Andrea Pellegrino mencuri perhatian publik tenis dunia setelah mencatat perjalanan sensasional di ajang Internazionali BNL d’Italia 2026. Petenis Italia peringkat 155 dunia itu sukses melaju ke babak 16 besar usai menumbangkan wakil Amerika Serikat, Frances Tiafoe, dengan skor 7-6(8), 6-1 pada Senin (11/5/2026) waktu setempat.
Hasil mengejutkan tersebut membuat Andrea Pellegrino menjadi pemain dengan peringkat ketiga terendah yang mampu mencapai babak 16 besar turnamen ATP Masters 1000 Rome Open pada abad ini. Pencapaian luar biasa itu juga membuka peluang duel sesama petenis Italia melawan petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, di babak keempat.
Andrea Pellegrino Tampil Gemilang di Roma
Perjalanan luar biasa Andrea Pellegrino di Roma menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen tahun ini. Sebelum tampil di ajang Masters 1000 Roma, Pellegrino bahkan belum pernah memenangkan pertandingan di level lebih tinggi dari ATP 250.
Namun, petenis berusia 29 tahun tersebut tampil penuh percaya diri sejak babak kualifikasi. Ia berhasil melewati Hugo Gaston dan Martin Landaluce untuk mengamankan tempat di babak utama.
BACA JUGA: Linda Noskova Hentikan Oleksandra Oliynykova dan Lolos ke Babak 16 Besar Rome Open 2026
Momentum positif terus berlanjut ketika Pellegrino menyingkirkan Luca Nardi sebelum akhirnya lolos ke putaran ketiga usai Arthur Fils mundur saat tertinggal 0-4 di set pertama.
Puncaknya terjadi ketika ia menghadapi Frances Tiafoe. Dalam pertandingan berdurasi satu jam 57 menit, Pellegrino tampil agresif dan mampu mengontrol permainan meski sempat berada dalam tekanan pada set pertama.
Drama Set Pertama Jadi Kunci Kemenangan
Andrea Pellegrino sebenarnya memulai laga dengan sangat baik. Ia langsung unggul 4-0 dan sempat memiliki dua peluang set point saat memimpin 5-3.
Namun, tekanan pertandingan membuat permainan Pellegrino sedikit menurun. Tiafoe berhasil bangkit dan memaksa pertandingan berlanjut ke tie-break dramatis.
Di momen tersebut, Pellegrino sempat membuang tiga peluang set point tambahan sebelum akhirnya mampu mengamankan set pertama pada kesempatan keenam. Keberhasilan memenangkan set pembuka membuat mentalnya semakin meningkat.
BACA JUGA: Sorana Cirstea Tumbangkan Petenis Nomor 1 Dunia Aryna Sabalenka di Rome Open 2026
Memasuki set kedua, Pellegrino tampil jauh lebih dominan. Ia berhasil memanfaatkan kesalahan demi kesalahan yang dilakukan Tiafoe dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 6-1.
“Saya sangat senang. Ketika datang ke sini, saya tidak menyangka bisa mendapatkan hasil seperti ini,” ujar Pellegrino usai pertandingan.
Berpeluang Hadapi Jannik Sinner
Keberhasilan Pellegrino melangkah ke babak 16 besar membuat publik Italia mulai membayangkan duel menarik melawan Jannik Sinner. Pertandingan itu bisa terjadi apabila Sinner berhasil mengalahkan Alexei Popyrin di babak ketiga.
Pellegrino mengaku antusias jika benar-benar berkesempatan menghadapi petenis nomor satu dunia tersebut di Roma.
“Jika saya bermain melawannya, itu akan menjadi pengalaman luar biasa bagi saya. Mungkin kami akan bermain di Centre Court, tempat yang belum pernah saya rasakan sebelumnya,” kata Pellegrino.
BACA JUGA: Sinner Melaju Ke Babak Ketiga Rome Open 2026 Usai Kalahkan Sebastian Ofner
Menariknya, Pellegrino dan Sinner pernah bertemu pada final turnamen ITF tahun 2019. Saat itu, Sinner yang masih berusia 17 tahun menang telak dengan skor 6-1, 6-1.
Catatan Bersejarah Untuk Pellegrino
Pencapaian di Roma menjadi tonggak penting dalam karier Andrea Pellegrino. Selain untuk pertama kalinya tampil di babak utama Masters 1000, ia juga sukses mencatat tiga kemenangan beruntun di level tur ATP untuk pertama kalinya.
Kini, petenis Italia itu berpeluang menciptakan kejutan lebih besar lagi apabila berhasil menantang dominasi Jannik Sinner di depan publik tuan rumah.






