Tenis  

Cristina Bucsa Juara Merida Open 2026 Usai Duel Tiga Set Kontra Frech

Cristina Bucsa Juara Merida Open 2026 Usai Duel Tiga Set Kontra Frech
Cristina Bucsa - Dokumentasi : (c) WTA

Cristina Bucsa akhirnya menuntaskan penantian panjang dengan meraih gelar tunggal pertamanya di level WTA. Petenis Spanyol itu tampil tangguh untuk mengalahkan Magdalena Frech dengan skor 6-1, 4-6, 6-4 pada final Merida Open 2026, Senin (2/3) dini hari WIB.

Kemenangan ini menutup pekan terbaik dalam karier Bucsa, sekaligus menandai terobosan besar bagi pemain berusia 28 tahun tersebut di nomor tunggal.

Cristina Bucsa Pecah Telur di Level Tunggal

Sebelum momen bersejarah ini, Cristina Bucsa lebih dikenal sebagai spesialis ganda dengan koleksi tujuh gelar WTA.

Namun di Merida, ia membuktikan kualitasnya di nomor tunggal dengan performa konsisten sepanjang turnamen.

BACA JUGA: Peyton Stearns Juara ATX Open Austin, Wujudkan Mimpi di Kota Sendiri

Dalam laga final berdurasi 2 jam 15 menit, Bucsa memulai dengan sangat dominan. Ia melesat merebut set pertama 6-1 dan tampak berada di jalur kemenangan mudah.

Namun Frech bangkit pada set kedua. Petenis Polandia itu langsung unggul 3-0 setelah memanfaatkan penurunan level permainan Bucsa. Meski Bucsa sempat mendekat menjadi 3-2, Frech tetap solid dan memaksakan set penentuan.

Cristina Bucsa Tunjukkan Mental Juara

Memasuki set ketiga, Cristina Bucsa kembali menemukan ritmenya. Ia mematahkan servis lawan untuk unggul 3-1 lewat winner backhand silang yang tajam.

Keunggulan itu sempat terancam ketika Bucsa gagal menutup pertandingan saat memimpin 5-3. Frech bahkan mematahkan servisnya untuk memperkecil jarak menjadi 5-4.

Namun momen krusial justru menjadi milik Bucsa. Ia merespons dengan agresif dan mendapatkan championship point setelah backhand winner lainnya. Kesalahan double fault Frech kemudian memastikan kemenangan Bucsa.

Dalam seremoni trofi, Bucsa memberikan pujian kepada lawannya.

“Magdalena, selamat atas pekan yang luar biasa. Kami sudah memberikan yang terbaik dan menunjukkan betapa tangguhnya kami,” ujar Bucsa.

BACA JUGA: Cobolli Kalahkan Tiafoe: Sabet Gelar Acapulco 2026

Perjalanan Berat Menuju Gelar

Gelar ini diraih Bucsa lewat jalur yang tidak mudah. Ia membuka turnamen dengan menyingkirkan Donna Vekic dalam dua set langsung.

Selanjutnya, ia mengalahkan Marina Stakusic dan juara bertahan Zeynep Sonmez.

Momentum terbesar datang di semifinal ketika Bucsa meraih kemenangan Top 10 pertamanya dengan menumbangkan Jasmine Paolini secara meyakinkan.

Lonjakan Ranking dan Target Berikutnya

Berkat gelar WTA 500 ini, Bucsa diproyeksikan melonjak ke peringkat tertinggi sepanjang kariernya, yakni sekitar No. 31 dunia saat ranking terbaru dirilis.

Menariknya, misi Bucsa di Mérida belum sepenuhnya selesai. Ia masih berpeluang membawa pulang dua trofi karena juga tampil di final nomor ganda bersama Jiang Xinyu.

Final ganda tersebut menjadi partai ke-12 Bucsa di nomor ini dengan pasangan berbeda, menegaskan reputasinya sebagai pemain serbabisa.

BACA JUGA: Medvedev Raih Gelar Dubai Tennis Championships Setelah Griekspoor Mundur

Pekan Penentu dalam Karier Bucsa

Kesuksesan di Mérida menjadi titik balik penting bagi Bucsa yang selama ini lebih bersinar di nomor ganda. Kini ia telah mengoleksi:

  • 1 gelar WTA 500 tunggal
  • 7 gelar ganda WTA
  • 1 gelar WTA 125 tunggal
  • 4 gelar tunggal ITF
  • Medali perunggu Olimpiade Paris 2024

Dengan kepercayaan diri baru, Bucsa diprediksi menjadi ancaman serius di turnamen-turnamen berikutnya, termasuk di Indian Wells.