Jannik Sinner langsung menunjukkan respons positif setelah kegagalan pahit di Australian Open dengan kemenangan meyakinkan pada debutnya di Qatar ExxonMobil Open 2026.
Petenis Italia itu tampil solid untuk menumbangkan Tomas Machac 6-1, 6-4 pada babak pertama turnamen ATP 500 di Doha, Senin (16/2/2026) malam WIB.
Kemenangan dalam waktu 70 menit tersebut menjadi sinyal kebangkitan Sinner setelah dua pekan lalu tersingkir dramatis dalam laga lima set melawan Novak Djokovic di semifinal Australian Open.
Kini, ia kembali menemukan ritme terbaiknya di lapangan keras Doha.
BACA JUGA: Fantastis, Usia Baru 19 Tahun, Victoria Mboko Resmi Tembus Top 10 WTA Petenis Putri Dunia
Jannik Sinner Tampil Dominan di Doha
Sebagai unggulan kedua, Jannik Sinner tampil sangat efisien sepanjang pertandingan.
Berdasarkan statistik resmi ATP, ia hanya kehilangan enam poin saat melakukan servis, angka yang menunjukkan dominasi luar biasa.
Meski kondisi angin cukup menyulitkan, Sinner mampu beradaptasi dengan cepat. Ia bahkan sempat membuang tiga match point saat melakukan pengembalian servis di gim kesembilan set kedua.
Namun, ketenangannya tetap terjaga dan ia akhirnya menutup laga dengan servis keras yang tak mampu dibalas Machac.
“Hari ini sedikit lebih sulit karena angin, tapi saya merasa baik secara fisik dan siap menghadapi tantangan berikutnya,” ujar Sinner usai pertandingan.
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkannya di level ATP 500 menjadi 11 pertandingan, setelah sebelumnya meraih gelar di Beijing dan Wina pada Oktober lalu.
Peluang Duel Panas dengan Alcaraz
Turnamen Doha kali ini juga diikuti oleh rival beratnya, Carlos Alcaraz, yang berstatus unggulan pertama.
Dominasi Sinner dan Alcaraz di turnamen yang mereka ikuti bersama menjadi sorotan utama dalam dua musim terakhir.
Sejak kemenangan Andrey Rublev di Madrid pada Mei 2024, belum ada pemain lain yang mampu meraih gelar turnamen level tur ketika Sinner dan Alcaraz berada dalam satu undian yang sama.
Dengan performa solid di babak pertama, peluang terjadinya duel blockbuster antara Sinner dan Alcaraz kembali terbuka lebar di Doha.
Lawan Berikutnya: Alexei Popyrin
Di babak kedua, Sinner akan menghadapi Alexei Popyrin. Petenis Australia itu melaju usai mengalahkan wildcard tuan rumah Mubarak Shannan Zayid dengan skor telak 6-0, 6-2.
Secara peringkat dan performa, Sinner tetap difavoritkan. Saat ini ia menempati posisi No. 2 dunia dalam PIF ATP Rankings dan menunjukkan konsistensi luar biasa di lapangan keras.
BACA JUGA: Usai Tembus Top 10 Dunia, Cedera Siku Datang, Victoria Mboko Mundur dari Dubai Championships 2026
Medvedev dan Bintang Lain Ikut Melaju
Selain Sinner, mantan juara Doha Daniil Medvedev juga memastikan tiket babak kedua. Medvedev bangkit dari kekalahan awal di Rotterdam dengan kemenangan 6-4, 6-2 atas Shang Juncheng.
Turnamen ini memang menghadirkan sejumlah mantan juara, termasuk Rublev dan Karen Khachanov, yang turut meramaikan persaingan.
Sementara itu, dua pemain muda berbakat, Jakub Mensik dan Arthur Fils, juga sukses melaju ke babak kedua lewat kemenangan tiga set yang dramatis.
Modal Besar Menuju Tantangan Lebih Berat
Kemenangan meyakinkan di laga pembuka memberi suntikan kepercayaan diri besar bagi Sinner.
Setelah kekecewaan di Melbourne, Doha menjadi panggung pembuktian bahwa ia tetap berada di jalur perebutan gelar besar musim ini.
Secara fisik, Sinner mengaku berada dalam kondisi prima. Konsistensi servis, agresivitas dari baseline, serta ketenangan dalam momen krusial menjadi modal penting menghadapi lawan-lawan berikutnya.
Jika mampu mempertahankan level permainan seperti ini, peluangnya untuk kembali mengangkat trofi ATP 500 sangat terbuka.
Kebangkitan cepat Jannik Sinner di Doha memperlihatkan mental juara yang sesungguhnya.
Dari kekalahan menyakitkan di Grand Slam menuju performa dominan di ATP 500, Sinner menegaskan bahwa ia masih menjadi salah satu kandidat terkuat peraih gelar musim 2026.






