Rekor MotoGP Sepanjang Sejarah menjadi bukti betapa ketat dan bergengsinya ajang balap motor paling elite di dunia.
Selama lebih dari tujuh dekade, MotoGP telah melahirkan para legenda lintasan, baik dari sisi pembalap maupun konstruktor, yang mencatatkan prestasi luar biasa dan sulit untuk tertandingi hingga musim 2025 berakhir.
Dari jumlah kemenangan, pole position, gelar juara dunia, hingga dominasi pabrikan, catatan sejarah MotoGP penuh dengan nama-nama besar seperti Valentino Rossi, Marc Marquez, Giacomo Agostini, serta pabrikan raksasa Honda dan Yamaha.
Rekor MotoGP Sepanjang Sejarah: Dominasi Para Legenda
Pembalap dengan Kemenangan Terbanyak
Valentino Rossi masih berdiri kokoh sebagai pembalap dengan kemenangan terbanyak di kelas premier MotoGP.
Legenda asal Italia itu mengoleksi 89 kemenangan di kelas 500cc/MotoGP sepanjang kariernya dari tahun 2000 hingga 2017.
Rossi dikenal bukan hanya karena jumlah kemenangannya, tetapi juga variasi dramatis dalam cara ia menang, mulai dari selisih waktu sangat jauh hingga kemenangan tipis yang menegangkan.
Di belakang Rossi, Marc Marquez menempati posisi kedua dengan 73 kemenangan, berikutnya Giacomo Agostini dengan 68 kemenangan.
Menariknya, Agostini mencatat rasio kemenangan tertinggi karena meraih 68 kemenangan hanya dari 120 balapan, sebuah rekor efisiensi yang luar biasa di era balap klasik.
| Posisi | Pembalap | Jumlah Kemenangan |
|---|---|---|
| 1 | Valentino Rossi | 89 |
| 2 | Marc Marquez | 73 |
| 3 | Giacomo Agostini | 68 |
| 4 | Mick Doohan | 54 |
| 5 | Jorge Lorenzo | 47 |
Raja Pole Position MotoGP
Jika berbicara soal satu putaran tercepat, Marc Marquez adalah rajanya. Pembalap Spanyol itu mencatat 74 pole position, menjadikannya pemegang rekor pole terbanyak sepanjang sejarah MotoGP.
Kemampuan Marquez memaksimalkan performa motor dalam satu lap kualifikasi membuatnya unggul jauh dari para rival.
Di posisi berikutnya ada Mick Doohan dengan 58 pole dan Valentino Rossi dengan 55 pole position.
| Posisi | Pembalap | Pole Position |
|---|---|---|
| 1 | Marc Marquez | 74 |
| 2 | Mick Doohan | 58 |
| 3 | Valentino Rossi | 55 |
| 4 | Jorge Lorenzo | 43 |
| 5 | Casey Stoner | 39 |
Pengoleksi Gelar Juara Dunia Terbanyak
Dalam urusan gelar juara dunia, Giacomo Agostini masih menjadi yang terbaik dengan 8 gelar juara dunia MotoGP.
Tujuh di antaranya diraih secara beruntun, menandai era dominasi total pembalap Italia tersebut.
Valentino Rossi dan Marc Marquez sama-sama mengoleksi 7 gelar juara dunia, meski dicapai di era dan kondisi persaingan yang berbeda.
Rossi merajai awal 2000-an, sementara Marquez mendominasi era modern dengan gaya balap agresif.
| Posisi | Pembalap | Gelar Juara |
|---|---|---|
| 1 | Giacomo Agostini | 8 |
| 2 | Valentino Rossi | 7 |
| 3 | Marc Marquez | 7 |
| 4 | Mick Doohan | 5 |
| 5 | Geoff Duke | 4 |
| = | John Surtees | 4 |
| = | Mike Hailwood | 4 |
| = | Eddie Lawson | 4 |
Podium Terbanyak Sepanjang Masa
Valentino Rossi kembali memimpin daftar dengan 199 podium, hanya terpaut satu dari angka simbolis 200 podium saat ia pensiun.
Artinya, Rossi finis di tiga besar dalam lebih dari separuh balapan MotoGP yang diikutinya.
Marc Marquez berada di posisi kedua dengan 126 podium, selanjutnya Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa yang juga menembus angka 100 podium.
| Posisi | Pembalap | Podium |
|---|---|---|
| 1 | Valentino Rossi | 199 |
| 2 | Marc Marquez | 126 |
| 3 | Jorge Lorenzo | 114 |
| 4 | Dani Pedrosa | 112 |
| 5 | Mick Doohan | 95 |
Raja Sprint Race MotoGP
Sejak diperkenalkan pada musim 2023, Sprint Race langsung menghadirkan statistik baru.
Jorge Martin tercatat sebagai pembalap dengan kemenangan Sprint Race terbanyak, yakni 16 kemenangan, mengungguli Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.
Sprint Race menjadi bukti adaptasi pembalap modern terhadap format balapan cepat dan intens.
| Posisi | Pembalap | Kemenangan Sprint |
|---|---|---|
| 1 | Jorge Martin | 16 |
| 2 | Marc Marquez | 15 |
| 3 | Francesco Bagnaia | 13 |
| 4 | Alex Marquez | 5 |
| 5 | Marco Bezzecchi | 4 |
Dominasi Konstruktor: Honda Tak Tergoyahkan
Dalam catatan Rekor MotoGP Sepanjang Sejarah, Honda menjadi konstruktor paling dominan.
Pabrikan asal Jepang ini telah mengoleksi 314 kemenangan balapan di kelas premier, jauh meninggalkan Yamaha di posisi kedua dengan 245 kemenangan.
| Posisi | Konstruktor | Kemenangan |
|---|---|---|
| 1 | Honda | 314 |
| 2 | Yamaha | 245 |
| 3 | MV Agusta | 139 |
| 4 | Ducati | 123 |
| 5 | Suzuki | 97 |
Dominasi Honda juga terlihat dari jumlah gelar juara dunia konstruktor. Honda mengantongi 25 gelar juara dunia, terbanyak sepanjang sejarah MotoGP, disusul MV Agusta (16) dan Yamaha (14).
| Posisi | Konstruktor | Gelar Juara |
|---|---|---|
| 1 | Honda | 25 |
| 2 | MV Agusta | 16 |
| 3 | Yamaha | 14 |
| 4 | Suzuki | 7 |
| = | Ducati | 7 |
| 5 | Gilera | 4 |
Warisan Abadi MotoGP
Catatan rekor ini menegaskan bahwa MotoGP bukan sekadar balapan, tetapi sejarah panjang tentang keberanian, inovasi teknologi, dan mental juara.
Seiring munculnya generasi baru, rekor-rekor legendaris ini menjadi tolok ukur bagi para pembalap masa depan.
Namun hingga kini, nama-nama besar seperti Rossi, Marquez, dan Honda masih bertengger di puncak Rekor MotoGP Sepanjang Sejarah, menunggu siapa yang kelak mampu menyaingi atau bahkan mematahkannya.






