Tenis  

Tak Terbendung! Carlos Alcaraz Akhirnya Pecah Telur di Semifinal Australian Open

Tak Terbendung! Carlos Alcaraz Akhirnya Pecah Telur di Semifinal Australian Open
Carlos Alcaraz Akhirnya Pecah Telur di Semifinal Australian Open

Carlos Alcaraz tembus semifinal Australia Open setelah menampilkan performa luar biasa saat menyingkirkan petenis tuan rumah Alex de Minaur di perempat final Australian Open 2026.

Petenis nomor satu dunia itu tampil dominan dan menunjukkan peningkatan level permainan yang konsisten sejak babak awal turnamen.

Bermain di hadapan publik Rod Laver Arena yang penuh, Alcaraz sukses meredam agresivitas De Minaur dan menang meyakinkan dengan skor 7-5, 6-2, 6-1.

Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Alcaraz, yang untuk pertama kalinya berhasil melangkah ke babak semifinal di Melbourne Park.

BACA JUGA: Cuma 59 Menit! Svitolina Bikin Coco Gauff Tak Berkutik di Australian Open

Carlos Alcaraz Tembus Semifinal Australia Open untuk Pertama Kali

Keberhasilan ini sekaligus mematahkan “kutukan” perempat final yang menghantui Alcaraz dalam dua edisi sebelumnya.

Pada Australian Open 2024 dan 2025, langkah petenis Spanyol itu selalu terhenti di fase delapan besar.

Kini, Alcaraz tampil jauh lebih matang. Ia mengontrol reli dari baseline, memaksa De Minaur bermain di luar zona nyamannya, dan hampir tak memberikan kesempatan bagi lawan untuk mengembangkan permainan.

Alcaraz juga mencatatkan rekor impresif dengan belum kehilangan satu set pun sepanjang turnamen, menegaskan statusnya sebagai salah satu favorit terkuat juara.

Set Pertama Ketat, Alcaraz Bangkit dengan Kesabaran

Set pembuka berlangsung sengit dengan lima kali break serve. De Minaur sempat memberi perlawanan serius setelah tertinggal 0-3 dan 3-5, namun Alcaraz mampu menjaga ketenangan di momen-momen krusial.

Kesabaran menjadi kunci perubahan permainan Alcaraz. Setelah sempat terburu-buru dalam beberapa poin, ia mengatur ulang ritme, memperpanjang reli, dan menekan De Minaur dengan pukulan forehand yang akurat.

“Tim saya selalu mengingatkan untuk bersabar. Hari ini saya merasa sangat nyaman dan memainkan tenis yang hebat,” ujar Alcaraz seusai laga.

BACA JUGA: Tak Terbendung! Sabalenka Melaju Ke Partai Semifinal AO 2026 Usai Hancurkan Jovic

De Minaur Tak Mampu Menjaga Konsistensi

Alex de Minaur sejatinya datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menunjukkan perkembangan permainan ofensif dalam setahun terakhir.

Petenis Australia itu bahkan sempat menyebut dirinya tak ingin lagi menjadi “sasaran empuk” para petenis elite dunia.

Namun, melawan Alcaraz, perbedaan kualitas tetap terlihat jelas. Setelah set pertama, De Minaur mulai kesulitan keluar dari tekanan.

Alcaraz meningkatkan intensitas pukulan dan mengunci dua set berikutnya dengan dominasi penuh.

Rekor Head to Head Semakin Berat Sebelah

Kemenangan ini memperpanjang dominasi Alcaraz atas De Minaur menjadi 6-0 dalam catatan pertemuan mereka. Sejak duel pertama pada 2022, De Minaur baru mampu merebut dua set dari Alcaraz.

Statistik ini memperlihatkan betapa sulitnya De Minaur, dan bahkan petenis top lainnya, menandingi konsistensi dan variasi permainan Alcaraz di level tertinggi.

Selangkah Lebih Dekat ke Sejarah Career Grand Slam

Australian Open 2026 menjadi turnamen krusial bagi Alcaraz. Ia kini hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk menyelesaikan Career Grand Slam, sebuah pencapaian langka yang hanya diraih segelintir legenda tenis dunia.

Jika berhasil, Alcaraz akan bergabung dengan nama-nama besar seperti Roger Federer, Rafael Nadal, Novak Djokovic, Andre Agassi, dan Rod Laver sebagai petenis yang menjuarai keempat turnamen Grand Slam.

Pada usia 22 tahun, pencapaian tersebut akan semakin mengukuhkan statusnya sebagai pemimpin generasi baru tenis dunia.

BACA JUGA: Misi Gelar Perdana Berlanjut! Zverev Melangkah Ke Semifinal Australia Open 2025

Ulangan Duel Panas Kontra Alexander Zverev Menanti

Di babak semifinal, Alcaraz akan menghadapi Alexander Zverev, finalis Australian Open musim lalu.

Pertandingan ini juga menjadi ajang balas dendam bagi Alcaraz, yang kalah dari Zverev pada perempat final Australian Open 2024.

Zverev dikenal sebagai lawan tangguh dengan servis keras dan pengalaman besar di laga-laga penting.

Namun, dengan performa Alcaraz yang terus meningkat di Melbourne, duel ini diprediksi berlangsung sengit dan sarat gengsi.

Momentum Terbaik Alcaraz di Melbourne

Dengan rekor 16 kemenangan dan 4 kekalahan di Australian Open, Alcaraz kini berada dalam momentum terbaiknya di Melbourne Park.

Mental yang lebih tenang, pemilihan pukulan yang matang, serta kondisi fisik yang prima membuatnya tampil lebih komplet dibanding musim-musim sebelumnya.

Jika mampu mempertahankan level permainan ini, peluang Carlos Alcaraz untuk mengangkat trofi Australian Open pertamanya terbuka lebar.