Jasmine Paolini menang mudah atas Aliaksandra Sasnovich menjadi salah satu cerita pembuka paling solid di hari pertama Australian Open 2026, Sabtu (18/01/2026).
Petenis putri Italia unggulan ketujuh itu tampil dominan sejak bola pertama dipukul, mengunci kemenangan dua set langsung dan mengirim sinyal kuat bahwa ia siap melangkah lebih jauh di Melbourne tahun ini.
Bermain di Rod Laver Arena, Paolini nyaris tak memberi ruang bagi Sasnovich untuk mengembangkan permainan.
Dalam laga yang berlangsung lugas dan efisien, petenis Italia tersebut menang 6-1, 6-2, memastikan tiket ke putaran kedua tanpa drama berarti.
Jasmine Paolini Tampil Tenang di Panggung Besar
Sejak awal pertandingan, Paolini menunjukkan ketenangan yang mencerminkan kematangannya sebagai petenis papan atas. Meski ini adalah laga pembuka Grand Slam, yang kerap menjadi jebakan bagi pemain unggulan, Paolini tampil fokus dan disiplin.
Servis pertamanya bekerja dengan baik, pukulan forehand-nya konsisten menekan, dan pergerakannya di baseline membuat Sasnovich terus berada dalam posisi bertahan.
Jasmine Paolini bahkan tidak pernah tertinggal sepanjang pertandingan, sebuah indikator betapa solidnya kontrol yang ia miliki atas jalannya laga.
Sasnovich, yang lolos ke undian utama lewat jalur kualifikasi, sempat mencoba memancing reli panjang. Namun, Paolini selalu menemukan cara untuk mengakhiri poin dengan efektif, baik melalui pukulan datar ke sudut lapangan maupun akselerasi mendadak di momen krusial.
Jalannya Pertandingan Jasmine Paolini vs Aliaksandra Sasnovich
Set Pertama Berjalan Satu Arah
Set pembuka langsung menggambarkan peta kekuatan pertandingan. Paolini mematahkan servis Sasnovich lebih awal dan terus menjaga tekanan.
Kesalahan sendiri Sasnovich mulai menumpuk, sementara Paolini tampil rapi dengan minim risiko.
Dalam 13 gim yang dimainkan sepanjang pertandingan, Paolini mencatatkan 10 winner, angka yang mencerminkan agresivitas terukur. Ia tidak terburu-buru, tetapi tahu kapan harus mengambil inisiatif.
Sasnovich sebenarnya sempat mendapatkan satu peluang break point di awal pertandingan. Namun Paolini menyelamatkannya dengan dingin, lalu justru mengamankan gim tersebut dan memperbesar keunggulan mental.
Set Kedua: Konsistensi Jadi Kunci
Memasuki set kedua, Sasnovich mencoba meningkatkan tempo dan lebih berani mengambil risiko. Ia sempat mencuri dua gim, namun setiap kali mendapatkan momentum kecil, Paolini selalu hadir dengan respons cepat.
Menariknya, dua gim yang dimenangkan Sasnovich di set kedua terjadi saat ia berhasil menyelamatkan break point. Namun selebihnya, Paolini kembali mendikte permainan.
Paolini membutuhkan empat match point untuk menutup laga. Meski sempat mendapat perlawanan kecil di gim terakhir, ia tetap tenang dan mengakhiri pertandingan dengan pukulan winner yang menegaskan dominasinya.
Modal Penting Menuju Putaran Kedua
Kemenangan ini terasa penting bukan hanya dari segi skor, tetapi juga secara psikologis. Paolini memulai musim 2026 dengan tampil di United Cup bersama tim Italia, dan performa di Australian Open ini menunjukkan transisi yang mulus dari ajang beregu ke Grand Slam.
Australian Open 2026 menjadi undian utama Grand Slam ke-25 dalam karier Paolini. Ia kini mencatatkan sembilan kemenangan beruntun di babak pertama turnamen major, sebuah rekor pribadi yang mempertegas konsistensinya di level elite.
Lebih dari itu, Paolini berharap bisa melampaui pencapaian terbaiknya di Melbourne, yakni menembus babak keempat. Dengan performa sebersih ini di laga pembuka, target tersebut terasa realistis.
Lawan Berat Menanti, Paolini Tetap Membumi
Meski menang meyakinkan, Paolini tetap memilih bersikap rendah hati. Ia menyadari bahwa pertandingan pembuka bukanlah cerminan keseluruhan turnamen.
Lawan-lawan yang lebih berat menanti di babak berikutnya, dengan tekanan yang juga akan meningkat.
Namun satu hal jelas: Paolini datang ke Australian Open 2026 dengan persiapan matang, kepercayaan diri tinggi, dan permainan yang semakin komplet. Kombinasi tersebut membuatnya layak diperhitungkan sebagai kuda hitam berbahaya di sektor putri.
Kemenangan atas Sasnovich bukan sekadar tiket ke putaran kedua, melainkan pernyataan awal. Di lapangan keras Melbourne, Paolini menunjukkan bahwa ia bukan hanya unggulan di atas kertas, tetapi juga pemain yang siap memikul ekspektasi besar.
BACA JUGA: Tak Mau Lihat Undian, Iga Swiatek Siap Tempur di Grand Slam Australian Open 2026
Awal yang Menjanjikan di Melbourne
Hari pertama Australian Open kerap penuh kejutan, namun bagi Jasmine Paolini menang mudah atas Aliaksandra Sasnovich merupakan proses yang berjalan sesuai rencana. Tanpa drama, tanpa kepanikan, dan dengan permainan yang efisien, ia menutup laga dengan senyum percaya diri.
Perjalanan masih panjang, tapi langkah awal ini memberi fondasi kuat. Jika Paolini mampu menjaga fokus dan konsistensi, Melbourne Park bisa menjadi panggung terbaiknya sejauh ini.
Statistik Pertandingan Jasmine Paolini vs Aliaksandra Sasnovich
Australian Open 2026 – Babak Pertama (R128) Lapangan Keras, Melbourne
| Statistik | Jasmine Paolini (ITA) | Aliaksandra Sasnovich |
|---|---|---|
| Peringkat Unggulan | 7 | – (Kualifikasi) |
| Skor Akhir | 6-1, 6-2 | – |
| Total Gim Dimenangkan | 12 | 3 |
| Ace | 3 | 1 |
| Double Fault | 0 | 4 |
| Winner | 10 | 9 |
| Unforced Error | 9 | 39 |
| Break Point Diperoleh | 10 | 1 |
| Break Point Dikonversi | 4 | 0 |
| Persentase Break Point | 40% (4/10) | 0% (0/1) |
| Set Poin Terlama | Set 2 | Set 2 |
| Durasi Pertandingan | ±65 menit | ±65 menit |






