Jannik Sinner menang mudah lawan rekan senegaranya menjadi headline utama dari laga babak keempat Australian Open 2026.
Petenis unggulan kedua itu tampil solid untuk menyingkirkan kompatriotnya, Luciano Darderi pada Senin (26/01) siang WIB, lewat kemenangan straight set 6-1, 6-3, 7-6(2), sekaligus mengamankan tiket ke perempat final di Melbourne.
Meski sempat mendapat tekanan di set ketiga, Sinner menunjukkan mental juara dengan menutup pertandingan tanpa harus melanjutkan laga ke set keempat.
Hasil ini memperpanjang langkah mulus sang juara bertahan dua kali di turnamen Grand Slam pembuka musim tersebut.
Dominasi Sinner Sejak Awal Pertandingan
Sejak set pertama, Sinner langsung mengambil alih kendali permainan. Permainan baseline yang agresif dipadu servis tajam membuat Darderi kesulitan mengembangkan strategi.
Set pembuka pun berakhir cepat dengan skor 6-1, mencerminkan dominasi penuh petenis peringkat dua dunia tersebut.
Memasuki set kedua, pola pertandingan tidak banyak berubah. Sinner tetap konsisten menekan lewat reli panjang dan penempatan bola presisi.
Darderi mencoba meningkatkan tempo permainan, namun tetap gagal menandingi intensitas Sinner yang menutup set kedua dengan kemenangan 6-3.
Jannik Sinner Menang Mudah Lawan Rekan Senegaranya Meski Sempat Tertekan
Jannik Sinner menang mudah lawan rekan senegaranya kembali terbukti pada set ketiga, meski kali ini Darderi sempat memberi perlawanan sengit.
Petenis muda Italia tersebut meningkatkan agresivitas dan menciptakan peluang break di kedudukan 4-4, bahkan sempat unggul 2-0 di tie-break.
Namun, pengalaman dan ketenangan Sinner menjadi pembeda. Ia merespons tekanan dengan luar biasa, merebut tujuh poin beruntun di tie-break untuk memastikan kemenangan 7-6(2).
Momen tersebut menegaskan kualitas Sinner dalam situasi krusial, sekaligus memupus harapan kebangkitan Darderi.
Usai pertandingan, Sinner mengakui bahwa menghadapi rekan senegara menghadirkan tantangan tersendiri.
Meski demikian, ia bersyukur mampu menuntaskan laga dalam tiga set dan menjaga kondisi fisiknya tetap prima.
Statistik Impresif dan Rekor Sempurna
Kemenangan atas Darderi memperpanjang rekor sempurna Sinner saat menghadapi sesama petenis Italia di level tur ATP.
Hingga kini, ia mencatatkan rekor 18-0 tanpa kekalahan melawan kompatriotnya.
Dalam laga berdurasi dua jam sembilan menit tersebut, Sinner tampil efisien dengan torehan 46 winner, termasuk 19 ace.
Performa servis yang stabil menjadi salah satu kunci utama, sekaligus menjawab keraguan soal kondisi fisiknya setelah sempat mengalami kram pada laga sebelumnya.
Keberhasilan ini juga menandai perempat final Australian Open keempat bagi Sinner.
Ia kini sejajar dengan nama-nama besar seperti Grigor Dimitrov, Kei Nishikori, dan Stefanos Tsitsipas sebagai pemain aktif dengan jumlah penampilan terbanyak di fase tersebut.
Menanti Lawan Berikutnya di Melbourne
Di perempat final, Sinner akan menghadapi pemenang laga antara Ben Shelton dan Casper Ruud.
Kemenangan di laga tersebut berpotensi membuka jalan menuju semifinal yang sarat gengsi, sekaligus menjaga peluang Sinner mencetak sejarah sebagai petenis ketiga yang mampu meraih tiga gelar Australian Open secara beruntun, menyusul Novak Djokovic.
Sinner sendiri mengaku puas dengan perkembangan permainannya, terutama pada aspek servis.
Ia menilai perubahan kecil pada teknik servisnya membuat permainan menjadi lebih stabil dan percaya diri memasuki fase krusial turnamen.
Dengan performa konsisten dan mental yang semakin matang, Sinner kembali menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi salah satu kandidat terkuat juara Australian Open musim ini.






