Turnamen Open Occitanie 2026 di Montpellier menghadirkan kejutan besar pada Jumat waktu setempat.
Dua petenis kualifikasi, Martin Damm dan Titouan Droguet, sukses mencetak sejarah dengan melaju ke semifinal ATP Tour pertama mereka setelah menyingkirkan lawan-lawan unggulan lewat performa servis luar biasa.
Bertanding di ajang ATP 250 Montpellier, Damm dan Droguet membuktikan bahwa status non-unggulan bukan penghalang untuk bersinar di panggung besar.
Sementara itu, Felix Auger-Aliassime dan Adrian Mannarino juga memastikan tiket semifinal, membuat persaingan menuju final kian sengit.
Martin Damm Ukir Sejarah di Open Occitanie 2026
Martin Damm tampil solid saat menghadapi Luca Nardi dan meraih kemenangan dua set langsung 6-3, 7-6(8).
Petenis Amerika Serikat berusia 22 tahun itu mengandalkan servis keras sebagai senjata utama, mencatatkan 16 ace dan hanya menghadapi satu break point sepanjang pertandingan.
Kemenangan tersebut terasa istimewa bagi Damm, yang sebelumnya sempat menyelamatkan match point di babak kualifikasi.
Dalam perjalanan menuju semifinal, ia juga sukses menumbangkan dua mantan pemain Top 10 dunia, Hubert Hurkacz dan Roberto Bautista Agut.
“Jujur, ini pertandingan yang cukup menegangkan karena taruhannya besar,” ujar Damm. “Saya tahu kalau masuk set ketiga, situasinya bisa jadi rumit. Untungnya saya punya servis yang cukup bagus.”
Berkat hasil impresif di Montpellier, Damm melonjak 31 peringkat ke posisi 129 dunia dalam PIF ATP Live Rankings. Di semifinal, ia akan menghadapi petenis senior Prancis, Adrian Mannarino.
Mannarino Bangkit, Lolos ke Semifinal ke-26
Adrian Mannarino memastikan tempat di semifinal setelah menghentikan langkah rekan senegaranya, Arthur Gea, dengan skor 5-7, 6-4, 6-4.
Kemenangan ini menjadi semifinal ATP Tour ke-26 sepanjang karier Mannarino dan yang pertama sejak turnamen Dallas pada Februari 2024.
Di usia 37 tahun, Mannarino menunjukkan pengalaman dan ketenangan saat menghadapi tekanan. Hasil ini juga membuat peringkatnya naik 15 posisi ke nomor 55 dunia.
BACA JUGA: Alexandrova Melaju ke Final Abu Dhabi Open 2026 Setelah Selamatkan Match Point Dramatis
Titouan Droguet Bikin Kejutan Besar di Montpellier
Dukungan publik tuan rumah menjadi energi tambahan bagi Titouan Droguet. Petenis Prancis berusia 24 tahun itu menciptakan kejutan dengan menyingkirkan unggulan keempat Tallon Griekspoor lewat dua tie-break, 7-6(5), 7-6(1).
Droguet tampil nyaris sempurna di sektor servis. Ia mencatatkan 21 ace dan sama sekali tidak menghadapi break point sepanjang pertandingan.
Kemenangan atas Griekspoor, yang berperingkat 29 dunia, menjadi kemenangan Top 50 keduanya sepanjang karier.
“Saya tidak terbiasa bermain di lapangan besar seperti ini,” kata Droguet. “Saya mencoba tetap fokus hanya ke lapangan dan tim saya, tidak melihat ke tribun.”
Keberhasilan ini mengulang sensasi yang pernah ia rasakan di US Open 2023 saat mengalahkan Lorenzo Musetti.
Kini, Droguet kembali mendapat panggung besar di hadapan publik Prancis.
Tantangan Berat Menanti Droguet
Di semifinal Open Occitanie 2026, Droguet akan menghadapi unggulan teratas sekaligus juara bertahan, Felix Auger-Aliassime.
Laga ini menjadi pertemuan perdana keduanya di level ATP Tour.
Auger-Aliassime melangkah mantap ke semifinal setelah mengalahkan Arthur Fils dengan skor meyakinkan 6-4, 6-2. Seperti Droguet, petenis Kanada itu juga tampil tanpa kehilangan satu pun break point.
Meski belum pernah bertemu secara resmi, Droguet mengakui bahwa ia pernah merasakan kekuatan Auger-Aliassime saat sesi latihan musim lalu, bahkan kalah telak 0-6.
Namun, tampil di hadapan publik sendiri bisa menjadi faktor pembeda bagi sang underdog.
BACA JUGA: Raducanu Sudahi Oliynykova Lewat Duel Dramatis, Melaju ke Final Transylvania Open 2026
Persaingan Menuju Final Makin Panas
Dengan lolosnya dua petenis kualifikasi ke semifinal, Open Occitanie musim ini menghadirkan cerita segar dan penuh kejutan.
Damm dan Droguet datang tanpa beban, sementara Auger-Aliassime dan Mannarino membawa pengalaman serta status unggulan.
Pertarungan semifinal dipastikan akan menjadi ujian mental dan fisik, terutama bagi para pendatang baru yang berusaha melanjutkan kisah sensasional mereka di Montpellier.






