Jessica Pegula cetak sejarah di Australia Open 2026 usai memenangkan duel sesama petenis Amerika Serikat melawan Amanda Anisimova pada babak perempat final.
Pegula tampil solid dan penuh kontrol untuk meraih kemenangan straight set 6-2, 7-6(1) dalam waktu 1 jam 35 menit, Rabu (waktu setempat).
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Pegula, karena untuk pertama kalinya ia melangkah ke semifinal Australia Open sepanjang karier profesionalnya.
Hasil tersebut sekaligus menandai pencapaian Grand Slam semifinal ketiganya, setelah dua sebelumnya diraih di US Open.
BACA JUGA: Elena Rybakina Singkirkan Iga Swiatek, Tiket Semifinal Australia Open 2026 Berhasil Diamankan
Dominasi Pegula di Duel Sesama Petenis Amerika
Pertandingan kontra Anisimova berlangsung ketat, terutama pada set kedua. Namun, Pegula menunjukkan kematangan permainan dan ketenangan di momen krusial, khususnya saat tie-break.
Unggulan keempat itu tampil lebih efisien dalam memanfaatkan peluang dan meminimalkan kesalahan sendiri.
Berbeda dengan pertemuan terakhirnya melawan kompatriot di perempat final Australia Open 2021, saat ia kalah dari Jennifer Brady kali ini Pegula tampil sebagai pemenang.
Ia belajar dari pengalaman dan membuktikan perkembangan signifikan dalam permainannya di Melbourne Park.
Kemenangan atas Anisimova juga memperpanjang catatan impresif Pegula saat menghadapi petenis Amerika di turnamen Grand Slam.
Ia kini mencatat delapan kemenangan beruntun melawan sesama wakil Negeri Paman Sam di level mayor.
Jessica Pegula Tembuh Semifinal Australia Open 2026 dan Pecahkan Rekor
Keberhasilan ini membuat Jessica Pegula Tembuh Semifinal Australia Open 2026 dengan status istimewa.
Ia menjadi petenis Amerika pertama sejak Gigi Fernández pada 1993 yang mampu mengalahkan tiga kompatriot dalam satu edisi Australia Open.
Sebelum menyingkirkan Anisimova di perempat final, Pegula lebih dulu mengalahkan McCartney Kessler pada putaran kedua dan juara bertahan Madison Keys di babak keempat.
Konsistensi tersebut menunjukkan kekuatan mental Pegula dalam menghadapi tekanan laga-laga besar.
Selain itu, Pegula kini unggul sempurna 4-0 atas Amanda Anisimova di level WTA Tour, mempertegas dominasinya dalam rivalitas sesama generasi petenis Amerika.
BACA JUGA: Tak Terbendung! Carlos Alcaraz Akhirnya Pecah Telur di Semifinal Australian Open
Pegula: “Saya Tahu Waktunya Akan Datang”
Dalam wawancara di lapangan usai pertandingan, Pegula tak menyembunyikan rasa puasnya atas pencapaian ini. Ia mengakui Australia Open memiliki makna spesial dalam kariernya.
“Ini luar biasa. Saya memang lebih sering melangkah jauh di US Open dalam beberapa tahun terakhir, tapi Australia Open adalah Grand Slam pertama di mana saya benar-benar merasa berkembang,” ujar Pegula.
Ia juga menyinggung konsistensinya mencapai perempat final di Melbourne dalam beberapa musim terakhir, yang akhirnya berbuah manis.
“Saya selalu merasa bermain tenis dengan baik di sini dan menyukai kondisinya. Bahkan di pertandingan-pertandingan yang saya kalah, saya tetap merasa tampil bagus. Jadi saya tahu, suatu saat, momen menembus semifinal pasti datang,” tambahnya.
Tantangan Berat Menanti di Semifinal
Langkah Pegula belum berhenti. Di babak semifinal, ia akan menghadapi tantangan besar berupa Elena Rybakina, juara Wimbledon 2022 yang sebelumnya menyingkirkan Iga Swiatek dengan performa dominan.
Duel Pegula kontra Rybakina diprediksi berlangsung sengit, mengingat keduanya tengah berada dalam performa terbaik.
Pegula dikenal dengan permainan baseline yang solid dan konsistensi tinggi, sementara Rybakina memiliki servis mematikan dan agresivitas luar biasa.
Bagi Pegula, semifinal ini menjadi kesempatan emas untuk melangkah ke final Grand Slam pertamanya di luar US Open, sekaligus membuktikan bahwa dirinya layak bersaing di level tertinggi tenis dunia.
BACA JUGA: Cuma 59 Menit! Svitolina Bikin Coco Gauff Tak Berkutik di Australian Open
Konsistensi yang Berbuah Terobosan
Keberhasilan Pegula di Australia Open 2026 menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi pada akhirnya membuahkan hasil.
Setelah beberapa kali terhenti di perempat final, kini ia berhasil menembus batas psikologis dan melangkah lebih jauh.
Dengan pengalaman, mental yang semakin matang, serta kepercayaan diri tinggi, Pegula berpeluang menciptakan kejutan lebih besar di Melbourne.
Apa pun hasilnya di semifinal, pencapaiannya kali ini sudah menempatkannya dalam daftar elite petenis dunia.






