Pelatih The Gunners Mikel Arteta sebut laga lawan Chelsea penting meskipun Arsenal memiliki rekor apik atas Chelsea dalam beberapa pertemuan terakhir.
Menjelang duel panas sesama tim London pada akhir pekan, Arteta menolak terlena oleh statistik masa lalu.
Manajer asal Spanyol itu menilai setiap pertandingan memiliki konteks berbeda. Karena itu, pemuncak klasemen Premier League tersebut akan mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi rival sekota mereka.
Rekor Bagus Tak Jadi Jaminan
Arsenal memang datang dengan modal positif. The Gunners baru saja dua kali menaklukkan Chelsea di semifinal EFL Cup dan belum pernah kalah dari The Blues sejak 2021.
BACA JUGA: Wolverhampton Wanderers Bungkam Aston Villa, Harapan Liga Champions Terguncang
Secara statistik, tim asuhan Arteta memenangkan 10 dari 16 pertemuan terakhir melawan Chelsea. Namun sang pelatih menegaskan catatan tersebut tidak berarti apa pun ketika peluit kick-off dibunyikan.
Arteta mengingatkan bahwa pertandingan sebelumnya tidak bisa dijadikan patokan mutlak. Ia ingin skuadnya tetap fokus penuh demi mengamankan kemenangan penting dalam perburuan gelar musim ini.
“Kami tahu pentingnya pertandingan ini dan lawan yang akan kami hadapi. Kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mendapatkan hak memenangkan laga,” ujar Arteta.
Ia menambahkan bahwa performa dua minggu atau bahkan dua tahun lalu tidak relevan karena kondisi tim selalu berubah.
Mikel Arteta Sebut Laga Lawan Chelsea Penting
Dalam penegasannya, Mikel Arteta Sebut Laga Lawan Chelsea Penting karena The Blues dinilai memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi di lapangan.
Chelsea kini ditangani Liam Rosenior, yang sejauh ini belum tersentuh kekalahan di liga. Arteta memuji fleksibilitas taktik yang ditunjukkan rivalnya tersebut.
Menurutnya, Chelsea mampu mengubah pendekatan permainan di tengah laga, sesuatu yang harus diantisipasi Arsenal jika ingin mempertahankan posisi puncak klasemen.
“Mereka bisa berubah sepanjang pertandingan dan memiliki manajer yang sangat nyaman melakukan itu. Kami sudah siap menghadapi berbagai kemungkinan,” kata Arteta.
Arsenal Tak Mau Terjebak Euforia
Meski Arsenal sedang berada dalam performa kuat, Arteta tetap menolak pembicaraan mengenai peluang meraih quadruple musim ini.
Untuk diketahui, Arsenal masih bersaing di beberapa kompetisi, termasuk FA Cup dan UEFA Champions League. Namun Arteta memilih bersikap realistis.
“Apakah itu pernah terjadi? Di situlah letak sulitnya,” ucapnya singkat.
Pelatih berusia 40-an tahun itu menegaskan pendekatan terbaik adalah fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Ia ingin timnya terlebih dahulu memastikan tempat di fase akhir setiap kompetisi sebelum berbicara lebih jauh.
Pendekatan pragmatis ini mencerminkan mentalitas Arsenal musim ini yang lebih matang dari beberapa musim sebelumnya.
Kabar Tim: Arsenal Menanti Bukayo Saka
Menjelang laga krusial ini, Arsenal mendapat kabar campur aduk soal kondisi pemain. Arteta berharap winger andalan Bukayo Saka bisa pulih tepat waktu.
Saka sebelumnya mengalami cedera saat Arsenal menghancurkan Tottenham Hotspur dengan skor telak 4-1 pekan lalu.
Kehadirannya tentu sangat penting bagi lini serang The Gunners.
Jika Saka absen, Arsenal berpotensi kehilangan salah satu sumber kreativitas utama mereka di sisi sayap.
Situasi Tim Lain di Premier League
Selain Arsenal vs Chelsea, beberapa klub lain juga menghadapi masalah skuad.
Newcastle United dipastikan tanpa gelandang kunci Bruno Guimaraes saat menjamu Everton di St James’ Park.
Sementara itu, Liverpool kemungkinan tanpa Florian Wirtz yang mengalami cedera punggung.
Di kubu juara bertahan, Manchester City masih memantau kondisi winger cepat Jeremy Doku di tengah ketatnya perburuan gelar.
BACA JUGA: Live Drawing Champions League 2025/26: Jadwal Resmi dan Prediksi Duel 16 Besar
Chelsea Datang dengan Kepercayaan Diri
Meski Arsenal lebih unggul, Chelsea tidak datang sebagai tim yang mudah menyerah begitu saja. The Blues sedang menikmati tren positif dengan enam laga liga tanpa kekalahan.
Pada pertemuan November lalu, Chelsea bahkan mampu menahan Arsenal meski bermain dengan 10 orang. Fakta ini menjadi peringatan serius bagi tuan rumah.
Dengan duel yang akan berjalan ketat, pertandingan ini berpotensi menjadi salah satu penentu arah perebutan gelar Premier League musim ini.






