Everton hentikan rekor kandang Aston Villa dalam sebuah laga Premier League yang sarat drama dan emosi pada Ahad (18/01/2026) malam WIB.
Gol tunggal Thierno Barry di menit 59, cukup untuk membungkam Villa Park, mengakhiri catatan tak terkalahkan Aston Villa di kandang sendiri yang telah bertahan berbulan-bulan.
Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan tiga poin, tetapi juga pukulan serius bagi ambisi Villa dalam persaingan papan atas.
Momentum Besar yang Gagal Dimanfaatkan Villa
Aston Villa sebenarnya memasuki laga dengan kepercayaan diri tinggi. Dukungan publik Villa Park, tren performa positif, serta hasil kurang maksimal yang diraih para rival membuat laga ini terasa krusial.
Kemenangan akan menjadi pernyataan tegas bahwa pasukan Unai Emery layak diperhitungkan dalam perburuan gelar dan posisi elite.
BACA JUGA: Real Sociedad Bungkam Barca, Drama Reale Arena Guncang Perburuan Gelar LaLiga
Namun, sepak bola kerap berjalan di luar skenario. Sejak menit awal, Everton menunjukkan bahwa mereka datang bukan sekadar bertahan.
Tekanan cepat dan agresivitas lini tengah membuat Villa tak bisa mengalirkan bola dengan nyaman. Bahkan, peluang berbahaya sudah tercipta hampir seketika, menandai niat serius tim tamu untuk mencuri hasil.
Everton Datang Tanpa Beban, Pulang dengan Sejarah
Everton memainkan laga ini dengan pendekatan disiplin dan penuh determinasi. Mereka tak ragu memutus ritme permainan Villa, memaksa tuan rumah keluar dari zona nyaman. Dalam beberapa momen, Everton bahkan tampil lebih dominan, memenangi duel-duel penting di lini tengah.
Sebuah gol sempat tercipta di babak pertama, namun dianulir karena offside. Meski demikian, hal itu tak mematahkan mental The Toffees.
Mereka tetap sabar, menjaga organisasi permainan, dan menunggu celah yang akhirnya datang di babak kedua.
Gol Barry yang Mengubah Segalanya
Momen penentuan hadir jelang satu jam pertandingan. Sebuah tembakan dari sisi kiri gagal diamankan sempurna oleh kiper Aston Villa. Bola muntah jatuh di area berbahaya, dan Thierno Barry bereaksi paling cepat.
Dengan ketenangan yang mencerminkan kepercayaan diri tinggi, ia mencungkil bola melewati penjaga gawang dan menggetarkan jala.
Gol itu membungkam Villa Park. Bagi Everton, itulah hadiah atas kerja keras, fokus, dan keberanian mereka sepanjang laga. Bagi Villa, gol tersebut menjadi awal dari tekanan mental yang kian terasa.
BACA JUGA: Daftar Juara Piala Afrika Sepanjang Masa: Senegal Juara Lagi
Villa Menekan, Pickford Jadi Tembok Terakhir
Tertinggal satu gol, Aston Villa meningkatkan intensitas serangan. Unai Emery melakukan penyesuaian, mendorong pemain sayap dan gelandang serang untuk lebih agresif.
Peluang demi peluang tercipta, baik lewat tembakan jarak jauh maupun bola mati.
Namun, Jordan Pickford tampil sebagai sosok kunci. Penyelamatan refleks, posisi yang tepat, serta ketenangan di momen krusial membuat gawang Everton tetap aman. Setiap kegagalan Villa mencetak gol menambah frustrasi, sementara waktu terus berjalan.
Frustrasi di Akhir, Villa Kehilangan Sentuhan Dingin
Menjelang akhir laga, Aston Villa tampak kehilangan kejernihan. Umpan-umpan silang mudah dipatahkan, eksekusi peluang tak lagi presisi. Tekanan emosional terlihat jelas, terutama karena rekor kandang mereka berada di ujung tanduk.
Everton, sebaliknya, tampil semakin solid. Mereka menutup ruang, mengulur tempo secara cerdas, dan memastikan tak ada celah berarti. Ketika peluit panjang berbunyi, para pemain Everton merayakan kemenangan yang terasa lebih besar dari sekadar skor 1-0.
Dampak Besar bagi Klasemen dan Mental Tim
Hasil ini membawa Everton naik dengan kepercayaan diri baru. Kemenangan tandang melawan tim papan atas menjadi sinyal bahwa mereka sedang berada di jalur positif. Bagi pelatih dan skuad, ini adalah bukti bahwa kerja keras mulai berbuah hasil.
Sebaliknya, Aston Villa harus melakukan refleksi. Kekalahan kandang pertama dalam waktu lama menjadi alarm bahwa konsistensi adalah kunci di level tertinggi.
Jika ingin tetap bersaing di papan atas, Villa harus segera bangkit dan memperbaiki efektivitas mereka di momen-momen krusial.
Sepak Bola dan Pelajaran tentang Ketangguhan
Laga ini kembali menegaskan satu hal, sepak bola bukan hanya soal dominasi dan statistik, tetapi juga mentalitas. Everton datang sebagai underdog, namun pulang dengan kepala tegak.
Aston Villa, meski tampil berani, harus belajar menerima kenyataan pahit bahwa setiap rekor pasti berakhir.
Di tengah hiruk-pikuk persaingan Premier League, Everton Hentikan Rekor Kandang Aston Villa akan dikenang sebagai malam ketika determinasi mengalahkan ekspektasi. Sebuah pengingat bahwa dalam sepak bola, segalanya bisa berubah dalam satu momen kecil yang menentukan.
Klasemen Liga Inggris 2025-2026 Hingga Pekan ke-22
| Pos | Klub | Main | Menang | Seri | Kalah | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Arsenal | 22 | 15 | 5 | 2 | 50 |
| 2 | Manchester City | 22 | 13 | 4 | 5 | 43 |
| 3 | Aston Villa | 22 | 13 | 4 | 5 | 43 |
| 4 | Liverpool | 22 | 10 | 6 | 6 | 36 |
| 5 | Manchester United | 22 | 9 | 8 | 5 | 35 |
| 6 | Chelsea | 22 | 9 | 7 | 6 | 34 |
| 7 | Brentford | 22 | 10 | 3 | 9 | 33 |
| 8 | Newcastle United | 22 | 9 | 6 | 7 | 33 |
| 9 | Sunderland | 22 | 8 | 9 | 5 | 33 |
| 10 | Everton | 22 | 9 | 5 | 8 | 32 |
| 11 | Fulham | 22 | 9 | 4 | 9 | 31 |
| 12 | Brighton & Hove Albion | 21 | 7 | 8 | 6 | 29 |
| 13 | Crystal Palace | 22 | 7 | 7 | 8 | 28 |
| 14 | Tottenham Hotspur | 22 | 7 | 6 | 9 | 27 |
| 15 | AFC Bournemouth | 21 | 6 | 8 | 7 | 26 |
| 16 | Leeds United | 22 | 6 | 7 | 9 | 25 |
| 17 | Nottingham Forest | 22 | 6 | 4 | 12 | 22 |
| 18 | West Ham United | 22 | 4 | 5 | 13 | 17 |
| 19 | Burnley | 22 | 3 | 5 | 14 | 14 |
| 20 | Wolverhampton Wanderers | 22 | 1 | 5 | 16 | 8 |






