Auger-Aliassime Melangkah ke Final Open Occitanie 2026 setelah menuntaskan perlawanan sengit petenis tuan rumah Titouan Droguet pada laga semifinal ATP 250 di Montpellier, Sabtu (7/2/2026) malam WIB.
Unggulan pertama asal Kanada itu menunjukkan kelasnya dengan kemenangan tiga set 6-4, 6-7(5), 6-1 untuk mengamankan tiket partai puncak.
Hasil ini sekaligus menegaskan dominasi Felix Auger-Aliassime di turnamen indoor, di mana ia dikenal sebagai salah satu spesialis lapangan keras dalam ruangan di ATP Tour.
Auger-Aliassime Melangkah ke Final dengan Mental Juara
Menghadapi Droguet yang tampil tanpa beban di depan publik Prancis, Auger-Aliassime sempat mendapat tekanan besar, terutama pada set kedua.
Petenis tuan rumah yang tampil impresif dengan servis keras memaksa laga berlanjut ke set penentuan setelah merebut tie-break.
BACA JUGA: Sorana Cirstea Juara Transylvania Open 2026, Gelar Emosional Penutup Karier di Negara Sendiri
Namun, di momen krusial, pengalaman dan kualitas Auger-Aliassime berbicara. Ia menaikkan level permainan pada set ketiga, memperbaiki akurasi servis serta pengembalian bola, hingga menutup laga dengan dominasi penuh.
“Saya merasa bahkan di set kedua, peluang saya akan datang,” ujar Auger-Aliassime seusai laga.
“Di set ketiga saya servis lebih baik dan return juga lebih agresif, terutama saat second serve lawan.”
Statistik mendukung pernyataan tersebut. Auger-Aliassime sukses menyelamatkan seluruh break point yang dihadapinya dan memenangi lima gim beruntun di set penentuan untuk memastikan kemenangan meyakinkan.
Rekor Mentereng Felix Auger-Aliassime di Lapangan Indoor
Kemenangan ini membawa Auger-Aliassime ke final ke-21 sepanjang kariernya di level ATP Tour dan final ke-13 di turnamen indoor.
Menariknya, tujuh dari delapan gelar ATP yang pernah diraihnya datang dari lapangan indoor.
Sejak awal dekade ini, Auger-Aliassime juga menjadi petenis dengan kemenangan terbanyak di turnamen indoor, menegaskan statusnya sebagai salah satu raja lapangan keras dalam ruangan.
Melangkah ke final Open Occitanie, petenis peringkat delapan dunia tersebut kembali menunjukkan konsistensi dan kematangan permainan yang membuatnya difavoritkan mempertahankan gelar.
Droguet Tersingkir Terhormat di Depan Publik Prancis
Meski kalah, Titouan Droguet meninggalkan Montpellier dengan kepala tegak. Petenis kualifikasi Prancis itu mencatatkan semifinal ATP Tour pertamanya dan tampil berani saat menghadapi pemain Top 10 dunia.
BACA JUGA: Jadwal Qatar Open 2026 Round Pertama Hari Ini, 8 Februari: 12 Laga Tunggal Putri Siap Digelar
Droguet bahkan memaksa set ketiga lewat tie-break dramatis di set kedua, ditutup dengan lob cantik dan salah satu dari total 14 ace yang ia lepaskan sepanjang laga.
Namun, ketenangan Auger-Aliassime di set penentuan membuat Droguet tak mampu melanjutkan momentum. Meski demikian, performa Droguet tetap menjadi salah satu cerita menarik di Open Occitanie 2026.
Atmosfer Panas Jadi Motivasi Tambahan
Menariknya, Auger-Aliassime justru menikmati atmosfer panas menghadapi petenis tuan rumah Prancis secara beruntun.
“Saya suka bermain dengan atmosfer seperti ini. Lebih baik bermain dengan penonton yang terlibat penuh dari pada stadion sepi,” kata Auger-Aliassime.
Setelah menyingkirkan Arthur Fils dan Droguet, kini ia kembali menghadapi petenis Prancis di partai final.
Mannarino Tantang Auger-Aliassime di Final
Di semifinal lainnya, Adrian Mannarino memastikan tiket final setelah menumbangkan Martin Damm dengan skor 1-6, 6-3, 6-4.
Petenis Prancis berusia 37 tahun itu bangkit luar biasa usai start buruk di set pertama.
Kemenangan tersebut mengantar Mannarino ke final ke-16 sepanjang kariernya dan yang pertama di Prancis. Ia juga tercatat sebagai finalis tertua dalam sejarah turnamen Open Occitanie.
“Ini pertarungan yang sangat berat. Saya hanya mencoba bertahan dan memanfaatkan peluang kecil yang ada,” ujar Mannarino.
BACA JUGA: Katie Boulter Juara Ostrava Open 2026, Bangkit Dramatis Raih Gelar Keempat WTA
Final Sarat Emosi di Montpellier
Partai final Open Occitanie 2026 akan menghadirkan duel menarik antara Felix Auger-Aliassime vs Adrian Mannarino.
Bagi Auger-Aliassime, laga ini menjadi kesempatan emas mempertahankan gelar dan mempertegas dominasinya di turnamen indoor.
Sementara bagi Mannarino, final ini menjadi peluang mengakhiri penantian gelar sejak terakhir kali juara pada 2023, sekaligus mencetak sejarah di kandang sendiri.






