Unggulan teratas Felix Auger-Aliassim membuka kampanyenya dengan penuh drama di Dubai Duty Free Tennis Championships 2026.
Petenis Kanada itu membutuhkan enam match point sebelum akhirnya memastikan kemenangan pada laga putaran pertama.
Pemain peringkat delapan dunia tersebut menyingkirkan Zhang Zhizhen dengan skor 6-3, 7-6(4) pada turnamen level ATP 500.
Hasil ini menjadi langkah awal penting dalam ambisinya melangkah lebih jauh dibanding musim lalu.
Tahun sebelumnya, Auger-Aliassime sukses mencapai final Dubai sebelum dikalahkan Stefanos Tsitsipas.
Dengan performa awal musim yang solid, ia kembali masuk daftar favorit juara.
Felix Auger-Aliassim Butuh Enam Match Point
Meski menang dua set langsung, pertandingan tidak berjalan mudah. Auger-Aliassime mengaku sempat frustrasi karena berulang kali gagal menutup pertandingan.
“Pada satu titik saya berhenti menghitung karena mulai terlalu membuat frustrasi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa secara mental situasi match point bisa menjadi jebakan bagi pemain.
Sepanjang laga, petenis berusia 25 tahun itu menunjukkan pertahanan solid. Ia berhasil menyelamatkan empat break point yang dihadapi, menurut data Infosys ATP Stats.
Namun drama terjadi di set kedua. Ia melewatkan dua match point saat return di gim 5-4 dan tiga peluang lagi pada kedudukan 6-5.
Beruntung, ia tampil sangat klinis saat tie-break untuk memastikan kemenangan.
Momentum Positif Usai Awal Musim Kuat
Performa Auger-Aliassime memang sedang menanjak. Sejak mundur dari pertandingan melawan Nuno Borges di Australian Open Januari lalu, ia bangkit dengan impresif.
Dalam 10 pertandingan terakhir, ia mencatat sembilan kemenangan. Petenis Kanada itu bahkan sukses mengangkat trofi di Open Sud de France sebelum menjadi runner-up di ABN AMRO Open.
Catatan tersebut mempertegas statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara di Dubai musim ini.
BACA JUGA: Tomas Martin Etcheverry Raih Gelar ATP Perdana Setelah Final Epik Yang Melelahkan di Rio Open 2026
Tantangan Berikutnya: Mpetshi Perricard
Pada babak kedua, Auger-Aliassime akan menghadapi petenis Prancis Giovanni Mpetshi Perricard. Lawannya itu sebelumnya memutus tren lima kekalahan beruntun di level tur.
Mpetshi Perricard lolos setelah mengalahkan wildcard Tunisia Moez Echargui melalui pertarungan ketat 7-6(3), 6-7(3), 7-6(4).
Duel babak kedua diprediksi akan menjadi ujian serius bagi unggulan teratas.
Draper Tampil Meyakinkan Saat Comeback
Selain drama Auger-Aliassime, hari pembuka juga diwarnai kemenangan impresif Jack Draper.
Petenis Inggris itu sukses mengalahkan semifinalis Dubai tahun lalu, Quentin Halys, dengan skor 7-6(8), 6-3.
Ini baru pertandingan level tur kedua Draper musim ini setelah ia menutup musim 2025 pasca US Open karena cedera.
“Rasanya sangat menyenangkan bisa kembali bertanding di depan penonton,” kata Draper. Ia mengakui permainannya belum sempurna, tetapi bangga dengan performa comeback tersebut.
Draper juga sebelumnya membantu timnya meraih kemenangan di ajang Davis Cup awal bulan ini, menandakan kondisinya semakin membaik.
Wawrinka Ukir Rekor Baru
Di pertandingan lain, juara Dubai 2016 Stan Wawrinka melanjutkan tren positif dengan kemenangan putaran pertama keenam berturut-turut. Ia mengalahkan Benjamin Hassan 7-5, 6-3.
Legenda Swiss Roger Federer yang merupakan pemegang rekor delapan gelar Dubai turut hadir menyaksikan laga tersebut.
Kemenangan ini juga membuat Wawrinka mencatat 10 kemenangan level tur sejak berusia 40 tahun, terbanyak di kelompok usia itu pada Era Terbuka.
BACA JUGA: Bungkam Tommy Paul, Sebastian Korda Juara Delray Beach Open 2026
Selanjutnya, Wawrinka akan menghadapi unggulan ketiga sekaligus juara 2023 Daniil Medvedev atau rising star Shang Juncheng.
Dengan awal yang penuh drama namun berakhir manis, perjalanan Auger-Aliassime di Dubai patut dinantikan.
Jika mampu menjaga konsistensi, ia berpeluang besar kembali melangkah jauh di turnamen ATP 500 ini.






