Honda Perkenalkan Fireblade WorldSBK 2026 di Tengah Krisis Pramusim, Livery Baru Lebih Garang!

Honda Perkenalkan Fireblade WorldSBK 2026 di Tengah Krisis Pramusim, Livery Baru Lebih Garang!
Dokumentasi: (c) Honda HRC WorldSBK

Honda memperkenalkan Fireblade WorldSBK 2026 menjelang seri pembuka World Superbike musim ini, meski persiapan tim pabrikan Jepang tersebut tidak berjalan mulus sepanjang pramusim.

Peluncuran ini sekaligus menandai debut resmi motor CBR1000RR-R Fireblade versi terbaru yang akan Honda gunakan di ajang WorldSBK 2026.

Honda menjadi pabrikan terakhir di grid WorldSBK yang memperkenalkan motor dan livery musim 2026.

Meski datang belakangan, peluncuran ini langsung menyita perhatian karena membawa perubahan signifikan, baik dari sisi desain visual maupun komposisi tim.

Livery Honda WorldSBK 2026 Tampil Berbeda

Fireblade WorldSBK 2026 hadir dengan livery anyar yang cukup mengejutkan. Warna khas Honda, merah dan biru, tetap dipertahankan, namun proporsi merah kini jauh lebih dominan dibandingkan musim-musim sebelumnya.

Perubahan ini membuat tampilan Fireblade terlihat lebih agresif dan berani.

BACA JUGA: Rumor Kepindahan Fabio Quartararo ke Honda Kian Panas, Alberto Puig Buka Suara

Desain terbaru tersebut juga menjadi yang paling berbeda sejak Honda kembali ke WorldSBK sebagai tim pabrikan penuh pada 2019.

Dominasi warna merah di fairing mencerminkan ambisi Honda untuk bangkit dan kembali bersaing di papan atas.

Perombakan Manajemen dan Pembalap Honda

Musim 2026 menjadi era transisi besar bagi Honda Racing Corporation (HRC). Dari sisi manajemen, Yuji Mori resmi mengambil alih posisi manajer tim, menggantikan Jose Escamez yang sebelumnya memimpin proyek WorldSBK Honda.

Perubahan besar juga terjadi di sektor pembalap. Honda merekrut dua nama baru dari paddock MotoGP, yakni Jake Dixon dan Somkiat Chantra.

Keduanya menjalani debut penuh di WorldSBK bersama tim pabrikan Honda, menjadikan musim ini sebagai tantangan besar bagi tim asal Jepang tersebut.

Honda Perkenalkan Fireblade WorldSBK 2026 di Tengah Persiapan Terbatas

Langkah Honda memperkenalkan Fireblade WorldSBK 2026 tidak bisa lepas dari berbagai kendala yang membayangi pramusim mereka.

Jake Dixon memang sempat mengikuti dua tes Eropa di Jerez dan Portimao, namun sesi tersebut berjalan jauh dari ideal.

Cuaca buruk menjadi masalah utama, dengan hampir seluruh sesi berlangsung di lintasan basah.

Kondisi trek kering hanya tersedia dalam waktu singkat dan tidak merata, sehingga data yang Honda kumpulkan sepertinya belum maksimal untuk pengembangan motor.

BACA JUGA: Panas Sepang, Panas Persaingan! Hasil Tes MotoGP Sepang 2026: Alex Marquez Tercepat, Ducati Kuasai Hari Terakhir

Nasib Kurang Beruntung Somkiat Chantra

Situasi lebih sulit dialami oleh Somkiat Chantra. Pembalap asal Thailand tersebut mengalami cedera lengan serius akibat kecelakaan saat tes pramusim di Sepang pada Januari.

Cedera itu memaksanya menjalani operasi dan absen dari seluruh tes Eropa.

Akibat kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya, Chantra pasti tidak tampil di seri pembuka WorldSBK 2026 di Phillip Island.

Honda menunjuk pembalap penguji mereka, Tetsuta Nagashima, sebagai pengganti sementara untuk putaran pertama musim ini.

Tantangan Berat Honda di Awal Musim

Dengan minimnya waktu uji coba dan pengalaman, Honda menghadapi awal musim yang cukup berat.

Kedua pembalap utama mereka berstatus rookie di WorldSBK dan nyaris tidak memiliki jam terbang signifikan bersama CBR1000RR-R Fireblade dalam kondisi balap.

Situasi ini membuat Honda memasuki WorldSBK 2026 dengan banyak tanda tanya, mulai dari performa motor hingga adaptasi pembalap.

BACA JUGA: Hasil Shakedown Test MotoGP 2026 Sepang Hari ke-3: Aleix Espargaro Tak Tergoyahkan, Yamaha V4 Kian Menjanjikan

Meski begitu, perubahan besar yang Honda lakukan, sepertinya sebagai investasi jangka panjang untuk membangun kembali daya saing mereka di ajang superbike dunia.

Seri pembuka di Phillip Island akan menjadi ujian awal bagi Fireblade terbaru, sekaligus gambaran sejauh mana Honda mampu bertahan di tengah persaingan ketat WorldSBK 2026.