Pelatih West Ham Nuno Espirito Santo melontarkan kritik tajam terhadap penggunaan VAR di Premier League setelah timnya merasa dirugikan oleh sejumlah keputusan kontroversial. Di tengah perjuangan menghindari degradasi, Nuno menilai konsistensi keputusan wasit dan VAR menjadi hal mendesak menjelang laga-laga penentu akhir musim.
West Ham United kini berada dalam situasi genting setelah kalah tipis 0-1 dari Arsenal. Kekalahan tersebut semakin menyakitkan karena gol penyeimbang di masa injury time batal, setelah VAR menyatakan terjadi pelanggaran terhadap kiper Arsenal, David Raya.
Pelatih West Ham Kritik Inkonsistensi VAR
Nuno mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit yang ia nilai tidak konsisten. Menurutnya, dalam fase permainan yang sama saat gol Callum Wilson dianulir, terdapat dugaan pelanggaran lain yang seharusnya bisa memberi penalti kepada West Ham.
Akibat insiden tersebut, pihak klub telah mengajukan keluhan resmi kepada badan wasit Inggris, PGMOL.
BACA JUGA: Hasil Aston Villa vs Liverpool: The Villans Menang 4-2, Tiket Liga Champions Resmi Diamankan
“Kami mengajukan keluhan. Saya rasa itu hal yang wajar terjadi untuk mencari jawaban atas situasi yang menimbulkan banyak keraguan,” ujar Nuno.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa sepak bola membutuhkan standar keputusan yang sama pada situasi serupa.
“Apa yang dibutuhkan adalah konsistensi. Itu akan membantu permainan, membantu Premier League, dan terutama membantu para pemain,” tambahnya.
West Ham Tertekan di Zona Degradasi
Kondisi West Ham semakin rumit karena mereka masih berkutat di zona degradasi. Saat ini, The Hammers berada dua poin di belakang Tottenham dengan hanya menyisakan dua pertandingan.
Laga melawan Newcastle menjadi sangat krusial. Kemenangan dapat membawa West Ham keluar dari tiga terbawah dan menjaga peluang bertahan di Premier League.
BACA JUGA: Hasil PSBS Biak vs Arema FC: Singo Edan Menang 5-2 dan Naik di Klasemen Super League
Ancaman degradasi tentu menjadi mimpi buruk bagi klub London tersebut. Jika turun kasta, itu akan menjadi degradasi pertama West Ham sejak musim 2011/2012.
Kontroversi VAR Kembali Menghantui West Ham
Bukan hanya saat menghadapi Arsenal, West Ham juga merasa dirugikan dalam kekalahan 0-3 dari Brentford sebelumnya.
Panel Key Match Incidents Premier League bahkan menyebut West Ham seharusnya mendapat dua penalti pada pertandingan tersebut. Fakta ini semakin memperkuat frustrasi Nuno terhadap kualitas pengambilan keputusan VAR.
“Masalahnya adalah kami melihat situasi serupa tetapi menghasilkan keputusan berbeda. Di situlah frustrasi muncul,” kata Nuno.
Ia kembali menekankan bahwa konsistensi harus menjadi prioritas utama agar pemain tidak kehilangan kepercayaan terhadap sistem.
Fokus Nuno Kini Selamatkan West Ham
Meski kecewa terhadap perangkat pertandingan, Nuno mengaku tidak ingin terlalu larut memikirkan kontroversi VAR. Fokus utamanya saat ini adalah membawa West Ham bertahan di Premier League.
Pelatih yang sebelumnya sempat menangani Nottingham Forest itu sadar dua laga terakhir musim ini akan menentukan masa depan klub.
Dengan tekanan besar di papan bawah Klasemen Premier League dan sorotan terhadap keputusan VAR, perjuangan West Ham menuju keselamatan akan berlangsung penuh drama hingga pekan terakhir.






