Head to head Carlos Alcaraz vs Novak Djokovic kembali menjadi sorotan jelang pertemuan mereka di final Australian Open.
Rivalitas lintas generasi ini bukan sekadar soal jumlah kemenangan, tetapi juga cerita epik, duel mental, dan momen-momen penentu sejarah tenis modern.
Sejak pertemuan pertama mereka di Madrid Open 2022, Alcaraz dan Djokovic telah saling berhadapan sembilan kali di berbagai panggung besar, mulai dari Masters 1000, Grand Slam, hingga Olimpiade.
Hingga kini, Djokovic unggul tipis dengan rekor 5-4, namun tren menunjukkan persaingan yang semakin seimbang.
BACA JUGA: Jadwal Final Australia Open 2026 Tunggal Putra Hari Ini, Minggu 1 Februari: Alcaraz vs Djokovic, Duel Generasi Penentu Sejarah
Head To Head Carlos Alcaraz vs Novak Djokovic di Grand Slam
Pertemuan mereka di semifinal US Open 2025 menandai lengkapnya duel Alcaraz vs Djokovic di keempat turnamen Grand Slam.
Dalam laga tersebut, Alcaraz sukses membalas dua kekalahan sebelumnya dengan kemenangan straight set, sekaligus memperkecil ketertinggalan head to head menjadi 4-5.
Menariknya, dari sembilan pertemuan, lima di antaranya terjadi di Grand Slam, membuktikan bahwa duel keduanya kerap hadir di momen paling krusial.
Alcaraz juga tercatat mampu menumbangkan Djokovic di dua final Wimbledon berturut-turut, sementara Djokovic membalas lewat kemenangan penting di Australian Open dan Olimpiade Paris.
Duel Penuh Drama: Dari Wimbledon hingga Olimpiade Paris
Salah satu laga paling ikonik dalam rivalitas ini terjadi di Final Wimbledon 2023, ketika Alcaraz menumbangkan Djokovic dalam duel lima set selama hampir lima jam.
Kemenangan itu menandai peralihan era, sekaligus mengakhiri dominasi Djokovic di Centre Court.
Namun Djokovic menunjukkan kelasnya sebagai legenda dengan membalas di Roland Garros 2023, memanfaatkan masalah fisik Alcaraz untuk meraih kemenangan empat set.
Tahun berikutnya, di Olimpiade Paris 2024, Djokovic kembali keluar sebagai pemenang dalam dua tie-break ketat. Dan sekaligus mengamankan medali emas yang lama ia dambakan.
BACA JUGA: Daftar Juara Tunggal Putri Australia Open dari Masa ke Masa, Elena Rybakina Terbaru!
Pertarungan Taktik dan Mental di Lapangan Keras
Di lapangan keras, rivalitas ini tak kalah panas. Final Cincinnati 2023 menjadi salah satu laga terbaik ATP Tour dalam era modern.
Djokovic menyelamatkan match point dan akhirnya menang dalam laga hampir empat jam—final best-of-three terpanjang dalam sejarah ATP.
Sementara itu, US Open 2025 menjadi panggung kebangkitan Alcaraz. Petenis Spanyol itu tampil agresif, mengontrol tempo reli, dan memperlihatkan kematangan mental yang membuat Djokovic kesulitan, terutama di set penentuan.
Statistik Head to Head: Tipis, Intens, dan Tak Tertebak
Meski Djokovic unggul 5-4, statistik menunjukkan betapa tipisnya margin di antara keduanya. Banyak laga ditentukan lewat tie-break, set kelima, atau momen krusial di akhir set.
Alcaraz unggul dalam intensitas dan eksplosivitas, sementara Djokovic mengandalkan pengalaman, konsistensi, dan kecerdasan membaca permainan. Kombinasi inilah yang membuat setiap pertemuan mereka selalu dinanti.
BACA JUGA: Kalah di Final AO 2026: Petenis Putri Nomor Satu Dunia, Sabalenka Angkat Topi untuk Elena Rybakina
Menuju Final Australian Open: Siapa Unggul?
Dengan head to head Carlos Alcaraz vs Novak Djokovic yang begitu berimbang, sulit memprediksi siapa yang akan keluar sebagai pemenang di final Australian Open.
Alcaraz membawa momentum generasi baru, sementara Djokovic masih lapar sejarah dan membidik gelar Grand Slam ke-25.
Satu hal yang pasti, rivalitas ini telah menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah tenis pria.
Setiap pertemuan bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan tentang siapa yang mampu melampaui batas dirinya sendiri.






