AI Peppers Libas Korea Expressway, Comeback Sensasional Guncang Puncak Klasemen V-League!

AI Peppers Libas Korea Expressway, Comeback Sensasional Guncang Puncak Klasemen V-League!
Dokumentasi: (c) KOVO

AI Peppers libas Korea Expressway dalam laga penuh drama pada lanjutan V-League Putri Korea Selatan 2025–2026, Sabtu (8/2), di Gwangju Pepper Stadium.

Pepper Savings Bank sukses mencatat kemenangan comeback 3-1 atas pemuncak klasemen Korea Expressway Corporation dan menyamai rekor kemenangan terbanyak klub dalam satu musim.

Bermain di hadapan publik sendiri, Pepper Savings Bank bangkit setelah tertinggal pada set pertama dan menutup pertandingan dengan skor 24-26, 25-19, 25-16, 25-14.

Hasil ini menjadi salah satu kemenangan paling mengejutkan musim ini, mengingat Expressway datang dengan status pemimpin klasemen.

BACA JUGA: Krisis Tak Berujung! Red Sparks Kalah Lagi, Terjerembap Dalam 8 Kekalahan Beruntun

AI Peppers Libas Korea Expressway dan Samai Rekor Klub

Kemenangan ini membuat Pepper Savings Bank, yang saat ini berada di peringkat keenam, mengoleksi 11 kemenangan dan 16 kekalahan (33 poin).

Catatan tersebut menyamai rekor kemenangan terbanyak klub dalam satu musim yang sebelumnya tercipta pada musim lalu.

Sementara itu, kekalahan ini tidak menggeser Korea Expressway Corporation dari puncak klasemen.

Mereka tetap memimpin dengan 20 kemenangan dan 7 kekalahan (55 poin), namun jarak dengan peringkat kedua, Heungkuk Pink Spiders, kini hanya terpaut tujuh poin.

Joy Tampil Menggila, Jadi Pembeda Utama

Pahlawan kemenangan Pepper Savings Bank tak lain adalah Joy, yang tampil luar biasa dengan torehan 31 poin, tertinggi di antara kedua tim.

Kontribusinya sangat krusial, terutama pada set-set penentuan ketika momentum sepenuhnya beralih ke tuan rumah.

Dukungan juga datang dari Park Eun-seo yang mencetak 20 poin serta Park Jeong-ah dengan 11 poin. Kombinasi serangan yang solid membuat lini pertahanan Korea Expressway kerepotan sepanjang laga.

Di kubu Korea Expressway, Moma berusaha keras menjaga asa timnya lewat 18 poin. Namun, kontribusinya belum cukup untuk membendung kebangkitan agresif Pepper Savings Bank.

BACA JUGA: Silva Mengamuk! GS Caltex Raih Kemenangan Perdana 3 Gim Langsung, Red Sparks Terpuruk di V-League 2025/2026

Jalannya Pertandingan: Dari Tertinggal hingga Dominan

Korea Expressway membuka laga dengan percaya diri. Set pertama berjalan ketat hingga skor 24-24.

Namun, kesalahan beruntun dari Pepper Savings Bank di poin-poin krusial membuat Expressway menutup set pembuka dengan kemenangan 26-24.

Memasuki set kedua, Pepper Savings Bank mulai menunjukkan perlawanan. Setelah tertinggal tipis 12-13, mereka mencetak tiga poin beruntun melalui back attack Joy, kesalahan lawan, dan service ace Park Jeong-ah. Momentum ini terus berlanjut hingga set kedua ditutup 25-19.

Dominasi Pepper semakin terasa di set ketiga. Kombinasi serangan Joy, Park Eun-seo, dan Ha Hye-jin membawa keunggulan jauh sejak awal.

Meski Moma mencoba menjaga ritme permainan Expressway, Pepper tetap melaju dan mengamankan set ketiga dengan skor 25-16.

Pada set keempat, Pepper Savings Bank tampil tanpa ampun. Variasi serangan dari berbagai lini membuat Expressway kehilangan kendali.

Lima poin beruntun di pertengahan set praktis memastikan kemenangan Peppers yang akhirnya ditutup dengan skor telak 25-14.

Klasemen Sementara V-League Putri 2025–2026

PeringkatTimMainMenangKalahPoin
1Korea Expressway2720755
2Pink Spiders27151248
3Hyundai Hillstate26151145
4IBK Altos27131442
5GS Caltex27141341
6AI Peppers27111633
7Red Sparks2762118

BACA JUGA: AVC Resmi Umumkan Daftar Lengkap Peserta AVC Cup 2026 Putra dan Putri

Momentum Berharga Jelang Akhir Musim

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan poin bagi Pepper Savings Bank, tetapi juga suntikan moral besar jelang fase akhir musim reguler.

AI Pepper libas Korea Expressway menjadi bukti bahwa tim papan tengah masih mampu memberi kejutan dan mengganggu dominasi tim elite V-League.

Jika performa konsisten seperti ini mampu dipertahankan, Pepper Savings Bank berpotensi menjadi kuda hitam yang menyulitkan siapa pun di sisa kompetisi.