipis ketertinggalan. Gol tersebut menobatkan bomber asal Norwegia itu sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Manchester City di ajang Liga Champions.
Namun, asa comeback tuan rumah segera buyar sembilan menit berselang akibat blunder fatal mantan kiper PSG, Donnarumma. Antisipasi tangkapannya yang keliru atas sepakan Maghnes Akliouche membuat bola melambung ke udara sebelum mendarat masuk ke dalam garis gawang sendiri, mengubah skor menjadi 4-1 untuk Les Parisiens.
City terus menggempur dan sempat memperkecil kedudukan menjadi 2-4 pada menit ke-75 melalui sontekan kedua Haaland memanfaatkan umpan tarik Ayyoub Bouaddi. PSG sejatinya berpeluang menambah gol kelima pada menit ke-90, namun eksekusi penalti Ferran Torres gagal bersarang ke gawang. Kendati demikian, skor 4-2 tetap bertahan hingga laga bubar, mengukuhkan rekor 12 laga tak terkalahkan Les Parisiens di pentas tertinggi Eropa sekaligus menjadi kemenangan bersejarah perdana mereka di Stadion Etihad.
Statistik Pertandingan: Manchester City vs Paris Saint-Germain
| Kategori Statistik | Manchester City | Paris Saint-Germain |
| Skor Akhir | 2 | 4 |
| Penguasaan Bola | 54% | 46% |
| Total Tembakan | 27 | 15 |
| Peluang Emas (Big Chances) | 6 | 4 |
| Sentuhan di Kotak Penalti Lawan | 52 | 17 |
Daftar Pencetak Gol:
- Manchester City: Erling Haaland (53′, 75′)
- Paris Saint-Germain: Desire Doue (13′), Ousmane Dembele (15′), Vitinha (32′), Maghnes Akliouche (62′)






