Adnan/Indah Juara Ganda Campuran Thailand Masters 2026 Usai Menangi Final Dramatis Sesama Indonesia

AdnanIndah Juara Ganda Campuran Thailand Masters 2026 Usai Menangi Final Dramatis Sesama Indonesia
Pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil sukses menaklukkan kompatriot mereka, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, dalam partai final di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, Ahad (1/2/2026).

Adnan/Indah juara ganda campuran Thailand Masters 2026 ini. Pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil sukses menaklukkan kompatriot mereka, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, dalam partai final yang berlangsung sengit.

Duel sesama wakil Indonesia ini berakhir dengan skor 21-18, 19-21, dan 17-21 untuk keunggulan Adnan/Indah, dimana pertandingan tersebut digelar di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, Ahad (1/2/2026).

Pertemuan dua ganda campuran Merah Putih tersebut menghadirkan laga penuh tensi tinggi.

Sejak awal pertandingan, kedua pasangan tampil agresif dan saling berbalas poin, membuat final Thailand Masters 2026 berjalan menarik hingga gim penentuan.

BACA JUGA: Leo/Bagas Juara Ganda Putra Thailand Masters 2026 Usai Menangi All Indonesian Final

Gim Pertama: Bobby/Melati Unggul Tipis di Tengah Pertarungan Ketat

Gim pembuka langsung diwarnai pertarungan ketat. Bobby/Melati dan Adnan/Indah saling bergantian memimpin perolehan angka hingga interval.

Pada masa jeda, Bobby/Melati berhasil mengamankan keunggulan tipis 11-10 setelah pukulan Indah menyangkut di net.

Selepas interval, laga semakin memanas. Bobby sempat mengajukan challenge terkait keputusan servis wasit.

Namun, tayangan ulang menunjukkan bola servisnya memang belum masuk area permainan lawan, membuat skor kembali imbang 11-11.

Tak ingin larut dalam situasi tersebut, Bobby bangkit dengan melesatkan smes keras bertubi-tubi. Serangan agresif pebulu tangkis berusia 24 tahun itu membawa Bobby/Melati unggul 14-11 dan terus menjaga jarak poin.

Pada kedudukan 18-16, Bobby kembali mencuri poin lewat pengembalian cermat yang jatuh di area kosong.

Bobby/Melati kemudian meraih game point di skor 20-16. Meski Adnan/Indah sempat menambah dua poin beruntun, kesalahan sendiri membuat gim pertama tetap menjadi milik Bobby/Melati dengan skor 21-18.

BACA JUGA: Drama 3 Gim! Tiwi/Fadia Juara Ganda Putri Thailand Masters 2026 Usai Tumbangkan Duo China di Final Dramatis

Gim Kedua: Momentum Berbalik ke Adnan/Indah

Memasuki gim kedua, Bobby/Melati tampil lebih dominan di awal laga. Mereka sempat unggul cukup jauh 10-6 dan terlihat mengontrol permainan.

Namun, Adnan/Indah menunjukkan mental kuat dengan perlahan mengejar ketertinggalan.

Usaha tersebut membuahkan hasil saat skor berhasil disamakan menjadi 10-10. Meski Bobby/Melati masih unggul tipis 11-10 di interval gim kedua, performa Adnan/Indah terus meningkat setelah rehat.

Permainan cepat Adnan di depan net dipadu penempatan bola akurat Indah membuat pasangan ini semakin percaya diri.

Mereka akhirnya membalikkan keadaan dan menutup gim kedua dengan kemenangan 21-19, sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke gim ketiga.

Adnan/Indah Juara Ganda Campuran Thailand Masters 2026

Pada gim penentuan, Adnan/Indah tampil semakin solid. Mereka langsung menekan sejak awal dan mampu menjaga keunggulan poin di fase krusial.

Bobby/Melati berusaha mengejar, tetapi konsistensi permainan Adnan/Indah sulit mereka bendung.

Dengan kombinasi serangan tajam dan pertahanan rapat, Adnan/Indah akhirnya mengunci kemenangan 21-17 di gim ketiga.

Hasil tersebut memastikan Adnan/Indah Juara Ganda Campuran Thailand Masters 2026, sekaligus mengukuhkan comeback impresif setelah kalah di gim pembuka.

Gelar ini menjadi pencapaian penting bagi Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil di level BWF World Tour Super 300.

BACA JUGA: Alwi Farhan Kandaskan Lee Zii Jia, Drama Cedera Antar Tunggal Putra Antar Indonesia di Thailand Masters 2026

Keberhasilan mereka juga menegaskan kedalaman sektor ganda campuran Indonesia yang mampu menghadirkan final sesama wakil Merah Putih.

Kemenangan di Bangkok diharapkan menjadi modal berharga bagi Adnan/Indah untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya, sekaligus memperkuat posisi mereka di persaingan ganda campuran dunia.