Imran Nahumarury Pelatih Semen Padang FC Resmi Diumumkan, Misi Selamatkan Kabau Sirah dari Zona Degradasi

Imran Nahumarury Pelatih Semen Padang FC Resmi Diumumkan, Misi Selamatkan Kabau Sirah dari Zona Degradasi
Imran Nahumarury - Dokumentasi IG: @semenpadangfcid

Imran Nahumarury pelatih Semen Padang FC akhirnya resmi diumumkan oleh manajemen Kabau Sirah sebagai nahkoda baru tim pada Kamis (5/3/2026). Pengumuman ini sekaligus menandai babak baru bagi Semen Padang FC yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi di kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Melalui unggahan di akun Instagram resmi klub, manajemen menyambut kedatangan pelatih berlisensi AFC Pro tersebut dengan pesan singkat namun penuh harapan. “Welcome to Coach Imran Nahumarury at Semen Padang FC,” tulis klub dalam pengumuman resminya.

Kehadiran Imran Nahumarury diharapkan mampu memberikan perubahan signifikan bagi performa Semen Padang yang saat ini masih terpuruk di papan bawah klasemen liga.

Imran Nahumarury Pelatih Semen Padang FC, Nahkoda Ketiga Musim Ini

Penunjukan Imran Nahumarury Pelatih Semen Padang FC menjadikannya sebagai pelatih ketiga yang memimpin Kabau Sirah pada musim BRI Super League 2025/2026.

Sebelum Imran datang, kursi pelatih Semen Padang sempat diisi oleh Eduardo Almeida di awal musim.

BACA JUGA: Jadwal BRI Super League Malam Ini 6 Maret: Arema FC vs Bali United, Duel Panas di Kanjuruhan

Setelah itu posisi tersebut diambil alih oleh Dejan Antonic yang bergabung pada Oktober 2025.

Namun performa tim yang belum menunjukkan peningkatan signifikan membuat manajemen akhirnya mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan Dejan Antonic.

Manajemen klub pun bergerak cepat mencari sosok yang nampaknya mampu menyelamatkan tim dari ancaman degradasi, dan pilihan akhirnya jatuh kepada Imran Nahumarury.

Pelatih berpengalaman tersebut memiliki rekam jejak cukup baik di kompetisi sepak bola Indonesia.

Rekam Jejak Imran Nahumarury di Liga Indonesia

Nama Imran Nahumarury sebenarnya sudah tidak asing lagi di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Sebelum bergabung dengan Semen Padang, ia merupakan pelatih Malut United FC pada musim BRI Liga 1 2024/2025.

Pada musim tersebut, Imran sukses mencatat prestasi impresif dengan membawa Malut United finis di posisi ketiga klasemen akhir.

Tim berjuluk Laskar Kie Raha itu mengoleksi total 57 poin sepanjang musim. Mereka hanya kalah bersaing dari Persib Bandung yang menjadi juara dengan 69 poin dan Dewa United yang menempati posisi kedua dengan 61 poin.

Keberhasilan tersebut membuat reputasi Imran Nahumarury semakin diperhitungkan di kancah sepak bola nasional.

Pengalaman serta strategi yang dimiliki pelatih berusia 46 tahun itu diharapkan mampu membantu Semen Padang memperbaiki performa tim dalam sisa musim ini.

Tantangan Berat Menanti di Semen Padang

Meski memiliki reputasi yang cukup baik, Imran Nahumarury akan menghadapi tantangan besar bersama Semen Padang FC.

Saat ini Kabau Sirah masih berada di posisi ke-17 klasemen sementara BRI Super League. Dari total 24 pertandingan yang sudah mereka mainkan, Semen Padang baru mampu mengumpulkan 17 poin.

Catatan tersebut membuat tim kebanggaan masyarakat Sumatera Barat itu masih terjebak di zona degradasi.

Dengan hanya menyisakan 10 pertandingan hingga akhir musim, Imran Nahumarury harus bekerja keras untuk memperbaiki performa tim serta mengangkat posisi Semen Padang di klasemen.

BACA JUGA: Klasemen BRI Super League Usai Laga Persik vs PSBS: Persik Kediri Naik, PSBS dan Persis Terancam Degradasi

Laga Perdana Lawan PSBS Biak

Tantangan pertama Imran Nahumarury sebagai pelatih Semen Padang akan datang pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026.

Berdasarkan jadwal, Semen Padang akan bertandang ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, untuk menghadapi PSBS Biak pada Senin (9/3/2026).

Pertandingan tersebut akan menjadi ujian awal bagi Imran dalam membuktikan kualitasnya sebagai pelatih.

Kemenangan tentu menjadi target utama agar Semen Padang dapat memperbaiki posisi mereka di klasemen sekaligus meningkatkan kepercayaan diri tim.

Hasil Imbang Lawan PSIM Jadi Pemicu Pergantian Pelatih

Pergantian pelatih di Semen Padang tidak lepas dari hasil kurang memuaskan yang telah tim raih pada pekan sebelumnya.

Pada laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026, Semen Padang hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Haji Agus Salim, Padang.

Padahal pada pertandingan tersebut Semen Padang memiliki keuntungan besar setelah PSIM harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-38.

Gelandang PSIM, Fahreza Sudin, mendapatkan kartu merah usai melakukan pelanggaran keras.

Meski unggul jumlah pemain, Semen Padang gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol hingga pertandingan berakhir.

Hasil imbang tersebut akhirnya menjadi salah satu alasan manajemen untuk mengakhiri kerja sama dengan Dejan Antonic.

Perpisahan dengan Dejan Antonic

Melalui akun media sosial resmi klub, manajemen Semen Padang juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dejan Antonic atas kontribusinya selama menangani tim.

“Thanks Coach Dejan Antonic. All the best, Coach! Keep doing great things,” tulis klub dalam unggahan yang disertai foto sang pelatih.

Manajemen menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil pertimbangan serta diskusi bersama jajaran komisaris dan penasihat tim.

Dejan Antonic sendiri sebenarnya baru bergabung dengan Semen Padang pada Oktober 2025 setelah menggantikan Eduardo Almeida.

Namun dalam periode tersebut tim belum mampu menunjukkan performa yang konsisten.

Harapan Baru bagi Kabau Sirah

Kini harapan baru berada di tangan Imran Nahumarury. Pengalaman serta pendekatan taktik yang ia miliki hendaknya juga mampu membawa perubahan bagi Semen Padang.

Selain memperbaiki performa tim, Imran juga hendaknya mampu meningkatkan mentalitas para pemain agar mampu bersaing di setiap pertandingan.

BACA JUGA: Hasil BRI Super League Tadi Malam: Persik Tekuk PSBS 2-1, Persijap Ditahan Persis

Dengan sisa kompetisi yang semakin sedikit, setiap poin akan sangat berharga bagi Kabau Sirah dalam upaya mereka bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Para pendukung Semen Padang tentu berharap kedatangan Imran Nahumarury dapat menjadi titik balik kebangkitan tim kebanggaan mereka.