Iga Swiatek dan Naomi Osaka sukses mengamankan tempat di babak keempat Rome Open 2026 setelah sama-sama meraih kemenangan dominan pada Ahad (10/5/2026) malam WIB.
Swiatek tampil luar biasa saat menghancurkan Elisabetta Cocciaretto dengan skor telak 6-1, 6-0 hanya dalam 65 menit. Sementara itu, Osaka juga menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan unggulan ke-19, Diana Shnaider, 6-1, 6-2.
Hasil tersebut membuat dua juara Grand Slam itu akan saling berhadapan pada babak 16 besar Rome Open dalam salah satu duel paling dinantikan di turnamen tahun ini.
Mengamankan Tempat di Babak Keempat dengan Dominasi Total
Iga Swiatek kembali menunjukkan kualitasnya sebagai spesialis lapangan tanah liat. Juara tiga kali Rome Open itu langsung mengambil kendali pertandingan sejak awal melawan Cocciaretto.
BACA JUGA: Andrea Pellegrino Ukir Sensasi di Rome Open, Berpeluang Hadapi Jannik Sinner
Swiatek mencetak break cepat dan terus menekan lawannya lewat permainan agresif dari baseline. Set pertama berhasil ia amankan dengan skor 6-1 sebelum ia melanjutkan dominasi penuh di set kedua.
Petenis Polandia itu bahkan memenangkan sembilan game terakhir secara beruntun. Meski Cocciaretto sempat mendapat perawatan medis dan mencoba memberikan perlawanan di akhir pertandingan, Swiatek tetap tampil solid hingga memastikan kemenangan straight set.
“Saya hanya ingin tetap fokus dengan permainan saya sendiri apa pun skornya,” ujar Swiatek usai pertandingan.
Swiatek menutup laga dengan 17 winner dan hanya melakukan 11 unforced error. Ia juga memenangkan 72 persen poin dari servisnya, statistik yang menunjukkan betapa dominannya performa sang mantan nomor satu dunia.
Naomi Osaka Tampil Tajam di Roma Terbuka
Tak kalah impresif, Naomi Osaka tampil sangat meyakinkan saat menghadapi Diana Shnaider. Petenis Jepang itu hanya membutuhkan waktu 54 menit untuk mengamankan kemenangan 6-1, 6-2.
BACA JUGA: Linda Noskova Hentikan Oleksandra Oliynykova dan Lolos ke Babak 16 Besar Rome Open 2026
Osaka tampil agresif sejak awal laga dan nyaris tidak memberi kesempatan bagi Shnaider untuk berkembang. Permainan backhand dan servis keras miliknya menjadi senjata utama yang membuat lawannya kesulitan sepanjang pertandingan.
Seperti Swiatek, Osaka juga unggul cepat 5-1 di set pertama sebelum menutup set tersebut hanya dalam 24 menit.
Memasuki set kedua, Osaka tetap mempertahankan intensitas permainan. Ia beberapa kali mencetak winner spektakuler, termasuk backhand winner dari luar lapangan yang menjadi salah satu poin terbaik pertandingan.
Kemenangan ini membuat Osaka melaju ke babak keempat Rome Open untuk ketiga kalinya secara beruntun sekaligus menjaga peluang menuju perempat final pertamanya di Roma sejak 2019.
Duel Besar Swiatek vs Osaka Kembali Tersaji
Pertemuan antara Swiatek dan Osaka di babak keempat tentunya akan menjadi laga besar yang paling dinanti publik tenis dunia. Kedua pemain memiliki total 10 gelar Grand Slam dan sudah beberapa kali terlibat duel sengit di level tertinggi.
BACA JUGA: Sorana Cirstea Tumbangkan Petenis Nomor 1 Dunia Aryna Sabalenka di Rome Open 2026
Swiatek saat ini unggul head-to-head 2-1 atas Osaka. Pertemuan terakhir keduanya terjadi di French Open 2024 dalam pertandingan klasik yang dimenangkan Swiatek setelah menyelamatkan match point.
Swiatek mengaku sudah memahami kualitas permainan Osaka dan menyadari bahwa pertandingan nanti tidak akan mudah.
“Dia pemain hebat. Kami pernah menjalani pertandingan yang sangat sulit di Roland Garros, jadi saya tahu apa yang bisa dia tampilkan,” kata Swiatek.
Rome Open 2026 Semakin Memanas
Dengan performa dominan yang kedua pemain tersebut tampilkan, duel Swiatek melawan Osaka akan menjadi salah satu pertandingan terbaik di Roma Terbuka 2026.
Swiatek ingin mempertahankan dominasinya di lapangan tanah liat Roma, sementara Osaka mulai menunjukkan performa terbaiknya kembali setelah beberapa musim naik turun.
Siapa pun yang memenangkan pertandingan nanti akan semakin dekat menuju perebutan gelar bergengsi di ibu kota Italia tersebut.






