Jika Banding Ditolak, Berikut Ini Potensi Sanksi Mengerikan bagi Man City: Pengurangan Poin Hingga Degradasi Paksa

Jika Banding Ditolak, Berikut Ini Potensi Sanksi Mengerikan bagi Man City Pengurangan Poin Hingga Degradasi Paksa
Manchester City - Dokumentasi IG: @mancity

Masa depan sang raksasa sepak bola Inggris, Manchester City, kini berada di ujung tanduk. Pasalnya komisi independen telah menyatakan mereka bersalah atas dakwaan manipulasi laporan keuangan. Kendati kubu The Citizens telah mendaftarkan banding resmi guna menganulir vonis tersebut, bayang-bayang hukuman berat tetap mengintai.

Apabila upaya banding tersebut mentok dan ditolak mentah-mentah oleh panel arbitrase, otoritas kompetisi telah menyiapkan instrumen sanksi paling keras dalam sejarah Premier League.

BACA JUGA: Skandal Finansial Man City Memanas: Sosok Kunci Football Leaks Rui Pinto Dapat Perlindungan Aparat Polisi Portugal

Ancaman Pengurangan Poin Masif dan Degradasi Paksa

Berdasarkan aturan tata kelola kasta tertinggi Inggris, panel yudisial memegang kekuasaan tanpa batas (unlimited power) untuk menetapkan bentuk hukuman. Skenario yang paling realistis adalah pemotongan poin dalam jumlah luar biasa ekstrem.

Berbeda dengan kasus pelanggaran tunggal yang menimpa Everton atau Nottingham Forest. Besarnya skala perkara City, yang mencakup lebih dari 100 dakwaan selama sembilan musim. Dan ini memungkinkan pengurangan antara 30 hingga 60 poin, baik akan mereka terima seketika maupun secara bertahap di musim berikutnya.

Langkah yang lebih radikal adalah pencoretan langsung dari keanggotaan kasta tertinggi (expulsion). Jika opsi pemecatan ini dieksekusi, Manchester City tidak hanya sekadar turun kasta ke Divisi Championship, melainkan berisiko terlempar jauh ke kompetisi kasta bawah non-liga (National League) apabila operator liga sepak bola Inggris (EFL) menolak menampung mereka secara otomatis.

BACA JUGA: Jadwal Liga Spanyol Pekan ke-8, 10-13 Oktober: Rekor Sempurna Barcelona Diuji Getafe, Real Madrid Hadapi Villarreal

Embargo Bursa Transfer dan Pencopotan Trofi Juara

Selain pukulan telak di tabel klasemen, sektor operasional skuad Manchester Biru terancam lumpuh total lewat sanksi larangan mendaftarkan pemain anyar (transfer embargo).

Komisi independen berhak membekukan aktivitas belanja klub dalam beberapa jendela transfer berturut-turut demi memulihkan keadilan kompetisi finansial.

Sanksi administratif lainnya yang mencuat ke permukaan adalah wacana pencopotan gelar juara (title stripping). Mengingat rentang dakwaan terjadi pada kurun 2009 hingga 2018, tiga trofi liga yang mereka rengkuh pada periode kepelatihan Roberto Mancini dan Manuel Pellegrini terancam batal.

BACA JUGA: Jelang Tandang ke Liverpool: Man City Dihantam Badai Sanksi Finansial, Anfield Siapkan Teror Panas

Tambahan ancaman denda fantastis bernilai ratusan juta poundsterling yang menghantui The Citizens, penolakan banding tentu bakal meruntuhkan hegemoni dominasi Manchester City di panggung sepak bola modern.