Ben Shelton rebut tiket perempat final Australian Open 2026 setelah menampilkan permainan penuh determinasi saat menyingkirkan Casper Ruud.
Petenis muda Amerika Serikat itu sukses membalikkan keadaan dan menang empat set 3-6, 6-4, 6-3, 6-4 dalam laga babak keempat yang berlangsung di Rod Laver Arena, Senin waktu setempat.
Kemenangan ini mengantarkan Shelton kembali ke perempat final di Melbourne Park dan membuka jalan menuju duel besar melawan juara bertahan dua kali, Jannik Sinner.
Ini menjadi penampilan perempat final ketiga Shelton hanya dari empat partisipasinya di Australian Open.
Start Sulit, Shelton Bangkit dengan Permainan Agresif
Shelton sempat kesulitan di set pertama setelah Ruud tampil dominan melalui servis yang konsisten dan penempatan bola presisi.
Petenis Norwegia itu mampu mengendalikan tempo dan mengamankan set pembuka dengan skor 6-3.
Namun memasuki set kedua, Shelton mulai menemukan ritme permainan. Ia tampil lebih agresif, meningkatkan intensitas reli, dan memanfaatkan beberapa kesalahan servis Ruud di momen krusial.
Break penting di akhir set membuat Shelton menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Momentum tersebut menjadi titik balik. Di set ketiga dan keempat, Shelton tampil semakin percaya diri, mengombinasikan pertahanan solid dengan serangan eksplosif, terutama saat maju ke depan net.
Ben Shelton Rebut Tiket Perempat Final Berkat Dominasi di Net
Keberhasilan Ben Shelton rebut tiket perempat final tak lepas dari efektivitasnya saat bermain di depan net.
Berdasarkan catatan statistik, Shelton memenangkan 97 persen poin di net, yakni 29 dari 30 kesempatan, sebuah angka yang mencerminkan betapa klinisnya permainan petenis berusia 23 tahun itu.
Selain itu, Shelton juga tampil sangat stabil saat servis di set keempat. Ia hanya kehilangan tiga poin dalam gim servisnya, membuat Ruud kesulitan menemukan celah untuk kembali ke pertandingan.
Shelton menutup laga dengan penuh otoritas setelah bertanding selama dua jam 36 menit, sekaligus memastikan langkahnya ke delapan besar.
Atmosfer Melbourne Jadi Energi Tambahan
Usai pertandingan, Shelton mengaku atmosfer Australian Open menjadi salah satu faktor penting yang mendorong performanya.
Ia merasa sangat menikmati dukungan penonton yang penuh energi dan kerap memompa semangatnya di momen-momen sulit.
Menurut Shelton, turnamen di Melbourne memiliki tempat spesial dalam kariernya. Sejak pengalaman pertamanya, ia langsung jatuh cinta dengan Australian Open dan selalu menantikan kesempatan kembali tampil di sana.
Tantangan Berat Menanti: Duel Kontra Jannik Sinner
Di perempat final, Shelton akan menghadapi Jannik Sinner, petenis peringkat dua dunia sekaligus juara bertahan Australian Open.
Secara rekor pertemuan, Sinner unggul jauh dengan delapan kemenangan dari sembilan pertemuan.
Sinner juga pernah menyingkirkan Shelton di semifinal Australian Open musim lalu, membuat laga kali ini sarat nuansa balas dendam.
Shelton menyadari tantangan besar yang menantinya, namun menegaskan bahwa inilah momen yang ia tunggu.
Ia ingin kembali berada di panggung besar, memperbaiki kekurangan dari pertemuan sebelumnya, dan memberikan segalanya di lapangan.
Ruud Fokus ke Keluarga Usai Tersingkir
Sementara itu, kekalahan ini membuat langkah Casper Ruud terhenti di babak keempat Australian Open, pencapaian terbaiknya di Melbourne sejak 2021.
Usai turnamen, Ruud akan kembali ke Norwegia untuk fokus pada keluarga, menyusul kabar bahwa ia dan sang istri tengah menantikan kelahiran putri pertama mereka.






