Tenis  

Ditekan Remaja 19 Tahun, Aryna Sabalenka Tetap Menang! Mboko Tumbang di Australian Open

Ditekan Remaja 19 Tahun, Aryna Sabalenka Tetap Menang! Mboko Tumbang di Australian Open
Aryna Sabalenka - Dokumentasi IG: @wta

Aryna Sabalenka tetap menang meski dapat tekanan petenis muda asal Kanada dengan 2 Set langsung untuk memastikan langkahnya ke perempat final Australian Open 2026.

Petenis peringkat satu dunia itu tampil solid saat menundukkan unggulan ke-17, Victoria Mboko, dengan skor 6-1, 7-6(1) dalam laga yang berlangsung di Rod Laver Arena, Ahad (25/01/2026).

Kemenangan ini menandai kali keempat secara beruntun Sabalenka mencapai babak delapan besar turnamen Grand Slam pembuka musim tersebut.

Sejak awal pertandingan, Sabalenka menunjukkan kualitas dan pengalaman yang membedakannya dari lawan yang masih berusia 19 tahun itu.

Meski mengakui Mboko sebagai salah satu pendatang baru terbaik di WTA Tour musim 2025, Sabalenka langsung menekan dengan permainan agresif dan servis keras yang sulit dikembalikan.

BACA JUGA: Jadwal Tenis Australia Open Hari Ke-8: Sabalenka, Gauff, dan Alcaraz Berebut Tiket Perempat Final

Dominasi Awal Sabalenka di Set Pertama

Sabalenka membuka pertandingan dengan tempo tinggi dan nyaris tanpa cela. Ia dengan cepat merebut set pertama 6-1 hanya dalam waktu singkat.

Pukulan groundstroke bertenaga serta akurasi servis membuat Mboko kesulitan mengembangkan permainan.

Petenis asal Kanada itu beberapa kali mencoba memperpanjang reli, namun Sabalenka selalu mampu mengontrol poin-poin penting.

Memasuki set kedua, dominasi Sabalenka berlanjut. Juara Grand Slam dua kali itu bahkan sempat unggul jauh 4-1 dan tampak berada di jalur kemenangan mudah.

Namun, seperti yang terjadi pada laga-laga sebelumnya, konsentrasi Sabalenka sedikit menurun saat unggul besar.

Mboko Bangkit, Sabalenka Diuji di Set Kedua

Victoria Mboko mulai menemukan ritme permainan dan memanfaatkan celah yang muncul dari permainan Sabalenka.

Ia berhasil mematahkan servis lawannya dua kali, termasuk saat Sabalenka gagal mengonversi tiga match point pada kedudukan 5-4. Situasi ini membuat set kedua berjalan semakin ketat dan menegangkan.

Mboko bahkan nyaris memaksakan set penentuan ketika game ke-12 berjalan hingga deuce. Keberanian dan semangat juang Mboko menunjukkan mengapa ia dinobatkan sebagai WTA Newcomer of the Year 2025.

Namun, pengalaman Sabalenka kembali berbicara saat pertandingan harus ditentukan melalui tie-break.

BACA JUGA: Hasil Australia Open 2026 – Novak Djokovic Capai Round 4 Australia Open, Rekor Demi Rekor Mengiringi Langkah Sang Legenda

Aryna Sabalenka Tetap Menang Lewat Tie-break

Pada momen krusial tersebut, Aryna Sabalenka Tumbangkan Mboko 2 Set Langsung dengan performa luar biasa di tie-break. Ia mencetak empat winner dari enam poin awal dan menutup tie-break dengan skor telak 7-1.

Kemenangan ini memperpanjang rekor impresif Sabalenka yang kini tak terkalahkan dalam 20 tie-break set di ajang Grand Slam selama 18 bulan terakhir.

Usai pertandingan, Sabalenka memberikan pujian tinggi kepada Mboko. Ia mengaku terkesan dengan kualitas permainan dan mentalitas bertarung sang remaja, terlebih karena Mboko baru pertama kali tampil di Rod Laver Arena melawan petenis nomor satu dunia.

“Dia pemain yang luar biasa untuk usia yang sangat muda. Dia menekan saya dengan sangat keras hari ini,” ujar Sabalenka dalam wawancara di lapangan.

Sabalenka juga mengungkapkan bahwa kondisi matahari siang hari di Melbourne sempat menyulitkannya saat melakukan servis, yang turut membantu Mboko bangkit di set kedua.

Meski demikian, fokus dan ketenangan di momen penting menjadi kunci keberhasilannya menyelesaikan laga tanpa kehilangan set.

BACA JUGA: Hasil Australia Open 2026 – Iga Swiatek Butuh Tiga Set Menuju Putaran 4, Drama Tiga Set Warnai Langkah Sang Unggulan

Tantangan Berikutnya Menanti di Perempat Final

Di babak perempat final, Sabalenka akan kembali menghadapi lawan muda lainnya, unggulan ke-29 asal Amerika Serikat, Iva Jovic.

Jovic melaju ke delapan besar usai menang telak 6-0, 6-1 atas Yulia Putintseva dalam waktu kurang dari satu jam.

Laga tersebut akan menjadi ujian berikutnya bagi Sabalenka dalam upayanya mempertahankan performa konsisten dan mengejar gelar Australian Open.

Dengan kombinasi pengalaman, kekuatan mental, dan ketajaman di poin-poin penting, Sabalenka kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu favorit utama juara di Melbourne tahun ini.