Tenis  

Aryna Sabalenka Terjengkang di Semifinal WTA Wuhan Open 2025: Jessica Pegula Tampil Heroik Lewat Comeback Spektakuler

Aryna Sabalenka Terjengkang di Semifinal WTA Wuhan Open 2025 Jessica Pegula Tampil Heroik Lewat Comeback Spektakuler
Jessica Pegula - Dokumentasi Instagram/@wuhanopenwta

Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka terjengkang di semifinal WTA Wuhan Open 2025 setelah kalah dramatis dari wakil Amerika Serikat, Jessica Pegula, dalam duel menegangkan berdurasi 2 jam 19 menit, Sabtu (11/10).

Pertandingan yang menjadi salah satu laga paling intens di turnamen tersebut berakhir dengan skor 2-6, 6-4, 7-6(2) untuk kemenangan Pegula.

Kekalahan ini sekaligus menghentikan rekor tak terkalahkan Sabalenka di Wuhan yang telah bertahan selama 20 pertandingan.

Pegula berhasil menembus final dan memastikan final sesama Amerika melawan unggulan ketiga, Coco Gauff.

Pegula Balikkan Keadaan Setelah Set Pertama Dikuasai Sabalenka

Pertandingan semifinal Aryna Sabalenka mengahadapi Pegula di Semifinal WTA Wuhan Open 2025 ini awalnya tampak akan menjadi laga mudah bagi petenis asal Belarus tersebut.

Sabalenka tampil dominan pada set pertama dengan servis keras dan groundstroke tajam yang membuat Pegula tak banyak berkutik.

Namun, Pegula bangkit di set kedua dengan permainan lebih agresif dan variasi pukulan yang matang.

Berkat keuletannya, ia mampu mematahkan servis Sabalenka dan menutup set kedua dengan skor 6-4, memaksa laga berlanjut ke set penentuan.

BACA JUGA: Iga Swiatek Tersungkur di WTA Wuhan Open 2025, Jasmine Paolini Lolos ke Semifinal

Drama di Set Ketiga: Pegula Balikkan Ketertinggalan 2-5

Di set ketiga, Sabalenka sempat unggul jauh 5-2 dan tampak di ambang kemenangan. Namun, Pegula menunjukkan daya juang luar biasa.

Ia memenangkan empat gim beruntun, mengubah kedudukan menjadi 6-5 dan bahkan memiliki dua match point untuk mengakhiri pertandingan.

Namun Sabalenka, dengan semangat juangnya yang dikenal tangguh, menyelamatkan dua match point dalam gim ke-12 yang berlangsung hingga lima kali deuce.

Dalam gim penuh ketegangan itu, Pegula justru membuat empat double fault ,jumlah yang sama dengan total keseluruhan sepanjang pertandingan.

Akhirnya, laga berlanjut ke tiebreak, di mana Pegula tampil sangat percaya diri dan menutup pertandingan dengan skor 7-6(2).

Statistik Kemenangan Pegula atas Sabalenka

Kemenangan ini menjadi momen spesial bagi Jessica Pegula yang mematahkan beberapa catatan buruknya di masa lalu:

  • 1: Untuk pertama kalinya dalam kariernya, Pegula berhasil mengalahkan petenis Top 10 dunia setelah kehilangan set pertama. Sebelumnya, ia mencatatkan rekor 0-29 dalam situasi serupa.
  • 4: Dari posisi tertinggal 2-5 di set ketiga, Pegula memenangkan empat gim beruntun dan berbalik unggul 6-5 sebelum laga berlanjut ke tiebreak.
  • 5: Gim ke-12 di set ketiga menjadi momen paling krusial, berlangsung hingga lima kali deuce dan memperlihatkan betapa ketatnya pertandingan.
  • 7: Pegula berhasil mematahkan servis Sabalenka tujuh kali, termasuk tiga kali di set penentuan.

BACA JUGA: Aryna Sabalenka Tundukkan Rybakina Dua Set Langsung, Pertahankan Rekor Sempurna 20-0 di Wuhan

Sabalenka Gagal Pertahankan Rekor Wuhan

Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Aryna Sabalenka. Sebelumnya, ia mencatatkan 20 kemenangan beruntun di Wuhan, termasuk dua gelar juara di edisi sebelumnya. Namun kali ini, rekor impresif itu harus terhenti di tangan Pegula.

Sabalenka sebenarnya tampil apik di awal laga, namun tidak mampu mempertahankan intensitasnya hingga akhir.

Kesalahan sendiri, terutama di set ketiga, menjadi faktor utama kekalahannya.

Pegula pun memuji ketangguhan lawannya. “Aryna selalu menjadi lawan yang sulit. Saya hanya berusaha bertahan di setiap poin dan tidak menyerah,” kata Pegula usai pertandingan.

Final All-American: Pegula vs Gauff

Dengan hasil ini, final WTA Wuhan Open 2025 akan menghadirkan pertarungan sesama Amerika Serikat antara Jessica Pegula dan Coco Gauff.

Pegula akan berusaha meraih gelar WTA 1000 keempat dalam kariernya, sekaligus gelar pertama di musim ini.

Sementara itu, Gauff, unggulan ketiga, juga sedang dalam performa gemilang dan menjadi favorit kuat setelah tampil impresif sepanjang turnamen.

Pertemuan ini juga menandai final keempat Pegula di musim 2025 di semua level kompetisi. Dengan mental tangguh dan ketenangan di momen krusial seperti yang ditunjukkan melawan Sabalenka, Pegula jelas tak bisa dianggap remeh.

Performa Pegula di Asia: Tujuh Laga Tiga Set Beruntun

Menariknya, kemenangan atas Sabalenka menambah catatan unik Pegula di tur Asia tahun ini.

Ia telah memainkan tujuh pertandingan tiga set berturut-turut, dan berhasil memenangkan enam di antaranya.

Ketahanan fisik dan mentalnya menjadi salah satu kunci keberhasilan Pegula dalam menghadapi lawan-lawan tangguh di turnamen besar seperti Wuhan Open.

BACA JUGA: Jessica Pegula Tembus Semifinal Wuhan Open 2025 Lewat Drama Tiga Set, Catat Rekor Unik di WTA

Ketegangan dan Ketenangan Jadi Pembeda

Laga semifinal antara Aryna Sabalenka Terjengkang di Semifinal WTA Wuhan Open 2025 ini menjadi contoh klasik bagaimana ketenangan bisa menjadi pembeda di tengah tekanan.

Sabalenka, meski unggul jauh dan sempat memiliki momentum, gagal memanfaatkan peluang karena kesalahan sendiri.

Sebaliknya, Jessica Pegula membuktikan bahwa konsistensi dan fokus hingga akhir bisa membalikkan keadaan, bahkan dari posisi hampir kalah.

Dengan kemenangan luar biasa ini, Pegula kini menatap final dengan penuh percaya diri, sementara Sabalenka harus menelan kekecewaan dan mempersiapkan diri untuk turnamen berikutnya.