Real Madrid Tumbang di Bernabeu, Getafe Hancurkan Harapan Juara

Real Madrid Tumbang di Bernabeu, Getafe Hancurkan Harapan Juara
Dokumentasi: (c) Getafe C.F.

Kekalahan mengejutkan menimpa tim ibukota, Real Madrid tumbang di Bernebeu setelah takluk 0-1 dari Getafe CF pada lanjutan La Liga. Hasil ini membuat Real Madrid semakin tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen Barcelona, sekaligus memukul ambisi mereka dalam perburuan gelar musim ini.

Bermain di Santiago Bernabeu, Los Blancos sebenarnya tampil dominan. Namun solidnya pertahanan Getafe serta penampilan gemilang kiper lawan membuat tuan rumah harus menelan pil pahit di hadapan publik sendiri.

Real Madrid Gagal Manfaatkan Peluang

Sejak menit awal, Real Madrid langsung menekan. Peluang emas pertama datang dari Vinicius Junior yang memanfaatkan kesalahan Sebastian Boselli.

Sayangnya, sepakan Vinicius mampu digagalkan kiper David Soria yang tampil sigap menutup ruang tembak.

BACA JUGA: Arsenal Hadapi Bayern Laverkusen di 16 Besar Liga Champions, Arteta Antusias

Tak lama berselang, Arda Guler juga nyaris membuka keunggulan. Aksinya menusuk dari sisi kanan diakhiri tembakan ke tiang dekat, tetapi kembali dimentahkan Soria.

Meski peluang lebih banyak tercipta bagi tuan rumah, Getafe justru tampil disiplin dan sabar menunggu kesempatan.

Gol Kejutan Martin Satriano

Petaka bagi Madrid datang ketika lini belakang gagal mengantisipasi bola silang. Antonio Rudiger dan Aurelien Tchouameni tidak mampu menyapu bola dengan sempurna.

Situasi itu dimanfaatkan Martin Satriano yang datang dari lini kedua. Ia melepaskan tendangan voli spektakuler yang meluncur ke sudut atas gawang.

Gol tersebut sangat spesial karena menjadi gol pertama Getafe ke gawang Madrid dalam lima pertemuan terakhir, sekaligus salah satu momen terbaik mereka musim ini.

Real Madrid Makin Frustrasi di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Madrid berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun Getafe justru tampil semakin percaya diri dan terorganisir.

Pergantian pemain Madrid lakukan untuk menambah daya gedor. Dean Huijsen dan Rodrygo sempat mendapat peluang dari umpan berbahaya Franco Mastantuono.

BACA JUGA: Mikel Arteta Sebut Laga Lawan Chelsea Penting, Arsenal Diminta Tetap Waspada

Sayangnya, peluang tersebut gagal menjadi gol.

Madrid kesulitan menembus pertahanan rapat Getafe yang dikomandoi Domingos Duarte. Ditambah lagi, David Soria tampil luar biasa di bawah mistar.

Drama Kartu Merah Tambah Derita

Menjelang laga usai, situasi semakin buruk bagi tuan rumah. Franco Mastantuono mendapatkan kartu merah akibat protes berlebihan kepada wasit.

Insiden itu menutup malam kelam Madrid, yang harus menerima kenyataan pahit di kandang sendiri.

Di sisi lain, Getafe juga kehilangan Adrian Liso karena kartu merah di detik akhir, tetapi hal tersebut tidak mengubah hasil akhir.

Kekalahan ini membuat Real Madrid kini tertinggal empat poin dari Barcelona, yang sebelumnya menang telak 4-1 atas Villarreal pada pekan yang sama.

BACA JUGA: Wolverhampton Wanderers Bungkam Aston Villa, Harapan Liga Champions Terguncang

Dengan kompetisi menyisakan 12 pertandingan, tekanan terhadap Madrid semakin besar. Mereka tidak hanya harus bangkit, tetapi juga berharap rival terpeleset.

Sementara itu, kemenangan bersejarah ini membawa Getafe menjauh delapan poin dari zona degradasi, sebuah hasil yang sangat berharga bagi tim tamu.